Gereja Santo Bartolomeus, Taman Galaxi

Gereja Santo Bartolomeus
Gereja Santo Bartolomeus, Paroki Taman Galaxi
Gereja Santo Bartolomeus, Taman Galaxi pada November 2025
PetaKoordinat: 6°16′6.6072″S 106°58′24.1320″E / 6.268502000°S 106.973370000°E / -6.268502000; 106.973370000
Informasi umum
LokasiVilla Galaxy, Jl. Gardenia Utara, Jakasetia, Bekasi Selatan, Bekasi, Jawa Barat
NegaraIndonesia
DenominasiGereja Katolik Roma
Arsitektur
StatusGereja paroki
Status fungsionalAktif
Administrasi
ParokiTaman Galaxi
DekenatBekasi
Keuskupan AgungJakarta
ProvinsiJakarta
Klerus
Uskup AgungIgnatius Kardinal Suharyo

Instagram: komsos.sanbarto Modifica els identificadors a Wikidata

Gereja Santo Bartolomeus adalah sebuah gereja paroki Katolik yang berlokasi di Kota Bekasi, Jawa Barat, Indonesia. Gereja ini berada di bawah pengelolaan Keuskupan Agung Jakarta. Secara parokial, Gereja ini merupakan Paroki Taman Galaxi. Gereja Santo Bartolomeus dinamai menurut Santo Bartolomeus, salah seorang dari dua belas rasul Yesus. Gereja ini berada dalam reksa pastoral tarekat Serikat Sabda Allah (SVD).

Sejarah

Wilayah Gereja Santo Bartolomeus awalnya merupakan bagian dari Paroki Bekasi. Pada tahun 1992, dimulailah rencana untuk membangun suatu gereja di Bekasi Selatan untuk mengurangi kepadatan saat peribadatan di Gereja Santo Arnoldus Janssen. Lokasi tanah yang didapatkan ialah kawasan perumahan Taman Galaxy. Izin mendirikan bangunan diterbitkan pada 14 Desember 1994.[1]

Paroki Taman Galaxi berdiri pada tanggal 20 September 1995,[2] sebagai paroki ke-50 di KAJ. Gedung gereja mulai dapat digunakan pada 18 Agustus 1996, sebelum akhirnya diberkati pada 5 April 1997 oleh Uskup Agung Jakarta, Julius Kardinal Darmaatmadja, S.J. Pada hari itu, gereja juga diresmikan Wali Kotamadya Kepala Daerah Tingkat II Bekasi, Drs. H. Khailani AR.[3]

Pada tahun 2000, pembangunan pastoran dimulai. Pembangunan pastoran memakan waktu satu tahun. Pada tahun 2003, dimulai pembangunan Gedung Karya Pastoral. Gedung tersebut selesai pada tahun 2006. Sejak akhir tahun 2004, lonceng gereja mulai digunakan. Pada lonceng itu terdapat kata-kata Soli Deo Gloria yang berarti "Segala kemuliaan hanya bagi Allah". Menara dan lonceng tersebut diresmikan pada tanggal 23 Desember 2024 oleh Pastor Alexius Dato Lelang Wayan, S.V.D. Lonceng tersebut berasal dari Jerman dan memiliki berat 406 kg.[4]

Bangunan

Di dalam gedung utama gereja, terdapat dua lantai, yakni lantai dasar dan balkon. Kapasitas gereja direncanakan mampu menampung 1.050 orang. Pada lantai dasar terdapat panti imam dan juga altar, serta dua buah patung, yakni patung Hati Kudus Yesus dan patung Bunda Maria dari Lourdes. Di dekat lokasi Patung Bunda Maria, juga terdapat ruang adorasi.

Balkon gereja juga digunakan untuk menampung umat saat pelaksaaan kegiatan liturgis. Dari balkon gereja, terlihat lebih jelas kaca patri yang terletak di pintu utama gereja.

Pada bagian luar gereja, terdapat Gua Maria yang diberi nama Taman Bunda Maria Ratu Damai. Di samping gedung utama gereja, terdapat juga gedung karya pastoral. Pada bagian luar gereja, juga terdapat menara dan lonceng gereja, serta patung Santo Bartolomeus sebagai pelindung gereja.

Dalam rangka merayakan Tahun Yubileum 2025, Gereja Santo Bartolomeus juga turut memasang Porta Sancta atau Pintu Suci pada pintu utama gereja.

Galeri

Eksterior
Interior
Fasilitas penunjang

Referensi

  1. ^ "Paroki Santo Bartolomeus dalam Perjalanan Waktu". 30 Januari 2012. Diakses tanggal 18 Juni 2024.
  2. ^ Chrisyantia, Karina (15 September 2019). "Paroki St Bartolomeus Taman Galaxi : Peka pada Lingkungan Sekitar". Diakses tanggal 18 Juni 2024.
  3. ^ "Irjen (Pur) Alex Bambang Dikenal Dermawan dan Aktif di Gereja". Tribunnews.com. 16 Juni 2024. Diakses tanggal 18 Juni 2024.
  4. ^ "Meniti Jejak 20 Tahun Perjalanan Penuh Syukur Gereja St. Bartolomeus, Paroki Taman Galaxi". 13 Oktober 2019. Diakses tanggal 18 Juni 2024.

Lihat juga

Pranala luar

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement