Pemilihan umum Bupati Kayong Utara 2024
Pemilihan umum Bupati Kayong Utara 2024 | ||||||||||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
27 November 2024 | ||||||||||||||||||||
| Pemilih terdaftar | 90.008 (DPT dan DPK) | |||||||||||||||||||
| Kehadiran pemilih | 57.707 (64,11%) | |||||||||||||||||||
| Resmi | 100% | |||||||||||||||||||
Kandidat | ||||||||||||||||||||
| ||||||||||||||||||||
Peta persebaran suara
Peta Provinsi Kalimantan Barat yang menyoroti Kabupaten Kayong Utara | ||||||||||||||||||||
| ||||||||||||||||||||
Pemilihan umum Bupati Kayong Utara 2024 dilaksanakan pada 27 November 2024 untuk memilih Bupati Kayong Utara periode 2025–2030.[1]
Pemilihan Bupati Kayong Utara tahun tersebut diselenggarakan setelah Pemilihan umum Presiden Indonesia 2024 (Pilpres) dan Pemilihan umum legislatif Indonesia 2024 (Pileg), bersamaan dengan seluruh Provinsi dan Kabupaten/Kota seluruh Indonesia.
Mantan Bupati Citra Duani dapat mencalonkan diri kembali dalam Pemilihan umum Bupati Kayong Utara 2024.
Syarat ambang batas pencalonan
Hasil pemilihan umum legislatif 2024 menunjukkan 10 partai politik dengan jumlah 25 kursi di DPRD Kabupaten Kayong Utara. Aturan awalnya, partai politik atau gabungan partai politik dapat mengajukan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati jika memenuhi ambang batas 25% total suara sah atau 20% kursi di DPRD Kabupaten Kayong Utara, 5 kursi dari 25 kursi.
Pada 20 Agustus 2024, Mahkamah Konstitusi (MK) mengeluarkan keputusan MK No. 60/PUU-XXII/2024 dan keputusan MK No. 70/PUU-XXII/2024 yang mengabulkan sebagian gugatan yang diajukan Partai Buruh dan Partai Gelora terhadap UU Pilkada.[2] Putusan ini dituangkan pada PKPU Nomor 8 tahun 2024. Pada keputusan tersebut menyatakan partai atau gabungan partai politik peserta Pemilu bisa mengajukan calon kepala daerah meski tidak punya kursi DPRD dengan ambang batas yang diatur sesuai persyaratan. DPT di Kabupaten Kayong Utara adalah 91.329 pemilih,[3] sehingga menurut aturan tersebut, kabupaten dengan jumlah penduduk yang termuat pada daftar pemilih tetap sampai dengan 250.000 (dua ratus lima puluh ribu) jiwa, Partai Politik Peserta Pemilu atau Gabungan Partai Politik Peserta Pemilu harus memeroleh suara sah paling sedikit 10% (sepuluh persen) di kabupaten tersebut untuk mengajukan pasangan calon bupati dan wakil bupati.[4][5] Berdasarkan aturan tersebut dan mengikut hasil Pemilu 2024, ada 3 partai politik yang dapat mengusung calon sendiri tanpa harus berkoalisi, yaitu Partai Hanura (14,95%), Partai NasDem (12,50%), dan Partai Golkar (11,87%).
Berikut perolehan suara dan kursi DPRD Kabupaten Kayong Utara hasil Pemilu 2024.
| No. | Partai politik | Perolehan suara | Kursi DPRD | |||
|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | PKB | 5.020 | 6,95% | 3 / 25
|
||
| 2 | Gerindra | 2.576 | 3,57% | 0 / 25
|
||
| 3 | PDI-P | 3.986 | 5,52% | 0 / 25
|
||
| 4 | Golkar | 8.575 | 11,87% | 4 / 25
|
||
| 5 | NasDem | 9.029 | 12,50% | 3 / 25
|
||
| 6 | Buruh | 0 | 0,00% | 0 / 25
|
||
| 7 | Gelora | 4.683 | 6,48% | 2 / 25
|
(baru) | |
| 8 | PKS | 4.769 | 6,60% | 1 / 25
|
||
| 9 | PKN | 10 | 0,01% | 0 / 25
|
||
| 10 | Hanura | 10.795 | 14,95% | 4 / 25
|
||
| 11 | Garuda | 26 | 0,04% | 0 / 25
|
||
| 12 | PAN | 6.553 | 9,07% | 4 / 25
|
||
| 13 | PBB | 334 | 0,46% | 0 / 25
|
||
| 14 | Demokrat | 5.463 | 7,56% | 1 / 25
|
||
| 15 | PSI | 192 | 0,27% | 0 / 25
|
||
| 16 | Perindo | 4.676 | 6,47% | 1 / 25
|
||
| 17 | PPP | 5.542 | 7,67% | 2 / 25
|
||
| 24 | Ummat | 0 | 0,00% | 0 / 25
|
||
| Jumlah | 72.229 | 100,00% | 25 | |||
Calon
| Effendi Ahmad | Sartono | Romi Wijaya | Amru Chanwari |
|---|---|---|---|
| Calon Bupati | Calon Wakil Bupati | Calon Bupati | Calon Wakil Bupati |
![]() |
![]() |
||
| Wakil Bupati Kayong Utara (2018–2023) |
Wiraswasta | Penjabat Bupati Kayong Utara (2023–2024) |
Anggota DPRD Kabupaten Kayong Utara (2014–2019) |
| Partai Pengusung | Partai Pengusung | ||
| Golkar PPP PKB Gerindra | Hanura NasDem PAN Demokrat PKS Gelora Perindo PDI-P | ||
| Suara sah Pemilu Legislatif 2024 | Suara sah Pemilu Legislatif 2024 | ||
21.713 / 72.229 (30%)
|
49.954 / 72.229 (69%)
| ||
| Kursi DPRD Kabupaten Kayong Utara | Kursi DPRD Kabupaten Kayong Utara | ||
9 / 25 (36%)
|
16 / 25 (64%)
| ||
| Visi | Visi | ||
| "Terwujudnya Kayong Utara sebagai Komunitas yang Religius, Cerdas, Sehat, Sejahtera, dan Berdaya Saing akan Dicapai Melalui Perbaikan Menyeluruh dalam Berbagai Aspek Kehidupan Masyarakat." | "Kayong Utara Milik Bersama, Terwujudnya Kabupaten Kayong Utara yang Religius, Sehat, Cerdas, dan Sejahtera." | ||
| Misi | Misi | ||
|
| ||
Hasil rekapitulasi
| Calon | Pasangan | Partai | Suara | % | |
|---|---|---|---|---|---|
| Effendi Ahmad | Sartono | Golkar | 26.494 | 47.53 | |
| Romi Wijaya | Amru Chanwari | Hanura | 29.247 | 52.47 | |
| Jumlah | 55.741 | 100.00 | |||
| Suara sah | 55.741 | 96.59 | |||
| Suara tidak sah/kosong | 1.966 | 3.41 | |||
| Jumlah suara | 57.707 | 100.00 | |||
| Pemilih terdaftar/tingkat partisipasi | 90.008 | 64.11 | |||
| Sumber: Keputusan KPU Kabupaten Kayong Utara No. 534 Tahun 2024 | |||||
Penetapan pasangan calon terpilih
Pasangan calon nomor urut 2, Romi Wijaya dan Amru Chanwari ditetapkan sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kayong Utara terpilih oleh KPU Kabupaten Kayong Utara pada tanggal 9 Januari 2025 berdasarkan Keputusan KPU Kabupaten Kayong Utara No. 9 Tahun 2025.
Pelantikan pasangan calon terpilih
Romi Wijaya dan Amru Chanwari resmi dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kayong Utara periode 2025–2030 di Istana Negara pada 20 Februari 2025 oleh Presiden RI, Prabowo Subianto, bersamaan dengan 480 pasangan kepala daerah lainnya termasuk Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Barat dan 13 kepala daerah kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Barat.[6]
Referensi
- ^ Catat! Pemilu 2024 Digelar 14 Februari, Pilkada 27 November. CNBCIndonesia.com. Diakses 1 Juni 2022
- ^ Fadhil, Haris. "5 Putusan MK: Parpol Tanpa Kursi Bisa Usung Calon hingga Syarat Usia". detiknews. Diakses tanggal 2024-09-17.
- ^ Smit, Aidin. "Pemilu 2024 Semakin Dekat: Berikut Rincian DPT 14 Kabupaten dan Kota di Kalbar, Kayong Utara dengan Jumlah Pemilih Paling Sedikit - Prokhatulistiwa - Halaman 5". Pemilu 2024 Semakin Dekat: Berikut Rincian DPT 14 Kabupaten dan Kota di Kalbar, Kayong Utara dengan Jumlah Pemilih Paling Sedikit - Prokhatulistiwa - Halaman 5. Diakses tanggal 2025-06-22.
- ^ Putusan MK No. 60/PUU-XXII/2024
- ^ "PKPU Pilkada Merujuk Putusan MK Disetujui DPR, Ini Poin-poinnya". SINDOnews Nasional. Diakses tanggal 2024-09-17.
- ^ "Daftar Lengkap 481 Kepala Daerah yang Bakal Dilantik 20 Februari, Ini Nama-namanya". SINDOnews Nasional. Diakses tanggal 2025-06-21.
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.










