Pemilihan umum Gubernur Nusa Tenggara Barat 2024

Pemilihan umum Gubernur Nusa Tenggara Barat 2024
Sebelum
2029
27 November 2024
Pemilih terdaftar3.979.120 (DPT + DPK)
Kehadiran pemilih2.942.842 (73,96%)[1]
Resmi
100%
per 6 Desember 2024, 01:27 WITA
Kandidat
 
Calon Lalu Muhamad Iqbal Zulkieflimansyah Sitti Rohmi Djalilah
Partai Gerindra PKS Perindo
Aliansi KIM Plus
Wakil Indah Dhamayanti Putri Suhaili Fadhil Thohir W. Musyafirin
Suara rakyat 1.163.194 887.791 775.937
Persentase 41,15% 31,40% 27,45%




Peta persebaran suara
Peta hasil rekapitulasi KPU Kabupaten/Kota di setiap kecamatan
Gubernur petahana
Hassanudin (Penjabat)

Birokrat

Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih

Lalu Muhamad Iqbal dan Indah Dhamayanti Putri
Gerindra

Daftar pasangan calon berikut foto, logo partai pengusung, serta visi dan misi

Pemilihan Umum Gubernur Nusa Tenggara Barat 2024 (selanjutnya disebut Pilgub NTB 2024) dilaksanakan pada 27 November 2024 untuk memilih Gubernur Nusa Tenggara Barat periode 2025–2030.[2]

Pemilihan Gubernur (Pilgub) NTB tahun tersebut diselenggarakan setelah Pemilihan umum Presiden Indonesia 2024 (Pilpres) dan Pemilihan umum legislatif Indonesia 2024 (Pileg), bersamaan dengan seluruh Provinsi dan Kabupaten/Kota seluruh Indonesia.

Gubernur periode 2018–2023, Zulkieflimansyah dapat kembali mencalonkan diri dalam Pemilihan umum Gubernur Nusa Tenggara Barat 2024.

Syarat ambang batas pencalonan

Hasil pemilihan umum legislatif 2024 di Provinsi Nusa Tenggara Barat menunjukkan 12 partai politik mendapatkan kursi di DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat dengan jumlah 65 kursi. Aturan awalnya, partai politik atau gabungan partai politik dapat mengajukan pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur jika memenuhi ambang batas 25% total suara sah atau 20% kursi di DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat, 13 kursi dari 65 kursi.

Pada 20 Agustus 2024, Mahkamah Konstitusi (MK) mengeluarkan keputusan MK No. 60/PUU-XXII/2024 dan keputusan MK No. 70/PUU-XXII/2024 yang mengabulkan sebagian gugatan yang diajukan Partai Buruh dan Partai Gelora terhadap UU Pilkada.[3] Putusan ini dituangkan pada PKPU Nomor 8 tahun 2024. Pada keputusan tersebut menyatakan partai atau gabungan partai politik peserta Pemilu bisa mengajukan calon kepala daerah meski tidak punya kursi DPRD dengan ambang batas yang diatur sesuai persyaratan. DPT di Provinsi Nusa Tenggara Barat adalah 3.918.291 pemilih,[4] sehingga menurut aturan tersebut, Provinsi dengan jumlah penduduk yang termuat pada daftar pemilih tetap lebih dari 2.000.000 (dua juta) jiwa sampai dengan 6.000.000 (enam juta) jiwa, Partai Politik Peserta Pemilu atau Gabungan Partai Politik Peserta Pemilu harus memperoleh suara sah paling sedikit 8,5% (delapan setengah persen) di provinsi tersebut untuk mengajukan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur.[5][6] Berdasarkan aturan tersebut dan mengikut hasil Pemilu 2024, ada 4 partai politik yang dapat mengusung calon sendiri tanpa harus berkoalisi, yaitu Partai Golkar (15,49%), Partai Gerindra (13,21%), PKS (10,73%), dan Partai Demokrat (8,57%).

Berikut ini perolehan suara dan kursi DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat hasil Pemilu 2024.

No. Partai politik Perolehan suara Kursi DPRD KenaikanPenurunan (2019)
1   PKB 228.986 7,42%
6 / 65
Steady
2   Gerindra 407.707 13,21%
10 / 65
Kenaikan 1
3   PDI-P 213.537 6,92%
4 / 65
Steady
4   Golkar 478.115 15,49%
10 / 65
Steady
5   NasDem 227.608 7,37%
4 / 65
Penurunan 1
6   Buruh 11.439 0,37%
0 / 65
7   Gelora 84.756 2,75%
0 / 65
8   PKS 331.342 10,73%
8 / 65
Kenaikan 1
9   PKN 11.505 0,37%
0 / 65
10   Hanura 69.566 2,25%
1 / 65
Steady
11   Garuda 9.425 0,31%
0 / 65
12   PAN 215.389 6,98%
4 / 65
Penurunan 1
13   PBB 102.828 3,33%
2 / 65
Steady
14   Demokrat 264.656 8,57%
6 / 65
Penurunan 1
15   PSI 22.932 0,74%
0 / 65
16   Perindo 144.146 4,67%
3 / 65
Kenaikan 3
17   PPP 247.210 8,01%
7 / 65
Steady
24   Ummat 15.652 0,51%
0 / 65
Jumlah 3.086.799 100,00% 65

Calon

Sitti Rohmi Djalilah W. Musyafirin Zulkieflimansyah Suhaili Fadhil Thohir Lalu Muhamad Iqbal Indah Dhamayanti Putri
Calon Gubernur Calon Wakil Gubernur Calon Gubernur Calon Wakil Gubernur Calon Gubernur Calon Wakil Gubernur
Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat
(2018–2023)
Bupati Sumbawa Barat
(2016–2021, 2021–2025)
Gubernur Nusa Tenggara Barat
(2018–2023)
Bupati Lombok Tengah
(2010–2015, 2016–2021)
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia
(2023–2024)
Bupati Bima
(2016–2021, 2021–2025)
Partai Pengusung Partai Pengusung Partai Pengusung
  PKB   PDI-P   Perindo   Ummat   PKS   Demokrat   NasDem   Golkar   Gerindra   PPP   PAN   PBB
  Gelora   Hanura   PSI   Garuda
Partai Pendukung
  PRIMA
Suara sah pemilu legislatif 2024 Suara sah pemilu legislatif 2024 Suara sah pemilu legislatif 2024
602.321 / 3.086.799 (20%)
823.606 / 3.086.799 (27%)
1.637.928 / 3.086.799 (53%)
Kursi DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat Kursi DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat Kursi DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat
13 / 65 (20%)
18 / 65 (28%)
34 / 65 (52%)
Visi Visi Visi
"Bersama Wujudkan Nusa Tenggara Barat yang Maju Berdaya Saing." "Bersatu Menuju NTB Gemilang." "Nusa Tenggara Barat Provinsi Kepulauan yang Makmur Mendunia."
Misi Misi Misi
  1. Meningkatkan kualitas pendidikan, membangun karakter unggul, dan menyiapkan SDM berdaya saing.
  2. Memperluas jangkauan dan mempermudah layanan kesehatan berkualitas, serta memberi perlindungan sosial berkelanjutan.
  3. Mempercepat kemajuan ekonomi dan pariwisata berkelanjutan untuk kesejahteraan rakyat dan penurunan angka kemiskinan.
  4. Membangun keluarga dan masyarakat berkualitas, religius, berbudaya dan adaptif.
  5. Memperkuat ikhtiar reformasi birokrasi yang efektif, bersih dan melayani dengan penerapan meritokrasi.
  6. Mempercepat pemerataan pembangunan infrastruktur dan konektivitas wilayah.
  7. Memantapkan pengelolaan persampahan dan meningkatkan kualitas lingkungan hidup sesuai prinsip pembangunan partisipatif dan berkelanjutan.
  8. Membangun ketahanan masyarakat dan daerah terhadap risiko bencana dan perubahan iklim.
  1. NTB Tangguh & Mantap: Menjadikan/membawa daerah dan masyarakat NTB mampu bertahan hidup (survive) dan adaptif positif dalam menghadapi tantangan dan rintangan dengan teguh dan penuh keyakinan.
  2. NTB Transparan & Melayani: Menjadikan/membawa tata kelola pemerintahan daerah yang terbuka dan akuntabel dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik yang efisien dan efektif.
  3. NTB Sehat & Cerdas: Menjadikan/membawa masyarakat NTB yang memiliki kesehatan lahir dan batin untuk hidup produktif, kreatif dan inovatif dalam membangun peradaban kehidupan sosial ekonomi dan budayanya.
  4. NTB Asri & Lestari: Menjadikan/membawa ruang dan lingkungan NTB bersih, indah, sejuk serta bernilai secara berkelanjutan.
  5. NTB Sejahtera & Mandiri: Menjadikan/membawa masyarakat NTB hidup dalam kecukupan/makmur sebagai refleksi atas daya upaya masyarakat dan daerah NTB sendiri.
  6. NTB Nyaman & Aman: Menjadikan/membawa daerah dan masyarakat NTB yang tenang, rukun, kondusif serta tertib yang dilingkupi keharmonisan.
  7. NTB Berkah & Bahagia: Menjadikan/membawa daerah dan masyarakat NTB yang tumbuh kembang dalam kedamaian, ketenangan, kebahagiaan serta ketentraman bagi diri dan lainnya pada tatanan sistem yang kondusif dan terkendali.
  1. Membangun manusia yang berkarakter unggul, produktif dan kompetitif.
  2. Memperkuat ekonomi daerah melalui peningkatan produktivitas, daya saing dan pendapatan perkapita masyarakat sebagai pondasi mewujudkan pertumbuhan dan pemerataan ekonomi yang berkeadilan.
  3. Membangun ekosistem industri komoditas unggulan sektor pertanian, peternakan dan perikanan menuju terwujudnya industri agromaritim yang berkelanjutan.
  4. Membangun sektor pariwisata berkualitas, industri kreatif serta mengembangkan seni budaya daerah dan prestasi olahraga.
  5. Memperkuat sistim mitigasi bencana, pengelolaan sumber daya alam yang ramah lingkungan dan investasi berkelanjutan.
  6. Memantapkan pembangunan infrastruktur dan konektivitas antar wilayah memantapkan pembangunan infrastruktur dan konektivitas antar wilayah serta memastikan penegakan tata ruang yang berkelanjutan.
  7. Mempercepat transformasi birokrasi menuju tata kelola pemerintahan yang bersih dan inovatif serta kepemimpinan yang kolaboratif dari pusat, provinsi dan kabupaten/kota sebagai pondasi percepatan pembangunan daerah.

Hasil rekapitulasi

CalonPasanganPartaiSuara%
Lalu Muhamad IqbalIndah Dhamayanti PutriGerindra1.163.19441.15
ZulkieflimansyahSuhaili Fadhil ThohirPKS887.79131.40
Sitti Rohmi DjalilahW. MusyafirinPerindo775.93727.45
Jumlah2.826.922100.00
Suara sah2.826.92296.06
Suara tidak sah/kosong115.9203.94
Jumlah suara2.942.842100.00
Pemilih terdaftar/tingkat partisipasi3.979.12073.96
Sumber: KPU Nusa Tenggara Barat

Suara berdasarkan kabupaten dan kota

Kabupaten/Kota Suara sah Suara tidak sah Pengguna hak pilih Golput Pemilih terdaftar
Rohmi
Firin
Bang Zul
Abah Uhel
Iqbal
Dinda
Suara % Suara % Suara % Jumlah % Jumlah % Jumlah % Jumlah % DPT DPK Jumlah
Lombok Barat 95.812 25,57% 99.350 26,51% 179.602 47,92% 374.764 93,79% 24.794 6,21% 399.558 76,23% 124.573 23,77% 522.134 1.997 524.131
Lombok Tengah 89.411 16,95% 179.732 34,08% 258.289 48,97% 527.432 96,64% 18.341 3,36% 545.773 70,14% 232.329 29,86% 777.196 906 778.102
Lombok Timur 257.046 37,35% 165.523 24,05% 265.639 38,60% 688.208 96,32% 26.281 3,68% 714.489 71,62% 283.185 28,38% 994.467 3.207 997.674
Sumbawa 68.526 26,26% 133.050 50,98% 59.391 22,76% 260.967 96,73% 8.825 3,27% 269.792 71,80% 105.940 28,20% 374.351 1.381 375.732
Dompu 37.050 23,27% 41.887 26,31% 80.289 50,42% 159.226 96,72% 5.397 3,28% 164.623 85,24% 28.512 14,76% 190.546 2.589 193.135
Bima 69.425 23,76% 104.850 35,89% 117.876 40,35% 292.151 97,12% 8.667 2,88% 300.818 79,33% 78.371 20,67% 377.655 1.534 379.189
Sumbawa Barat 38.013 43,61% 32.248 37,00% 16.896 19,39% 87.157 96,70% 2.976 3,30% 90.133 82,58% 19.015 17,42% 107.560 1.588 109.148
Lombok Utara 50.986 35,01% 43.205 29,67% 51.430 35,32% 145.621 94,98% 7.698 5,02% 153.319 82,54% 32.424 17,46% 185.461 282 185.743
Kota Mataram 48.257 24,65% 59.946 30,62% 87.592 44,74% 195.795 94,75% 10.856 5,25% 206.651 64,36% 114.434 35,64% 320.604 481 321.085
Kota Bima 21.411 22,40% 28.000 29,29% 46.190 48,32% 95.601 97,87% 2.085 2,13% 97.686 84,81% 17.495 15,19% 114.351 830 115.181
Total 775.937 27,45% 887.791 31,40% 1.163.194 41,15% 2.826.922 96,06% 115.920 3,94% 2.942.842 73,96% 1.036.278 26,04% 3.964.325 14.795 3.979.120
Sumber: Keputusan KPU Provinsi Nusa Tenggara Barat No. 125 Tahun 2024 tentang Penetapan Hasil Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat Tahun 2024

Penetapan pasangan calon terpilih

Lalu Muhamad Iqbal
Gubernur Terpilih
Indah Dhamayanti Putri
Wakil Gubernur Terpilih

Pasangan calon nomor urut 2, Lalu Muhamad Iqbal dan Indah Dhamayanti Putri resmi ditetapkan sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat terpilih oleh KPU Provinsi Nusa Tenggara Barat dalam Rapat Pleno Terbuka pada 9 Januari 2025 berdasarkan Keputusan KPU Provinsi Nusa Tenggara Barat Nomor 1 Tahun 2025.

Pelantikan pasangan calon terpilih

Lalu Muhamad Iqbal dan Indah Dhamayanti Putri resmi dilantik sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat periode 2025–2030 di Istana Negara pada 20 Februari 2025 oleh Presiden RI, Prabowo Subianto, bersamaan dengan 480 pasangan kepala daerah lainnya termasuk 10 kepala daerah kabupaten/kota di Provinsi Nusa Tenggara Barat.[7]

Lihat pula

Referensi

  1. ^ "Berita Acara dan Sertifikat Rekapitulasi Hasil Penghitungan Perolehan Suara Dari Setiap Kabupaten/Kota dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Tahun 2024" (PDF). Komisi Pemilihan Umum. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2024-12-06. Diakses tanggal 2024-12-06.
  2. ^ Catat! Pemilu 2024 Digelar 14 Februari, Pilkada 27 November. CNBCIndonesia.com. Diakses 1 Juni 2022
  3. ^ Fadhil, Haris. "5 Putusan MK: Parpol Tanpa Kursi Bisa Usung Calon hingga Syarat Usia". detiknews. Diakses tanggal 2024-09-17.
  4. ^ Akbar, Helmy. "KPU NTB Tetapkan DPT Pemilu 2024 Sebanyak 3,9 Juta Pemilih". detikbali. Diakses tanggal 2024-12-28.
  5. ^ Putusan MK No. 60/PUU-XXII/2024
  6. ^ "PKPU Pilkada Merujuk Putusan MK Disetujui DPR, Ini Poin-poinnya". SINDOnews Nasional. Diakses tanggal 2024-09-17.
  7. ^ "Daftar Lengkap 481 Kepala Daerah yang Bakal Dilantik 20 Februari, Ini Nama-namanya". SINDOnews Nasional. Diakses tanggal 2025-03-09.

Pranala luar

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement