Pemilihan umum Gubernur Sulawesi Selatan 2024

Pemilihan umum Gubernur Sulawesi Selatan 2024
Sebelum
2031
27 November 2024
Pemilih terdaftar6.708.343 (DPT + DPK)
Kehadiran pemilih4.795.737 (71,49%)
Resmi
100%
per 8 Desember 2024, 23:20 WITA
Kandidat
 
Calon Andi Sudirman Sulaiman Danny Pomanto
Partai Gerindra PDI-P
Aliansi KIM Plus
Wakil Fatmawati Rusdi Azhar Arsyad
Suara rakyat 3.014.255 1.600.029
Persentase 65,32% 34,68%
Maskot To Lempuq, nama maskot pemilihan umum Gubernur Sulawesi Selatan 2024 To Lempuq (Bugis: ᨈᨚ ᨒᨛᨇᨘ)
Hasil suara




Peta persebaran suara
Peta hasil rekapitulasi KPU Kabupaten/Kota di setiap kecamatan
Gubernur petahana
Fadjry Djufry (Penjabat)

Independen

Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih

Andi Sudirman Sulaiman dan Fatmawati Rusdi
Gerindra

Pemilihan umum Gubernur Sulawesi Selatan 2024 (selanjutnya disebut Pilgub Sulawesi Selatan 2024) dilaksanakan pada 27 November 2024 untuk memilih Gubernur Sulawesi Selatan periode 2025–2030.[1]

Sebelumnya, Pemilihan umum Presiden Indonesia 2024 (Pilpres) dan Pemilihan umum legislatif Indonesia 2024 (Pileg) telah dilaksanakan bersamaan pada 14 Februari 2024. Pilgub Sulsel 2024 merupakan Pilgub Sulsel yang ke-4, yang dipilih langsung oleh rakyat Sulawesi Selatan. Sebelumnya telah dilaksanakan pada tahun 2007, 2013, dan 2018.

Gubernur petahana, Andi Sudirman Sulaiman dapat kembali mencalonkan diri dalam Pilgub Sulsel 2024.

Maskot

Pemenang sayembara

Dosen Universitas Muhammadiyah Makassar, Makmun, M.Pd., berhasil meraih juara pertama dalam lomba Sayembara Maskot Pilgub Sulsel 2024. Karya maskot yang diberi nama "To Lempuq" ini berhasil menyingkirkan berbagai peserta lain dan mendapatkan pengakuan sebagai karya terbaik. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Selatan mengumumkan pemenang sayembara ini melalui pengumuman resmi yang dirilis pada 14 Mei 2024. Dalam pengumuman tersebut, karya Makmun dinyatakan sebagai juara pertama, sementara juara kedua diraih oleh M. Ikhsan Syukri dengan karya maskot "Aco' na Ecce", dan juara ketiga oleh Ismail dengan karya maskot "Panrita". Karya-karya pemenang ini akan dipublikasikan pada peluncuran Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan 2024.[2]

Perilisan resmi

KPU Provinsi Sulawesi Selatan telah merilis maskot untuk Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur di Pilkada 2024. Perilisan tersebut dilaksanakan di Lego-Lego Kawasan CPI, Jl. Metro Tanjung Bunga, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar pada Sabtu 18 Mei 2024. Maskot itu bernama "To Lempuq" yang mempunyai arti orang jujur dan sanggup mengaplikasikan kata atau bahasa dan perbuatan sesuai dengan slogan orang Bugis, yakni "taro ada, taro gau". Dalam kontestasi Pemilihan Gubernul Sulawesi Selatan yang akan dihadapi, memerlukan jiwa dan semangat yang jujur berani serta bertanggung jawab dalam melaksanakan amanah rakyat dalam memilih pemimpin yang jujur, serta adil dan mampu mensejahterakan masyarakat yang dipimpinannya serta memajukan pembangunan, baik infrastruktur maupun sumber daya manusianya. To Lempuq bercorak putih, emas, dan hitam dengan songkok recca di kepala maskot tersebut. Maskot ini menyimbolkan ciri khas masyarakat Sulawesi Selatan. Dalam karakter maskot Pilgub Sulsel 2024 ini, To Lempuq menampilkan sebuah tokoh kartunal berupa kotak suara dengan memakai hiasan kepala, yakni songkok recca (songkok khas Bugis–Makassar dan Sulawesi Selatan) sebagai perlambangan anggun, amanah, jujur, berwibawa, dan penuh etika dalam berbudaya. Kemudian disandingkan dengan sarung berwarna keemasan dengan tulisan huruf lontara yang bertuliskan "Sulawesi Selatan" adalah aksara yang dipakai suku Bugis dan Makassar di Sulawesi Selatan melambangkan kecerdasan baik dari segi pengetahuan dan adab yang dijunjung tinggi sebagai suku yang berbudaya yang hidup bermasyarakat. Pada tangan kiri memegang sebuah surat suara yang menandakan waktu pemungutan suara pada Pilkada Serentak Tahun 2024 dan pada kelingking jari tangan kanan tanda memberikan hak suaranya sebagai simbol hak setiap warga negara berpartisipasi dalam Pemilihan Kepala Daerah. Alas kaki yang dipakai adalah sendal terompa (khas zaman dulu) melambangkan kesederhanaan, jauh dari kemewahan, dan jauh dari politik uang dalam melaksanakan amanah yang diembannya. Warga Sulawesi Selatan dikenal ramah dan penuh sopan santun sehingga digambarkan ikon maskot yang senantiasa senyum ikhlas dengan siapa saja baik kawan maupun lawan. Demikian arti dan makna maskot KPU Sulsel dalam Pilkada Serentak yang akan jatuh pada 27 November 2024.

Ketua KPU Sulsel, Hasbullah mengatakan tema Pilkada Serentak adalah Pilkada untuk kita. Tema ini mengandung unsur keselarasan serta penghargaan dalam pesta demokrasi. Ini menjadi tagline KPU Sulsel dalam menyambut Pilkada serentak. Tentu tema itu bermuatan mengenai ciri hidup masyarakat Bugis-Makassar yang mengedepankan kesopanan atau mappatabe. Dia menjelaskan maskot Pilkada yang memiliki arti orang yang jujur dan lurus. Bermakna bahwa semua yang terlibat dalam penyelenggaraan pesta demokrasi adalah orang yang memenuhi kriteria. Karena Pilkada merupakan ajang pemilihan pemimpin yang akan menahkodai Sulsel lima tahun ke depan. Sehingga diharapkan yang terpilih adalah orang yang lurus dan jujur.[3][4][5]

Syarat ambang batas pencalonan

Perolehan suara pada pemilihan umum legislatif 2024 di Provinsi Sulawesi Selatan terdapat 10 partai politik mendapatkan kursi dengan jumlah 85 kursi di DPRD Provinsi Sulawesi Selatan. Aturan awalnya partai politik atau gabungan partai politik dapat mengajukan pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur jika memenuhi ambang batas 25% total suara sah atau 20% kursi di DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, 17 kursi dari 85 kursi.

Namun pada 20 Agustus 2024, Mahkamah Konstitusi (MK) mengeluarkan keputusan MK No. 60/PUU-XXII/2024 dan keputusan MK No. 70/PUU-XXII/2024 yang mengabulkan sebagian gugatan yang diajukan Partai Buruh dan Partai Gelora terhadap UU Pilkada.[6] Putusan ini dituangkan pada PKPU Nomor 8 tahun 2024. Pada keputusan tersebut menyatakan partai atau gabungan partai politik peserta Pemilu bisa mengajukan calon kepala daerah meski tidak punya kursi DPRD dengan ambang batas yang diatur sesuai syarat calon independen. DPT di Provinsi Sulawesi Selatan adalah 6.670.582 jiwa, sehingga menurut aturan tersebut, Provinsi dengan jumlah penduduk yang termuat pada daftar pemilih tetap lebih dari 6.000.000 (enam juta) jiwa sampai dengan 12.000.000 (dua belas juta) jiwa, Partai Politik Peserta Pemilu atau Gabungan Partai Politik Peserta Pemilu harus memeroleh suara sah paling sedikit 7,5% (tujuh setengah persen) di provinsi tersebut untuk mengajukan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur. Berdasarkan aturan tersebut dan mengikut hasil Pemilu 2024, ada 6 partai politik yang dapat mengusung calon sendiri tanpa harus berkoalisi, yaitu Partai NasDem (17,43%), Partai Gerindra (15,95%), Partai Golkar (15,13%), Partai Demokrat (8,31%), PPP (8,29%), dan PKB (7,65%).

Sedangkan untuk jalur independen/perseorangan untuk Pilgub Sulawesi Selatan 2024, pendaftarannya dimulai pada tanggal 8 Mei 2024 hingga 12 Mei 2024. Adapun persyaratan tersebut adalah jumlah minimal dukungan kartu tanda penduduk sebanyak 7,5% dari 6.670.582 DPT Pemilu 2024, berjumlah 500.294 dukungan kartu tanda penduduk yang tersebar di 13 kabupaten/kota dari 24 kabupaten/kota di Provinsi Sulawesi Selatan. Namun, hingga pada batas akhir pendaftaran tersebut tidak ada yang datang menyerahkan dokumen berkas dukungan sebagai persyaratan untuk maju Pilgub jalur perseorangan ke Kantor KPU Provinsi Sulawesi Selatan. Maka dapat dipastikan bahwa bakal pasangan calon perseorangan untuk Pilkada Sulawesi Selatan 2024 nihil atau tidak ada.

Berikut hasil pemilihan umum legislatif 2024 dan perolehan kursi DPRD Provinsi Sulawesi Selatan.[7]

Partai politik Perolehan suara Perolehan kursi
  NasDem 887.682 17,43%
17 / 85
20,00%
  Gerindra 812.563 15,95%
13 / 85
15,29%
  Golkar 770.454 15,13%
14 / 85
16,47%
  Demokrat 423.121 8,31%
7 / 85
8,24%
  PPP 422.051 8,29%
8 / 85
9,41%
  PKB 389.706 7,65%
8 / 85
9,41%
  PKS 365.580 7,18%
7 / 85
8,24%
  PAN 348.622 6,84%
4 / 85
4,71%
  PDI-P 326.328 6,41%
6 / 85
7,06%
  Gelora 96.539 1,90%
0 / 85
0,00%
  Hanura 72.959 1,43%
1 / 85
1,18%
  Perindo 62.758 1,23%
0 / 85
0,00%
  PSI 40.201 0,79%
0 / 85
0,00%
  PBB 25.990 0,51%
0 / 85
0,00%
  Garuda 16.461 0,32%
0 / 85
0,00%
  Ummat 14.690 0,29%
0 / 85
0,00%
  Buruh 11.549 0,23%
0 / 85
0,00%
  PKN 6.162 0,12%
0 / 85
0,00%
Jumlah 5.093.416 100,00% 85 100,00%

Calon

Desain surat suara untuk pemilihan gubernur.
Danny Pomanto Azhar Arsyad Andi Sudirman Sulaiman Fatmawati Rusdi
Calon Gubernur Calon Wakil Gubernur Calon Gubernur Calon Wakil Gubernur
Wali Kota Makassar
(2014–2019, 2021–2025)
Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan
(2019–2024)
Gubernur Sulawesi Selatan
(2022–2023)
Wakil Wali Kota Makassar
(2021–2023)
Partai Pengusung Partai Pengusung
  PPP   PKB   PDI-P   NasDem   Gerindra   Golkar   Demokrat   PKS
  PAN   Gelora   Hanura   Perindo   PSI
Partai Pendukung Partai Pendukung
  PBB   Garuda   Ummat   Buruh   PKN
Suara sah pemilu legislatif 2024 Suara sah pemilu legislatif 2024
1.138.085 / 5.093.416 (22%)
3.880.479 / 5.093.416 (76%)
Kursi DPRD Provinsi Sulawesi Selatan Kursi DPRD Provinsi Sulawesi Selatan
22 / 85 (26%)
63 / 85 (74%)
Slogan Slogan
"Baik Untuk Semua" "Andalan Hati"
Visi Visi
"Sulsel Global Food Hub yang Sombere’, Macca & Resilient Untuk Semua." "Sulawesi Selatan Maju dan Berkarakter."
Misi Misi
  1. Mewujudkan restrukturisasi spasial dan ekologi yang sombere’, macca, resilient, dan produktif.
  2. Mewujudkan restrukturisasi sosial dan sumber daya manusia yang sombere’, macca, resilient, dan produktif.
  3. Mewujudkan perkuatan ekonomi dan teknologi yang sombere’, macca, resilient, dan berdaya saing.
  1. Memajukan layanan pendidikan, kesehatan, sosial keagamaan, dan kemasyarakatan berbasis kompetensi, berakhlak, dan berkearifan lokal.
  2. Melanjutkan hilirisasi pertanian untuk mencapai swasembada pangan dan lumbung pangan, serta sumber daya alam lainnya yang modern dan berdaya saing, berbasis ekonomi hijau dan ekonomi biru.
  3. Mengembangkan ekonomi masyarakat, pedesaan, dan daerah 3T (Terluar, Termiskin dan Tertinggal) untuk menekan angka pengangguran, kemiskinan, serta menangani gizi buruk dan stunting.
  4. Mengembangkan desa mandiri sebagai pusat pertumbuhan untuk pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan.
  5. Mendorong investasi padat karya dan berwawasan lingkungan.
  6. Mempercepat dan memperkuat transformasi digital dan birokrasi yang berintegritas, adaptif, dan melayani.
  7. Memperkuat peran kepemudaan dalam pembangunan serta pelibatan kelompok marjinal, termasuk penyandang disabilitas.
  8. Memperkuat layanan transportasi (darat, laut, udara) dan infrastruktur yang berorientasi pada kesiapan dan ketahanan menghadapi situasi bencana, berkeadilan, serta pengembangan pariwisata untuk mendukung akselerasi pertumbuhan ekonomi.

Debat

No. Hari dan Tanggal Lokasi Tema Panelis Moderator Penyiar (Resmi)
1
Senin, 28 Oktober 2024
Hotel Four Points By Sheraton Makassar
Peningkatan Kesejahteraan dan Pelayanan Publik yang Aksesibel dan Responsif.
  • Andi Yudha Yunus
  • Adi Suryadi
  • Mohammad Arif
  • Iqbal Latief
  • Husaimah Husain
  • Firdaus Muhammad
  • Muhlis Madani
Mysister Tarigan
2
Minggu, 10 November 2024
Hotel Claro
Ekonomi, Infrastruktur, dan Tata Kelola Sumber Daya Alam.
  • Muhammad Hasrul Hasan
  • Aminuddin Syam
  • Nur Fadhillah
  • Nurliah Nurdin
  • Abdul Rahman Nur
Putri Viola

Hasil resmi

CalonPasanganPartaiSuara%
Andi Sudirman SulaimanFatmawati RusdiGerindra3.014.25565.32
Danny PomantoAzhar ArsyadPDI-P1.600.02934.68
Jumlah4.614.284100.00
Suara sah4.614.28496.22
Suara tidak sah/kosong181.4533.78
Jumlah suara4.795.737100.00
Pemilih terdaftar/tingkat partisipasi6.708.34371.49
Sumber: KPU Provinsi Sulawesi Selatan

Hasil resmi berdasarkan kabupaten dan kota

Kabupaten/kota Suara sah Suara tidak sah Pengguna hak pilih Golput Pemilih terdaftar
Danny Pomanto
Azhar Arsyad
Sudirman Sulaiman
Fatmawati Rusdi
Suara % Suara % Jumlah % Jumlah % Jumlah % Jumlah % DPT DPK Jumlah
Kepulauan Selayar 25.380 33,08% 51.341 66,92% 76.721 95,60% 3.529 4,40% 80.250 78,75% 21.651 21,25% 101.568 333 101.901
Bulukumba 68.277 31,23% 150.342 68,77% 218.619 96,30% 8.398 3,70% 227.017 65,57% 119.183 34,43% 344.983 1.217 346.200
Bantaeng 65.442 56,35% 50.700 43,65% 116.142 95,47% 5.505 4,53% 121.647 78,06% 34.198 21,94% 154.905 940 155.845
Jeneponto 72.359 35,14% 133.551 64,86% 205.910 95,24% 10.281 4,76% 216.191 73,59% 77.570 26,41% 290.912 2.849 293.761
Takalar 61.670 39,92% 92.833 60,08% 154.503 94,63% 8.770 5,37% 163.273 71,02% 66.627 28,98% 229.449 451 229.900
Gowa 133.348 32,45% 277.594 67,55% 410.942 95,69% 18.498 4,31% 429.440 75,23% 141.366 24,77% 567.859 2.947 570.806
Sinjai 38.153 27,09% 102.681 72,91% 140.834 96,69% 4.828 3,31% 145.662 73,75% 51.857 26,25% 197.158 361 197.519
Bone 75.301 18,82% 324.763 81,18% 400.064 97,49% 10.303 2,51% 410.367 69,32% 181.615 30,68% 590.923 1.059 591.982
Maros 50.765 27,45% 134.162 72,55% 184.927 95,21% 9.313 4,79% 194.240 69,46% 85.397 30,54% 278.930 707 279.637
Pangkajene dan Kepulauan 56.291 30,75% 126.782 69,25% 183.073 94,90% 9.834 5,10% 192.907 77,18% 57.039 22,82% 249.362 584 249.946
Barru 34.516 33,25% 69.297 66,75% 103.813 96,20% 4.098 3,80% 107.911 77,35% 31.602 22,65% 139.037 476 139.513
Soppeng 33.976 24,27% 106.000 75,73% 139.976 97,66% 3.360 2,34% 143.336 78,91% 38.318 21,09% 181.181 473 181.654
Wajo 50.350 23,81% 161.144 76,19% 211.494 97,63% 5.128 2,37% 216.622 73,44% 78.341 26,56% 293.827 1.136 294.963
Sidenreng Rappang 26.807 15,45% 146.692 84,55% 173.499 98,46% 2.715 1,54% 176.214 75,99% 55.690 24,01% 230.861 1.043 231.904
Pinrang 99.477 46,30% 115.356 53,70% 214.833 97,91% 4.592 2,09% 219.425 74,08% 76.765 25,92% 294.224 1.966 296.190
Enrekang 40.315 30,18% 93.252 69,82% 133.567 98,64% 1.840 1,36% 135.407 81,17% 31.409 18,83% 166.077 739 166.816
Luwu 70.032 34,19% 134.797 65,81% 204.829 97,24% 5.804 2,76% 210.633 77,68% 60.527 22,32% 270.044 1.116 271.160
Tana Toraja 91.034 69,59% 39.772 30,41% 130.806 96,68% 4.498 3,32% 135.304 72,75% 50.679 27,25% 184.899 1.084 185.983
Luwu Utara 63.844 37,70% 105.511 62,30% 169.355 95,37% 8.228 4,63% 177.583 74,66% 60.261 25,34% 236.945 899 237.844
Luwu Timur 52.204 31,20% 115.126 68,80% 167.330 96,19% 6.626 3,81% 173.956 77,86% 49.464 22,14% 222.020 1.400 223.420
Toraja Utara 102.116 78,78% 27.507 21,22% 129.623 97,92% 2.747 2,08% 132.370 72,33% 50.630 27,67% 181.033 1.967 183.000
Kota Makassar 223.590 39,31% 345.128 60,69% 568.718 94,93% 30.374 5,07% 599.092 57,62% 440.625 42,38% 1.037.164 2.553 1.039.717
Kota Parepare 29.744 35,31% 54.481 64,69% 84.225 92,83% 6.506 7,17% 90.731 80,84% 21.510 19,16% 111.874 367 112.241
Kota Palopo 35.038 38,72% 55.443 61,28% 90.481 94,10% 5.678 5,90% 96.159 76,05% 30.282 23,95% 125.572 869 126.441
Jumlah 1.600.029 34,68% 3.014.255 65,32% 4.614.284 96,22% 181.453 3,78% 4.795.737 71,49% 1.912.606 28,51% 6.680.807 27.536 6.708.343
Sumber: Keputusan KPU Provinsi Sulawesi Selatan No. 3119 Tahun 2024 tentang Penetapan Hasil Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Tahun 2024

Gugatan

Pasangan calon nomor urut 1, Danny Pomanto dan Azhar Arsyad mengajukan gugatan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) ke Mahkamah Konstitusi yang diterima pada Rabu, 11 Desember 2024 setelah penetapan hasil pemilihan umum Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan tahun 2024. Mahkamah Konstitusi menolak gugatan tersebut pada 4 Februari 2025 berdasarkan Putusan MKRI Nomor 257/PHPU.GUB-XXIII/2025.[8]

Penetapan pasangan calon terpilih

Pasangan calon nomor urut 2, Andi Sudirman Sulaiman dan Fatmawati Rusdi ditetapkan sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan terpilih oleh KPU Provinsi Sulawesi Selatan pada tanggal 6 Februari 2025 berdasarkan Keputusan KPU Provinsi Sulawesi Selatan No. 437 Tahun 2025.

Pelantikan pasangan calon terpilih

Andi Sudirman Sulaiman dan Fatmawati Rusdi resmi dilantik sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan periode 2025–2030 di Istana Negara pada 20 Februari 2025 oleh Presiden RI, Prabowo Subianto, bersamaan dengan 480 pasangan kepala daerah lainnya termasuk 22 kepala daerah kabupaten/kota di Provinsi Sulawesi Selatan.[9]

Lihat pula

Referensi

  1. ^ Catat! Pemilu 2024 Digelar 14 Februari, Pilkada 27 November. CNBCIndonesia.com. Diakses 1 Juni 2022
  2. ^ Tim redaksi www.suaramuhammadiyah.id (15 Mei 2024). "Begini Cara Dosen Unismuh Sukseskan Pilgub Sulsel 2024". www.suaramuhammadiyah.id. Diakses tanggal 23 Juni 2024.
  3. ^ Yaumil, M. (19 Mei 2024). "Jadi Maskot di Pilgub Sulsel 2024, Apa Itu To Lempuq?". makassar.tribunnews.com. Diakses tanggal 23 Juni 2024.
  4. ^ Muhaimin, Ahmad (21 Mei 2024). "To Lempuq, KPU Perkenalkan Maskot Pilgub Sulsel 2024". sindomakassar.com. Diakses tanggal 23 Juni 2024.
  5. ^ Tahir, Suwardi (20 Mei 2024). "KPU Sulsel Luncurkan Tagline Pilkada untuk Semua dan Perkenalkan Maskot To Lempuq". kabarika.id. Diakses tanggal 23 Juni 2024.
  6. ^ Budi, Mulia. "MK Putuskan Parpol Bisa Usung Cagub Meski Tak Punya Kursi di DPRD". detiknews. Diakses tanggal 2025-12-13.
  7. ^ Lampiran I Keputusan KPU Sulsel No. 740 Tahun 2024 Keputusan Komisi Pemilihan Umum Provinsi Sulawesi Selatan Nomor 740 Tahun 2024 Tentang Penetapan Hasil Pemilihan Umum Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2024 JDIH KPU RI. Diakses pada 01-09-2024.
  8. ^ "Info Penanganan Pemilihan Umum 2024 | MKRI". www.mkri.id. Diakses tanggal 2025-03-09.
  9. ^ "Daftar Lengkap 481 Kepala Daerah yang Bakal Dilantik 20 Februari, Ini Nama-namanya". SINDOnews Nasional. Diakses tanggal 2025-03-09.

Pranala luar

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement