Pemilihan umum Wali Kota Malang 2024
Pemilihan umum Wali Kota Malang 2024 | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
Jajak pendapat | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Pemilih terdaftar | 660.744 | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Kehadiran pemilih | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Kandidat | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Hasil suara
| |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Peta persebaran suara | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Peta hasil rekapitulasi di setiap kecamatan dan kelurahan (Versi peta interaktif) | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Pemilihan Umum Wali Kota Malang 2024 (selanjutnya disebut Pilkada Kota Malang 2024 atau Pilwali Malang 2024 atau Pilwakot Malang 2024) dilaksanakan pada 27 November 2024 untuk memilih Wali Kota Malang dan Wakil Wali Kota Malang periode 2025–2030.[2]
Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Malang tahun tersebut akan diselenggarakan setelah Pemilihan umum Presiden Indonesia 2024 (Pilpres) dan Pemilihan umum legislatif Indonesia 2024 (Pileg), bersamaan dengan seluruh Provinsi dan Kabupaten/Kota seluruh Indonesia.[3]
Mantan Wali Kota Sutiaji dapat kembali mencalonkan diri dalam Pemilihan umum Wali Kota Malang 2024.
Syarat ambang batas pencalonan
Perolehan Pemilihan umum legislatif 2024 di Kota Malang diikuti oleh 18 partai politik dengan total 45 kursi di DPRD Kota Malang. Partai politik atau gabungan partai politik dapat mengajukan pasangan calon wali kota dan wakil wali kota apabila memenuhi ambang batas 25% kursi atau 20% total suara sah DPRD, yaitu 9 kursi dari 45 kursi.[4]
Pada 20 Agustus 2024, Mahkamah Konstitusi (MK) mengeluarkan putusan MK No. 60/PUU-XXII/2024 dan MK No. 70/PUU-XXII/2024 yang mengabulkan sebagian gugatan yang diajukan Partai Buruh dan Partai Gelora terhadap Undang-Undang Pemilihan Kepala Daerah.[5] Putusan tersebut kemudian dituangkan dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 8 Tahun 2024. Berdasarkan aturan baru ini, partai politik peserta pemilu dapat mengajukan calon kepala daerah meskipun tidak memiliki kursi DPRD, dengan ketentuan memperoleh suara sah minimal sesuai ambang batas yang ditetapkan berdasarkan jumlah penduduk daerah.[6]
Jumlah DPT di Kota Malang tercatat sebanyak 660.774 pemilih.[7] Berdasarkan PKPU Nomor 8 Tahun 2024, kabupaten/kota dengan jumlah penduduk dalam daftar pemilih tetap lebih dari 500.000 (lima ratus ribu) sampai dengan 1.000.000 (satu juta) jiwa, partai politik atau gabungan partai politik peserta pemilu harus memperoleh suara sah paling sedikit 7,5% untuk dapat mengajukan pasangan calon wali kota dan wakil wali kota.[8]
Berdasarkan ketentuan tersebut dan hasil Pemilu 2024, terdapat 5 parpol yang dapat mengusung pasangan calon sendiri tanpa berkoalisi karena memperoleh suara sah lebih dari 7,5%, yaitu PDI-P (17,29%), PKB (15,83%), Gerindra (13,22%), PKS (13,17%), dan Golkar (11,54%).
Berikut perolehan suara partai politik hasil Pemilu 2024 di Kota Malang:
| No. | Partai politik | Suara | Persentase | Kursi DPRD | Perubahan | |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | PDI-P | 87.126 | 17,29% | 9 / 45
|
||
| 2 | PKB | 79.766 | 15,83% | 8 / 45
|
||
| 3 | Gerindra | 66.632 | 13,22% | 6 / 45
|
||
| 4 | PKS | 66.349 | 13,17% | 7 / 45
|
||
| 5 | Golkar | 58.146 | 11,54% | 6 / 45
|
||
| 6 | Demokrat | 32.443 | 6,44% | 3 / 45
|
||
| 7 | NasDem | 32.049 | 6,36% | 3 / 45
|
||
| 8 | PSI | 26.101 | 5,18% | 2 / 45
|
||
| 9 | PAN | 23.396 | 4,64% | 1 / 45
|
||
| 10 | Perindo | 10.829 | 2,15% | 0 / 45
|
||
| 11 | PPP | 10.294 | 2,04% | 0 / 45
|
||
| 12 | Buruh | 3.323 | 0,66% | 0 / 45
|
||
| 13 | Ummat | 2.149 | 0,43% | 0 / 45
|
||
| 14 | Gelora | 1.480 | 0,29% | 0 / 45
|
||
| 15 | PBB | 1.040 | 0,21% | 0 / 45
|
||
| 16 | Garuda | 946 | 0,19% | 0 / 45
|
||
| 17 | Hanura | 914 | 0,18% | 0 / 45
|
||
| 18 | PKN | 904 | 0,18% | 0 / 45
|
||
| Jumlah | 503.887 | 100,00% | 45 | |||
Calon

Kandidat dari Koalisi Malang Mbois
WALI (Wahyu-Ali)
| Wahyu Hidayat | Ali Muthohirin |
|---|---|
| Calon Wali Kota | Calon Wakil Wali Kota |
| Pj. Wali Kota Malang (2023–2024) Sekretaris Daerah Kabupaten Malang (2020–2024) |
Politikus Partai Solidaritas Indonesia |
24 / 45 (53%)
| |
| Partai pengusung | |
| Gerindra PSI PKS Golkar NasDem [9] | |
| Partai pendukung (Non Parlemen) | |
| Perindo PPP Gelora Hanura PKN Garuda | |
Kandidat dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan
HC-Ganis
| Heri Cahyono | Ganisa Pratiwi Rumpoko |
|---|---|
| Calon Wali Kota | Calon Wakil Wali Kota |
|
|
| Pengusaha | Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan |
9 / 45 (20%)
| |
| Partai pengusung | |
| PDI-P [10] | |
Kandidat dari Koalisi Kerakyatan
Abadi (Abah Anton-Dimyati)
| Mochamad Anton | Dimyati Ayatulloh |
|---|---|
| Calon Wali Kota | Calon Wakil Wali Kota |
| |
| Wali Kota Malang (2013–2018) |
Pengusaha |
12 / 45 (27%)
| |
| Partai pengusung | |
| PKB Demokrat PAN [11] | |
| Partai pendukung (Non Parlemen) | |
| Ummat | |
Calon Potensial[12]
- Sutiaji, Wali Kota Malang 2018–2023.[13]
- Fairouz Huda, Mantan asisten pribadi K.H. Hasyim Muzadi.[14]
- Sofyan Edi Jarwoko, Wakil Wali Kota Malang 2018–2023.[15]
- I Made Riandiana Kartika, Ketua DPRD Kota Malang dan Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Malang.[16]
- Sri Untari Bisowarno, Anggota DPRD Jawa Timur.[17]
- Dewanti Rumpoko, Wali Kota Batu 2017–2022.[18]
- Moreno Soeprapto, Anggota DPR RI dapil Jawa Timur V 2014–sekarang.[19]
Hasil resmi
| Calon | Pasangan | Suara | % | |||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Wahyu Hidayat | Ali Muthohirin | 203.257 | 49,62% | |||||
| Mochamad Anton | Dimyati Ayatulloh | 132.258 | 32,28% | |||||
| Heri Cahyono | Ganisa Pratiwi | 74.147 | 18,10% | |||||
| Total suara sah | 409.662 | 95,64% | ||||||
| Suara tidak sah | 18.661 | 4,36% | ||||||
| Pemilih DPTb | 1.305 | |||||||
| Pemilih DPK | 1.108 | |||||||
| Jumlah pengguna hak pilih (DPT + DPTb + DPK) | 428.323 | 64,48% | ||||||
| Pemilih golput | 234.864 | 35,36% | ||||||
| Jumlah pemilih terdaftar | 660.774 | |||||||
| Sumber: KPU Kota Malang | ||||||||
-
Pasangan calon Wahyu–Ali -
Pasangan calon Heri–Ganisa -
Pasangan calon Anton–Dimyati
Perhitungan Suara per-Kecamatan
| Kecamatan | Grafik Selisih suara | Total suara sah | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Wahyu Ali |
Heri Ganis |
Anton Dimyati | |||||||||
| Suara | % | Suara | % | Suara | % | ||||||
| Blimbing | 42.932 | 49,12% | 16.328 | 18,69% | 28.132 | 32,19% |
|
87.392 | |||
| Kedungkandang | 53.861 | 54,12% | 19.295 | 19,45% | 26.138 | 26,43% |
|
99.294 | |||
| Klojen | 24.233 | 50,38% | 8.142 | 16,94% | 15.772 | 32,68% |
|
48.097 | |||
| Lowokwaru | 35.475 | 44,67% | 12.629 | 15,89% | 31.334 | 39,44% |
|
79.438 | |||
| Sukun | 46.936 | 50,36% | 17.753 | 18,60% | 30.752 | 31,04% |
|
95.411 | |||
| Jumlah | 203.257 | 49,62% | 74.147 | 18,10% | 132.258 | 32,28% |
|
409.662 | |||
Gugatan
Budhy Pakarti mengajukan gugatan PHPU ke Mahkamah Konstitusi yang diterima pada Jumat, 13 Desember 2024 setelah penetapan hasil pemilihan umum Wali Kota dan Wakil Wali Kota Malang tahun 2024. Mahkamah Konstitusi menolak gugatan tersebut pada 4 Februari 2025.[22]
Penetapan pasangan calon terpilih
Pasangan calon nomor urut 1, Wahyu Hidayat dan Ali Muthohirin, ditetapkan sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Malang terpilih oleh Komisi Pemilihan Umum Kota Malang pada tanggal 6 Februari 2025.[23]
Pelantikan pasangan calon terpilih
Wahyu Hidayat dan Ali Muthohirin resmi dilantik sebagai Wali Kota Malang dan Wakil Wali Kota Malang periode 2025–2030. Pelantikan berlangsung di Istana Negara pada 20 Februari 2025 oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, bersamaan dengan 37 pasangan kepala daerah lain di Jawa Timur, termasuk Gubernur dan Wakil Gubernur, serta total 480 pasangan kepala daerah di seluruh Indonesia.[24][25]
Lihat pula
- Daftar pemilihan umum kepala daerah di Indonesia 2024
- Pemilihan kepala daerah di Indonesia
- Pemilihan umum Wali Kota Malang 2018
- Pemilihan umum Wali Kota Malang 2013
Referensi
- ^ "Tingkat Partisipasi Pemilih dalam Pilkada Kota Malang 2024 Turun Drastis". kompas.id. Diakses tanggal 2024-12-25.
- ^ Catat! Pemilu 2024 Digelar 14 Februari, Pilkada 27 November. CNBCIndonesia.com. Diakses 1 Juni 2022
- ^ Isnur, Putri (14 Februari 2024). "Jadwal dan Tahapan Pilkada 2024". indonesiabaik.id. Diakses tanggal 2025-10-25.
- ^ Aminudin, Muhammad (21 Maret 2024). "Ini 45 Caleg Pemilik Kursi DPRD Kota Malang 2024-2029". detikjatim. Diakses tanggal 2024-12-25.
- ^ Fadhil, Haris (21 Agustus 2024). "5 Putusan MK: Parpol Tanpa Kursi Bisa Usung Calon hingga Syarat Usia". detiknews. Diakses tanggal 2024-09-17.
- ^ "PKPU Pilkada Merujuk Putusan MK Disetujui DPR, Ini Poin-poinnya". SINDOnews Nasional. Diakses tanggal 2024-09-17.
- ^ "Ini Dia Jumlah DPT Kota Malang 2024, Kedungkandang Kecamatan dengan Pemilih Terbanyak". Hai Malang. 2024-10-04. Diakses tanggal 2025-10-21.
- ^ Putusan MK No. 60/PUU-XXII/2024
- ^ Liputan6.com (2024-08-29). "Mantan Pj Wali Kota Malang Wahyu Hidayat Daftar Pilkada, Dapat Dukungan 10 Parpol". liputan6.com. Diakses tanggal 2024-12-26. Pemeliharaan CS1: Nama numerik: authors list (link)
- ^ Tim Redaksi (2024-08-29). "Gandeng Anak Mantan Wali Kota Batu, Sam HC Daftar Pilkada Kota Malang". surabaya.kompas.com. Diakses tanggal 2024-12-25.
- ^ Novrian, Aditya. "Calon Wali kota Malang 2024 Abah Anton dan Wakilnya Dimyati Ayatullah Daftar ke KPU - Radar Malang". Calon Wali kota Malang 2024 Abah Anton dan Wakilnya Dimyati Ayatullah Daftar ke KPU - Radar Malang. Diakses tanggal 2024-12-25.
- ^ Liputan6.com (2024-07-25). "Pilkada Kota Malang 2024, Siapa Saja Calon Potensial?". liputan6.com. Diakses tanggal 2024-12-25. Pemeliharaan CS1: Nama numerik: authors list (link)
- ^ Putra, Bayu Mulya. "Kirim Sinyal Maju Pilwali Kota Malang, Sutiaji: Tunggu Tanggal 27 Agustus - Radar Malang". Kirim Sinyal Maju Pilwali Kota Malang, Sutiaji: Tunggu Tanggal 27 Agustus - Radar Malang. Diakses tanggal 2024-12-25.
- ^ "Fairouz Huda Bakal Calon Wakil Wali Kota Malang di Pilkada 2024, Luncurkan Program Kak Fai Mendengar". Suryamalang.com. Diakses tanggal 2024-12-25.
- ^ Ibrahim, M. Bagus. "Wawali Malang Sofyan Edi Jarwoko Mulai Mejeng di Baliho Jelang Pilwali". detikjatim. Diakses tanggal 2024-12-25.
- ^ "Pilkada Kota Malang Memanas! Made Riandiana Siap Bersaing Rebut Kursi N1". Suaramalang.id. Diakses tanggal 2024-12-25.
- ^ Mayasari, Ratna Dwi. "Sri Untari Bisowarno Siapa? Profil dan Kekayaan Bakal Calon Wali Kota Malang, Ketua Koperasi Setia Budi Wanita". Malang Terkini | PRMN. Diakses tanggal 2024-12-25.
- ^ "PDIP Kota Malang Prioritaskan Dewanti Rumpoko Jadi Calon Wali Kota, Tunggu Rekomendasi Turun". Tribunjatim.com. Diakses tanggal 2024-12-25.
- ^ Malang, TIMES. "Moreno Soeprapto Siap Calonkan Diri Jadi Wali Kota Malang". TIMES Malang. Diakses tanggal 2024-12-25.
- ^ KPU Kota Malang (3 Desember 2024). "Model DB1 Pilwalkot Kota Malang". sirekappilkada-pdf.kpu.go.id. Diakses tanggal 2024-12-25.
- ^ KPU Kota Malang (3 Desember 2024). "Penetapan Hasil Pemilihan Wali kota dan Wakil Wali kota Kota Malang Tahun 2024". kota-malang.kpu.go.id. Diakses tanggal 2024-12-25.
- ^ "Info Penanganan Pemilihan Umum 2024 | MKRI". www.mkri.id (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2024-12-13.
- ^ Aminudin, Muhammad (7 Februari 2025). "Wahyu Hidayat-Ali Muthohirin Ditetapkan Wali-Wawali Kota Malang Terpilih". detikjatim. Diakses tanggal 2025-10-25.
- ^ Pratiwi, Inten Esti (2025-02-20). "Daftar Kepala Daerah Jawa Timur yang Dilantik Prabowo Hari Ini". Kompas.com. Diarsipkan dari asli tanggal 2025-02-20. Diakses tanggal 2025-10-25.
- ^ Danandaya, Aria Putra (18 Februari 2025). "Daftar Lengkap 481 Kepala Daerah yang Bakal Dilantik 20 Februari, Ini Nama-namanya". SindoNews. Diakses tanggal 2025-10-25.
Catatan
- ^ Angka ini sudah termasuk pemilih pindahan (DPPh/DPTb) dan pemilih tambahan (DPTb/DPK).
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.














