Aditi

Aditi
Dewi keabadian, ketidaksadaran, langit, dan kesuburan
Ilustrasi Aditi dan Dewa Brahma (kiri).
Genderwanita
AfiliasiDewi, Sakti
PustakaRegweda, Purana, Ramayana, Mahabharata
Senjatapedang, trisula
Wahanaayam jantan
Dewa/dewi terkaitAdiparasakti
KepercayaanHinduisme
Keluarga
Orang tua
SaudaraDiti, Kadru, Winata, Sati, Swaha, Rohini, Rewati, Danu, Muni, dan lainnya.
SuamiKasyapa
Anakpara Aditya (Indra, Parjanya, Angsuman, Martanda, Surya [Wiwaswat], Baga, Baruna, Mitra, Aryaman, Sawitar, Data, dan Wamana)

Aditi (Dewanagari: अदिती; ,IASTAditī, अदिती) adalah ibu para dewa dalam kepercayaan agama Hindu. Ia merupakan istri bagi Resi Kasyapa. Menurut kitab Purana, ia merupakan salah satu putri Daksa dan Pancajani. Keturunan Aditi disebut dengan Aditya (12 dewa matahari), para Rudra, dan para Basu.

Para Aditya sering bertengkar dengan para Detya, yang merupakan saudara tiri mereka. Pemimpin para Detya bernama Mahabali, yang senang mengumumkan perang terhadap para dewa. Ia menyerang kediaman Indra dan mengusir para dewa yang ada di sana. Karena tidak tahan melihat penderitaan anaknya, Aditi memohon bantuan Wisnu dengan cara bertapa selama ribuan tahun. Wisnu terkesan dengan tapa yang dilakukan oleh Aditi lalu menampakkan diri untuk menanyakan permohonan Aditi. Aditi memohon agar Wisnu bersedia mengalahkan Mahabali dan memulihkan Triloka (tiga dunia) dari penjajahan para raksasa. Permohonan tersebut dikabulkan oleh Wisnu. Ia menjelma sebagai putra Aditi, yang dikenal sebagai Wamana, atau brahmana kecil.

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement