Nawadurga
Nawadurga (Dewanagari: नवदुर्गा; IAST: Navadurgā) adalah sembilan macam wujud Dewi Durga dalam agama Hindu,[1][2] terutama disembah saat perayaan Nawaratri dan Durgapuja.[3] Sembilan dewi ini biasanya dipuja sebagai seorang dewi yang tunggal, khususnya oleh umat aliran Sakta dan Saiwa dalam agama Hindu.[4]
Anggota
| No. | Wujud | Nama | Wahana | Tingkatan[A] | Mantra | Ciri | Ref |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 1. | Sailaputri
"Putri [Penguasa] Gunung" |
Lembu Nandini | Parwati dalam masa kanak-kanaknya dengan kekuatan Durga | ॐ देवी शैलपुत्र्यै नमः | Memakai sedikit perhiasan dan berbusana warna merah atau merah muda; memiliki dua lengan, masing-masing membawa trisula dan teratai; menaiki lembu. | [6] | |
| 2. | Brahmacarini
"Dewi Pertarakan dan Pertapaan" |
tidak ada | Durga dalam fase menjalani pertarakan atau tapa brata. | ॐ देवी ब्रह्मचारिण्यै नम: | Berbusana seperti petapa wanita, dengan kalung rudraksa; memiliki dua lengan, masing-masing membawa tasbih dan sendok upacara. | [7] | |
| 3. | Candraganta
"Penghancur Makhluk Jahat" |
Macan | Durga dalam wujud Sakti. | ॐ देवी चंद्रघण्टायै नम: | Memiliki sepuluh lengan; sembilan lengan memegang trisula, gada, busur, panah, teratai, pedang, genta, dan kamandalu, sementara satu tangan dalam posisi mudra memberkati; menaiki macan yang garang. | [8] | |
| 4. | Kusmanda
"Dewi Telur Semesta" |
Singa | Durga dalam wujud Mahasakti. | ॐ ऐं ह्रीं क्लीं कूष्मांडायै नम: | Memiliki delapan lengan; enam lengan memegang cakram, gada, teratai, busur-panah, pedang, dan tasbih, sementara dua lengan lainnya memegang kendi madu dan kamandalu; mengendarai singa. | [9] | |
| 5. | Skandamata
"Dewi Para Ibu dan Anak-anak" |
Durga dalam fase sebagai ibu. | ॐ देवी स्कन्दमातायै नम: | Memiliki empat lengan; dua lengan memegang teratai, satu lengan memegang putranya (Kartikeya) dan tangan yang lain dalam posisi memberkati umatnya; mengendarai singa. | [10] | ||
| 6. | Katyayani
"Dewi Kekuatan" |
Durga dalam posisi sebagai petarung. | ॐ देवी कात्यायन्यै नम: | Memakai banyak perhiasan di sekujur tubuhnya; berbusana hijau atau merah muda; memiliki empat lengan yang membawa pedang, perisai, trisula, dan teratai; mengendarai singa yang garang. | [11] | ||
| 7. | Kalaratri
"Dewi Keberuntungan dan Keberanian" |
Keledai | Durga dalam wujud sebagai penghancur. | ॐ देवी कालरात्र्यै नम: | Memiliki mata merah menyala dan berambut acak-acakan; memakai kalung tengkorak; memiliki empat lengan yang membawa trisula, pedang, bajra, dan cawan; mengendarai keledai. | [12] | |
| 8. | Mahagauri
"Dewi Kecantikan dan Kewanitaan" |
Banteng | Durga dalam fase penyembuhan. | ॐ देवी महागौर्यै नम: | Memiliki empat lengan, masing-masing membawa trisula, damaru, dan teratai merah muda, sedangkan satu tangan lagi dalam posisi mudra memberi perlindungan; mengendarai banteng putih. | [13] | |
| 9. | Sididatri
"Dewi Kekuatan Gaib (siddhi)" |
Teratai | Durga dalam tahap mencapai wujud tertinggi dan terkuat sebagai Mahasakti. | ॐ ऐं ह्रीं क्लीं सिद्धिदात्र्यै नम: | Memiliki empat lengan yang membawa cakra, sangka, teratai, dan gada; duduk bersila di atas teratai. | [14] |
Catatan
- ^ Parvati has been described in the nine stage in nine different depiction, where she become the Maha Shakti in last stage of Siddhidhatri, after gaining Siddhis.[5]
Referensi
- ^ J. Gordon Melton; Baumann, Martin (2010). Religions of the World: A Comprehensive Encyclopedia of Beliefs and Practices, 2nd Edition. ABC-CLIO. hlm. 2600–2602. ISBN 978-1-59884-204-3.
- ^ Amazzone 2010, hlm. 184.
- ^ Ramachandran 2020, hlm. 67.
- ^ Sharma 2021, hlm. 73.
- ^ Ramachandran 2020, hlm. 23.
- ^ Ramachandran 2020, hlm. 29-30.
- ^ Mittal 2006, hlm. 63.
- ^ Ostor 2004, hlm. 34.
- ^ Ramachandran 2020, hlm. 48-51.
- ^ Mishra 1989, hlm. 36.
- ^ Sivkishen 2016, hlm. 176.
- ^ Ramachandran 2020, hlm. 68, 70.
Daftar pustaka
- "Navratri 2021: What are the nine forms of Maa Durga and the special prasad offered to them". The Times of India (dalam bahasa Inggris). 7 October 2021. Diakses tanggal 2021-12-31.
- Ramachandran, Nalini (2020). Nava Durga: The Nine Forms of the Goddess (dalam bahasa Inggris). Penguin Books. ISBN 978-93-5305-981-1.
- Amazzone, Laura (2010). Goddess Durga and Sacred Female Power (dalam bahasa Inggris). University Press of America. ISBN 978-0-7618-5313-8.
- Ostor, Akos (2004). The Play of the Gods: Locality, Ideology, Structure, and Time in the Festivals of a Bengali Town (dalam bahasa Inggris). Orient Blackswan. ISBN 978-81-8028-013-9.
- Mishra, P. K. (1989). Culture, Tribal History, and Freedom Movement: Dr. N.K. Sahu Commemoration Volume (dalam bahasa Inggris). Agam Kala Prakashan.
- Pintchman, Tracy (2001). Seeking Mahādevī: Constructing the Identities of the Hindu Great Goddess (dalam bahasa Inggris). State University of New York Press. ISBN 9780791490495.
- Sharma, Vidya Sagar (2021). Mata Vaishno Devi (Prabhat Prakashan) (dalam bahasa Hindi). Prabhat Prakashan. ISBN 978-81-7315-903-9.
- Mittal, J. P. (2006). History Of Ancient India (a New Version) : From 7300 Bb To 4250 Bc (dalam bahasa Inggris). Atlantic Publishers & Dist. ISBN 978-81-269-0615-4.
- Sivkishen (2015). Kingdom of Shiva (dalam bahasa Inggris). Diamond Pocket Books Pvt Ltd. ISBN 978-81-288-3028-0.
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


