Pemilihan umum Bupati Ketapang 2024
Pemilihan umum Bupati Ketapang 2024 | |||||||||||||||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
27 November 2024 | |||||||||||||||||||||||||
| Pemilih terdaftar | 413.717 (DPT dan DPK) | ||||||||||||||||||||||||
| Kehadiran pemilih | 253.686 (61,32%) | ||||||||||||||||||||||||
| Resmi | 100% | ||||||||||||||||||||||||
Kandidat | |||||||||||||||||||||||||
| |||||||||||||||||||||||||
Peta persebaran suara
Peta Provinsi Kalimantan Barat yang menyoroti Kabupaten Ketapang | |||||||||||||||||||||||||
| |||||||||||||||||||||||||
Pemilihan umum Bupati Ketapang 2024 (selanjutnya disebut Pilkada Kabupaten Ketapang 2024) dilaksanakan pada 27 November 2024 untuk memilih Bupati Ketapang periode 2025–2030.[1]
Pemilihan Bupati (Pilpub) Ketapang tahun tersebut diselenggarakan setelah Pemilihan umum Presiden Indonesia 2024 (Pilpres) dan Pemilihan umum legislatif Indonesia 2024 (Pileg), bersamaan dengan seluruh Provinsi dan Kabupaten/Kota seluruh Indonesia.
Bupati petahana Martin Rantan tidak dapat mencalonkan diri kembali dalam Pemilihan umum Bupati Ketapang 2024 karena telah menjabat selama dua periode.
Syarat ambang batas pencalonan
Hasil pemilihan umum legislatif 2024 menunjukkan 10 partai politik dengan jumlah 45 kursi di DPRD Kabupaten Ketapang. Aturan awalnya, partai politik atau gabungan partai politik dapat mengajukan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati jika memenuhi ambang batas 25% total suara sah atau 20% kursi di DPRD Kabupaten Ketapang, 9 kursi dari 45 kursi.
Pada 20 Agustus 2024, Mahkamah Konstitusi (MK) mengeluarkan keputusan MK No. 60/PUU-XXII/2024 dan keputusan MK No. 70/PUU-XXII/2024 yang mengabulkan sebagian gugatan yang diajukan Partai Buruh dan Partai Gelora terhadap UU Pilkada.[2] Putusan ini dituangkan pada PKPU Nomor 8 tahun 2024. Pada keputusan tersebut menyatakan partai atau gabungan partai politik peserta Pemilu bisa mengajukan calon kepala daerah meski tidak punya kursi DPRD dengan ambang batas yang diatur sesuai persyaratan. DPT di Kabupaten Ketapang adalah 414.830 pemilih,[3] sehingga menurut aturan tersebut, kabupaten dengan jumlah penduduk yang termuat pada daftar pemilih tetap lebih dari 250.000 (dua ratus lima puluh ribu) jiwa sampai dengan 500.000 (lima ratus ribu) jiwa, Partai Politik Peserta Pemilu atau Gabungan Partai Politik Peserta Pemilu harus memeroleh suara sah paling sedikit 8,5% (delapan setengah persen) di kabupaten tersebut untuk mengajukan pasangan calon bupati dan wakil bupati.[4][5] Berdasarkan aturan tersebut dan mengikut hasil Pemilu 2024, ada 5 partai politik yang dapat mengusung calon sendiri tanpa harus berkoalisi, yaitu PDI-P (16,01%), Partai Golkar (15,53%), Partai Gerindra (13,94%), Partai NasDem (13,56%), dan Partai Demokrat (9,17%).
Berikut perolehan suara dan kursi DPRD Kabupaten Ketapang hasil Pemilu 2024.
| No. | Partai politik | Perolehan suara | Kursi DPRD | |||
|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | PKB | 13.863 | 4,49% | 2 / 45
|
||
| 2 | Gerindra | 42.995 | 13,94% | 8 / 45
|
||
| 3 | PDI-P | 49.386 | 16,01% | 8 / 45
|
||
| 4 | Golkar | 47.902 | 15,53% | 9 / 45
|
||
| 5 | NasDem | 41.824 | 13,56% | 5 / 45
|
||
| 6 | Buruh | 1.273 | 0,41% | 0 / 45
|
||
| 7 | Gelora | 1.368 | 0,44% | 0 / 45
|
||
| 8 | PKS | 12.295 | 3,99% | 2 / 45
|
||
| 9 | PKN | 95 | 0,03% | 0 / 45
|
||
| 10 | Hanura | 17.921 | 5,81% | 3 / 45
|
||
| 11 | Garuda | 198 | 0,06% | 0 / 45
|
||
| 12 | PAN | 19.363 | 6,28% | 2 / 45
|
||
| 13 | PBB | 92 | 0,03% | 0 / 45
|
||
| 14 | Demokrat | 28.282 | 9,17% | 5 / 45
|
||
| 15 | PSI | 5.163 | 1,67% | 0 / 45
|
||
| 16 | Perindo | 11.467 | 3,72% | 0 / 45
|
||
| 17 | PPP | 13.190 | 4,28% | 1 / 45
|
||
| 24 | Ummat | 1.828 | 0,59% | 0 / 45
|
||
| Jumlah | 308.505 | 100,00% | 45 | |||
Calon
| Farhan | Leonardus Rantan | Alexander Wilyo | Jamhuri Amir | Junaidi | Suprapto |
|---|---|---|---|---|---|
| Calon Bupati | Calon Wakil Bupati | Calon Bupati | Calon Wakil Bupati | Calon Bupati | Calon Wakil Bupati |
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
||
| Wakil Bupati Ketapang (2021–2025) |
Sekretaris Dewan Adat Dayak Kabupaten Ketapang | Sekretaris Daerah Kabupaten Ketapang (2021–2024) |
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Ketapang (2019–2024) |
Anggota DPRD Kabupaten Ketapang (2019–2024) |
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Ketapang (2019–2024) |
| Partai Pengusung | Partai Pengusung | Partai Pengusung | |||
| Golkar Gerindra Demokrat PKB PKS | PAN Hanura Perindo PSI | PDI-P NasDem PPP | |||
| Partai Pendukung | |||||
| Gelora Buruh PKN | |||||
| Suara sah pemilu legislatif 2024 | Suara sah pemilu legislatif 2024 | Suara sah pemilu legislatif 2024 | |||
145.337 / 308.505 (47%)
|
53.914 / 308.505 (17%)
|
104.400 / 308.505 (34%)
| |||
| Kursi DPRD Kabupaten Ketapang | Kursi DPRD Kabupaten Ketapang | Kursi DPRD Kabupaten Ketapang | |||
26 / 45 (58%)
|
5 / 45 (11%)
|
14 / 45 (31%)
| |||
| Visi | Visi | Visi | |||
| "Bersama Mewujudkan Ketapang yang Terus Maju untuk Kenyamanan dan Kesejahteraan Masyarakat." | "Pembangunan Berkeadilan untuk Kabupaten Ketapang Maju dan Mandiri." | "Ketapang BERTUAH (Beriman, Berbudaya, Tertib, Unggul dan Maju, Aman, Harmonis)." | |||
| Misi | Misi | Misi | |||
|
|
| |||
Hasil rekapitulasi
| Calon | Pasangan | Partai | Suara | % | |
|---|---|---|---|---|---|
| Farhan | Leonardus Rantan | Golkar | 57.108 | 23.27 | |
| Alexander Wilyo | Jamhuri Amir | PAN | 130.810 | 53.30 | |
| Junaidi | Suprapto | PDI-P | 57.522 | 23.44 | |
| Jumlah | 245.440 | 100.00 | |||
| Suara sah | 245.440 | 96.75 | |||
| Suara tidak sah/kosong | 8.246 | 3.25 | |||
| Jumlah suara | 253.686 | 100.00 | |||
| Pemilih terdaftar/tingkat partisipasi | 413.717 | 61.32 | |||
| Sumber: Keputusan KPU Kabupaten Ketapang No. 2125 Tahun 2024 | |||||
Penetapan pasangan calon terpilih
Pasangan calon nomor urut 2, Alexander Wilyo dan Jamhuri Amir ditetapkan sebagai Bupati dan Wakil Bupati Ketapang terpilih oleh KPU Kabupaten Ketapang pada tanggal 9 Januari 2025 berdasarkan Keputusan KPU Kabupaten Ketapang No. 1 Tahun 2025.
Pelantikan pasangan calon terpilih
Alexander Wilyo dan Jamhuri Amir resmi dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Ketapang periode 2025–2030 di Istana Negara pada 20 Februari 2025 oleh Presiden RI, Prabowo Subianto, bersamaan dengan 480 pasangan kepala daerah lainnya termasuk Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Barat dan 13 kepala daerah kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Barat.[6]
Referensi
- ^ Catat! Pemilu 2024 Digelar 14 Februari, Pilkada 27 November. CNBCIndonesia.com. Diakses 1 Juni 2022
- ^ Fadhil, Haris. "5 Putusan MK: Parpol Tanpa Kursi Bisa Usung Calon hingga Syarat Usia". detiknews. Diakses tanggal 2024-09-17.
- ^ Smit, Aidin. "Pemilu 2024 Semakin Dekat: Berikut Rincian DPT 14 Kabupaten dan Kota di Kalbar, Kayong Utara dengan Jumlah Pemilih Paling Sedikit - Prokhatulistiwa - Halaman 2". Pemilu 2024 Semakin Dekat: Berikut Rincian DPT 14 Kabupaten dan Kota di Kalbar, Kayong Utara dengan Jumlah Pemilih Paling Sedikit - Prokhatulistiwa - Halaman 2. Diakses tanggal 2025-06-22.
- ^ Putusan MK No. 60/PUU-XXII/2024
- ^ "PKPU Pilkada Merujuk Putusan MK Disetujui DPR, Ini Poin-poinnya". SINDOnews Nasional. Diakses tanggal 2024-09-17.
- ^ "Daftar Lengkap 481 Kepala Daerah yang Bakal Dilantik 20 Februari, Ini Nama-namanya". SINDOnews Nasional. Diakses tanggal 2025-06-21.
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.













