Gereja Santo Yohanes Paulus II, Rawalumbu
| Gereja Santo Yohanes Paulus II | |
|---|---|
| Gereja Santo Yohanes Paulus II, Stasi Rawalumbu | |
Gereja Santo Yohanes Paulus II, Rawalumbu pada November 2025 | |
| Informasi umum | |
| Lokasi | Jalan Kemuning V, Bojong Menteng, Rawalumbu, Bekasi, Jawa Barat |
| Negara | Indonesia |
| Denominasi | Gereja Katolik Roma |
| Situs web | arnoldusbekasi |
| Sejarah | |
| Dedikasi | Santo Paus Yohanes Paulus II |
| Tanggal konsekrasi | 26 Oktober 2025 |
| Arsitektur | |
| Status | Gereja stasi |
| Status fungsional | Aktif |
| Peletakan batu pertama | 10 Januari 2021[1] |
| Administrasi | |
| Paroki | Bekasi |
| Dekenat | Bekasi |
| Keuskupan Agung | Jakarta |
| Provinsi | Jakarta |
| Klerus | |
| Uskup Agung | Ignatius Kardinal Suharyo |
Gereja Santo Yohanes Paulus II adalah sebuah gereja stasi Katolik yang berlokasi di Kota Bekasi, Jawa Barat, Indonesia. Gereja ini berada di bawah pengelolaan Keuskupan Agung Jakarta. Secara parokial, Gereja ini merupakan gereja stasi di bawah naungan Paroki Bekasi. Gereja Santo Yohanes Paulus II dinamai menurut Paus Gereja Katolik ke-264, Santo Paus Yohanes Paulus II. Gereja ini berada dalam reksa pastoral para imam Serikat Sabda Allah (SVD) yang bertugas di Paroki Bekasi.
Sejarah

Pembangunan Gereja Santo Yohanes Paulus II dimulai sejak tahun 2021, setelah proses panjang untuk meraih Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Peletakan batu pertamanya dilaksanakan pada 10 Januari 2021.[2] Pada acara peletakan batu pertama tersebut, turut hadir Uskup Agung Jakarta, Ignatius Kardinal Suharyo serta Walikota Bekasi, Rahmat Effendi.[3] Gereja ini dibangun berdampingan dengan kompleks persekolahan dan Yayasan Pendidikan Santa Lusia Bekasi.[4] Pada tanggal 22 November 2024, Pejabat Walikota Bekasi yang kala itu menjabat, Gani Muhamad menyatakan komitmen dan dukungannya demi kelancaran pembangunan gereja ini.[5]
Adapun pembangunan gereja ini memakan waktu kurang lebih empat tahun. Pada tanggal 26 Oktober 2025, Uskup Agung Jakarta, Ignatius Kardinal Suharyo memberkati gereja yang sudah jadi ini.[4] Turut hadir pula saat pemberkatan gereja, Wakil Walikota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe.[6]
Deskripsi
Gereja ini mampu menampung lebih dari 2000 umat saat Misa, dengan mengisi seluruh panti umat baik di interior utama gereja, serta aula tambahan. Bangunan gereja ini merupakan bangunan dua lantai dengan jalur aksesibel menuju panti umat utama untuk kaum disabilitas.
Eksterior
Fasad gereja ini berbentuk segitiga simetris, menyerupai sebuah rumah besar. Di depan segitiga putih tersebut, terdapat foyer persegi panjang dengan langgam hitam, menunjukkan ciri arsitektur modernis. Pada fasad tersebut terpatri sebuah jendela kaca dengan potret Paus Yohanes Paulus II, santo pelindung gereja dan stasi ini. Pada bagian samping gereja, terdapat rentetan jendela kayu serta pintu-pintu yang dapat diakses umat.
-
Tampak samping kanan gereja -
Tampak sudut depan gereja -
Jendela kaca patri utama gereja, menggambarkan Santo Paus Yohanes Paulus II
Interior
Sebagaimana pada umumnya sebuah gereja, terdapat dua bagian utama di interior gereja ini, yaitu panti umat dan panti imam. Panti umat utama di lantai dasar dapat menampung lebih dari 1000 umat dalam posisi duduk. Sementara itu, terdapat juga panti umat di balkon, serta panti paduan suara dengan balkon khusus di sebelah kanan Altar.
-
Panti umat lantai dasar -
Panti umat dilihat dari balkon -
Panti umat di balkon -
Panti paduan suara
Panti imamnya dihiasi dengan ornamen-ornamen kayu serta lantai marmer bercorak hijau. Altarnya terbuat dari marmer putih. Di bagian atas salib, terdapat jendela kaca patri menggambarkan Yesus Kristus dengan para bala malaikat surgawi.
-
Panti imam -
Altar
Di dalam bangunan utama, terdapat patung-patung rohani seperti Patung Hati Kudus Yesus, Patung Maria, Ratu Surga serta replika Patung Pieta.
-
Patung Hati Kudus Yesus -
Patung Maria Ratu Surga -
Pieta
Fasilitas lainnya
Gereja ini memiliki berbagai ruangan di lantai dasar yang dapat digunakan untuk menunjang kegiatan umat. Terdapat sebuah aula, yaitu Aula Santo Fransiskus yang juga digunakan sebagai panti umat tambahan jika panti umat utama di lantai atas sudah penuh. Terdapat juga sebuah Kapel Adorasi, Ruang Santo Padre Pio dan Ruang Santa Faustina yang bersifat serbaguna. Terdapat sebuah Plaza Kebangsaan di depan Aula gereja.
-
Aula -
Kapel Adorasi -
Plaza Kebangsaan
Peribadatan
Per Januari 2026, Misa atau Ibadah mingguan dilaksanakan setiap hari Sabtu sore pukul 18.00 dan hari Minggu pagi pukul 07.00. Adapun, Misa Jumat Pertama diadakan pada Hari Jumat pertama setiap bulannya pukul 18.00.
Referensi
- ^ "Tentang Stasi Yohanes paulus II". November 2024. Diakses tanggal 30 November 2025 2025.
- ^ "Pj Wali Kota Bekasi Resmikan Gereja Santo Yohanes Paulus II di Rawalumbu". 23 November 2024. Diakses tanggal 30 November 2025 2025.
- ^ "Walikota Bekasi, Saat Peletakan Batu Pertama Gereja Santo Yohanes Paulus II: Tidak Àda Mayoritas dan Minoritas". 10 Januari 2021. Diakses tanggal 30 November 2025.
- ^ a b "Momen Bersejarah, Gereja St. Yohanes Paulus II Diberkati Uskup Agung Jakarta". 27 Oktober 2024. Diakses tanggal 30 November 2025 2025.
- ^ "Pj. Wali Kota Bekasi Resmikan Gereja Santo Yohanes Paulus II sebagai Wujud Komitmen Keberagaman". 23 November 2024. Diakses tanggal 30 November 2025 2025.
- ^ "Wakil Wali Kota Bekasi Hadiri Pemberkatan Gereja Santo Yohanes Paulus II, Tegaskan Pentingnya Toleransi dan Kebersamaan". 27 Oktober 2025. Diakses tanggal 30 November 2025 2025.
Lihat pula
Pranala luar
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.




