Kapel Santa Maria, Juanda

Kapel Santa Maria
Kapel Santa Maria, Stasi Juanda
Kapel Santa Maria, Juanda
PetaKoordinat: 6°9′57.50842″S 106°49′29.34898″E / 6.1659745611°S 106.8248191611°E / -6.1659745611; 106.8248191611
Informasi umum
LokasiJakarta Pusat, Jakarta
NegaraIndonesia
DenominasiGereja Katolik Roma
Arsitektur
StatusKapel biara Ursulin dan KB-TK, SD, SMP, SMK Santa Maria[1]
Status fungsionalAktif
Administrasi
ParokiKatedral
DekenatJakarta Pusat
Keuskupan AgungJakarta
Klerus
Uskup AgungIgnatius Kardinal Suharyo

Kapel Santa Maria adalah sebuah kapel Katolik yang terletak di kompleks persekolahan Santa Maria, Jakarta Pusat, Jakarta. Kapel ini berada dalam naungan Keuskupan Agung Jakarta dan didedikasikan kepada Santa Maria. Kapel ini merupakan kapel bagi biara Ursulin serta bagi siswa-siswi KB-SMK Santa Maria[1]

Sejarah

Berdirinya Kapel Santa Maria erat kaitannya dengan berdirinya biara di kompleks tersebut. Sejarah dimulai pada tanggal 7 Februari 1856, ketika rombongan tujuh biarawati Ursulin asal Rotterdam, Belanda menginjakkan kaki untuk pertama kalinya di Batavia (sekarang Jakarta).[2] Mereka kemudian menempati bangunan bekas benteng Rijswijk yang sempat diperbaiki atas perintas Daendels pada tahun 1810. Benteng tersebut berada di Noordwijk Straat 29, yang saat ini menjadi Jalan Juanda No. 29.[2] Kedatangan para biarawati tersebut telah dinantikan oleh Vikaris Apostolik Batavia yang kala itu menjabat, Mgr. Petrus Maria Vrancken.[2]

Pada akhir tahun 1853, Mgr. Vrancken membeli sebidang tanah yang cukup luas di kawasan tersebut, dengan harga 30.000 gulden, bekas dari Elisabeth Adriana Roseboom, seorang janda dari mendiang Jeremias Schill, pemuka Freemason.[2] Tanah yang cukup luas tersebut kemudian difungsikan sebagai kompleks biara dan sekolah. Setelah sekolah dibuka pada tahun 1856 sebagai sekolah khusus putri, kegiatan persekolahan berkembang pesat. Pada tahun 1891, sekolah tersebut menjadi sekolah formal dengan nama Sekolah Kepandaian Putri (Meijes Never Heid School).[2]

Akibat pesatnya perkembangan kegiatan pendidikan di lokasi tersebut, para suster Ursulin sepakat untuk memperluas lahan guna mendukung kegiatan persekolahan dan biara. Pada awal 1874, seorang tetangga yang memiliki sebidang tanah di lokasi bersebelahan dengan biara tersebut meninggal dunia.[2] Rumah tersebut kemudian dijual dan dibeli oleh para suster Ursulin. Halaman rumah tersebutlah yang kemudian menjadi cikal-bakal berdirinya Kapel Santa Maria hingga saat ini.[2]

Renovasi

Pada tahun 1923, kapel dibongkar dan diperluas dengan interior dibuat jauh lebih sederhana. Namun, kaca-kaca patri jendela, terutama di atas altar, tetap dipertahankan. Restorasi bangunan dikerjakan biro arsitek ternama, Hulswit Fermont, Ed Cuypers dan selesai dalam waktu 10 bulan.[2]

Jadwal Peribadatan

Misa diadakan di Kapel Santa Maria, Juanda pada:

  • Setiap Hari Minggu, pukul 07.00 pagi untuk minggu pertama dan minggu ketiga tiap bulannya, serta
  • Setiap Hari Sabtu, pukul 18.00 sore untuk minggu kedua, keempat dan kelima tiap bulannya.

Galeri

Eksterior

Interior

Fasilitas Lainnya

Lihat juga

Referensi

  1. ^ a b Kapel Santa Maria. "Kapel Santa Maria".
  2. ^ a b c d e f g h Arbi, Ivany (26 Desember 2022). "Menelusuri Sejarah Biara Ursulin Santa Maria, Bangunan Penanda Kebangkitan Kaum Hawa".

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement