Hidangan India-Indonesia
| Artikel ini merupakan bagian dari seri |
| Hidangan Indonesia |
|---|
|
Bahan |
|
Persiapan dan memasak |
|
Perayaan dan festival |
|
Masakan terkait |
|
Lihat pula |
|
|
| Artikel ini adalah bagian dari serial |
| Masakan India |
|---|
|
Masakan Regional
|
|
Bahan / jenis makanan |
|
Lihat pula |
Masakan India-Indonesia adalah masakan Indonesia yang dipengaruhi oleh kultur kuliner India—terjadi akulturasi budaya antara kultur kuliner Indonesia dengan kuliner India. Masakan ini biasanya mirip dengan masakan India, masakan India-Malaysia, dan masakan India-Singapura. Awal mula lahirnya adalah ketika orang India (terutama etnis Tamil, Punjabi, dan Gujarati) bermigrasi ke Indonesia. Penggunaan bawang bakung, ketumbar, jintan, jahe, mentega, chatni, susu sapi, susu mentega, yogurt, dan minyak samin dalam masakan Indonesia merupakan bentuk pengaruh masakan India.[1]
Daftar masakan India-Indonesia
- Acar
- Nasi Rendang
- Ayam mentega
- Ayam tandoori
- Chapati
- Gulai
- Idli
- Kari
- Kheer
- Laddu
- Laksa
- Kue apem
- Kue putu
- Martabak
- Martabak kubang
- Mi aceh
- Naan
- Nasi biryani
- Putu mayang
- Roti canai
- Roti tisu
- Rujak India
- Samosa
- Soto betawi
- Teh tarik
- Thosai
Galeri
-
Ayam tandoori -
Idli kukus
-
Kari kambing bersama roti canai -
Kue putu -
Martabak
-
Naan -
Putu mayang
-
Roti tisu -
Samosa
Lihat pula
Referensi
- ^ Menurut sejarawan Fadly Rahman dalam Jejak Rasa Nusantara (2016)
| Kelompok etnolinguistik | |
|---|---|
| By states | |
| Tokoh India Malaysia | |
| Budaya | |
| Etnis terkait | |
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


