Tegalsari, Banyuwangi
Tegalsari | |||||
|---|---|---|---|---|---|
| Negara | |||||
| Provinsi | Jawa Timur | ||||
| Kabupaten | Banyuwangi | ||||
| Pemerintahan | |||||
| • Camat | Nanang Edi Mursidi, S.IP., MM. | ||||
| Populasi (2024) | |||||
| • Total | 54.374 jiwa | ||||
| Kode pos | 68491 | ||||
| Kode Kemendagri | 35.10.23 | ||||
| Kode BPS | 3510071 | ||||
| Luas | 65,23 km² | ||||
| Desa/kelurahan | 6 | ||||
| |||||
Tegalsari adalah salah satu kecamatan di Kabupaten Banyuwangi. Tegalsari terletak di selatan Kecamatan Genteng yang merupakan pusat ekonomi Banyuwangi barat. Tegalsari dimekarkan dari Kecamatan Gambiran pada tahun 2004 dan berpusat di Desa Tegalsari.[1] Salah satu kawasan terkenal di Tegalsari adalah Blokagung, sebuah dusun di Desa Karangdoro. Blokagung memiliki institusi pendidikan terkemuka yaitu Pondok Pesantren Darussalam Blokagung yang juga mengelola perguruan tinggi seperti Universitas KH. Mukhtar Syafaat Blokagung (UIMSYA) dan Politeknik Darussalam Blokagung (POLIDA).[2][3] Lokasi terkenal lainnya di Blokagung di antaranya Pasar Blokagung dan Bendung Karangdoro di Sungai Kalibaru. Bendung tersebut dibangun di zaman Belanda dan berjasa mengairi ribuan hektar sawah di kawasan Banyuwangi selatan.[4]
Geografi

Tegalsari adalah kecamatan di kawasan Banyuwangi barat. Wilayahnya berada di selatan Kecamatan Genteng. Geografi Tegalsari berupa dataran rendah yang didominasi areal persawahan dan dilintasi banyak saluran irigasi dan dam seperti Bendung Karangdoro. Tegalsari juga memiliki kawasan hutan jati yang cukup luas di tengah kecamatan dan dikelola oleh Perhutani. Perbatasan Tegalsari di sebelah barat dengan Siliragung dan Glenmore dipisahkan oleh Kali Baru.
Batas wilayah Kecamatan Tegalsari adalah sebagai berikut:[5]
| Utara | Kecamatan Genteng dan Kecamatan Gambiran |
| Timur | Kecamatan Gambiran |
| Selatan | Kecamatan Bangorejo dan Kecamatan Siliragung |
| Barat | Kecamatan Siliragung dan Kecamatan Glenmore |
Daftar desa dan dusun
Kecamatan Tegalsari terdiri dari 6 desa yang dibagi menjadi beberapa dusun / dukuh / lingkungan, yakni sebagai berikut:
| No. | Nama Desa | Nama Dusun atau Dukuh | Ref |
|---|---|---|---|
| 1 | Dasri | Krajan, Balokan, Sumbergayam, Sumberjati | [5] |
| 2 | Karangdoro | Karangdoro, Blokagung, Sumberagung | [5] |
| 3[a] | Karangmulyo | Kaligesing, Kalisuro, Sumberkembang Barat, Sumberkembang Timur | [5] |
| 4 | Tamansari | Krajan, Darungan, Polean | [5] |
| 5[b] | Tegalrejo | Bulurejo, Padangbulan, Tugurejo | [5] |
| 6 | Tegalsari | Krajan 1, Krajan 2, Campursari, Krasak, Mojoroto, Mojosari, Pekalongan | [5] |
Catatan
Kebudayaan
Bubak bumi

Bubak Bumi adalah tradisi rutin para petani Banyuwangi untuk mengawali musim tanam. Bubak bumi ini diikuti warga yang tinggal di 8 kecamatan yang dialiri Sungai Kalibaru yakni Kecamatan Tegalsari, Bangorejo, Pesanggaran, Siliragung, Cluring, Purwoharjo, Muncar, dan Tegaldlimo. Acara Bubak Bumi dipusatkan di Bendung Karangdoro, Kecamatan Tegalsari. Bendung Karangdoro sangat berkontribusi dalam mengairi ribuan hektar sawah di 8 kecamatan tersebut. Dalam sejarahnya, Bendung Karangdoro dibangun pemerintah Hindia Belanda pada tahun 1921. Namun meski dibangun pemerintah Hindia Belanda, tapi pimpinan proyeknya adalah orang Indonesia asli, Ir Sutedjo. Tradisi Bubak Bumi terdiri dari doa bersama, makan tumpeng bersama, serta prosesi menuangkan dawet ke aliran sungai dengan harapan agar air melimpah.[8]
Tempat terkenal

- Pasar Blokagung
- Pasar Ngandong
- Bendung Karangdoro
- Pura Bukit Amerta
- Puskesmas Tegalsari
Institusi pendidikan
- Pondok Pesantren Darussalam Blokagung - salah satu pondok pesantren terkemuka di Banyuwangi
- Universitas KH. Mukhtar Syafaat (UIMSYA Blokagung) - merupakan peningkatan status dari Institut Agama Islam Darussalam Blokagung.
- Politeknik Darussalam Blokagung (POLIDA) - merupakan peningkatan status dari Akademi Komunitas Darussalam (AKD) Blokagung.[9]
Tokoh terkenal
- KH Mukhtar Syafa’at - pendiri Pondok Pesantren Darussalam Blokagung, namanya sekarang diabadikan menjadi universitas di Kecamatan Tegalsari
Galeri
-
Bendung Karangdoro (1925) -
Kantor camat Tegalsari (2021)
Referensi
- ^ "Peraturan Daerah Kabupaten Banyuwangi Nomor 32 Tahun 2004 Tentang Pembentukan Kecamatan Tegalsari di Kabupaten Banyuwangi" (PDF).
- ^ Ali Sodiqin (2026-01-08). "Haul ke-36 KH Mukhtar Syafaat, Puluhan Ribu Jamaah Padati Ponpes Darussalam Blokagung". RADAR BANYUWANGI.
- ^ Salis Ali Muhyidin (2023-11-24). "IAIDA Blokagung Resmi Menjadi Universitas KH Mukhtar Syafaat". RADAR BANYUWANGI.
- ^ "Bendung Karangdoro Mampu Mengairi 16 Ribu Hektar Sawah 8 Kecamatan di Banyuwangi". KABAR BANYUWANGI. 2022-11-03.
- ^ a b c d e f g Kabupaten Banyuwangi Dalam Angka 2025. BPS Kabupaten Jember. 2025-02-28.
- ^ "Keputusan Gubernur Kepala Daerah Tingkat I Jawa Timur Nomor 108 Tahun 1997 tentang Pengesahan Pembentukan Desa Persiapan Karangmulyo Sebagai Pemecahan Desa Karangdoro Kec. Gambiran Kab. Banyuwangi Daerah Tingkat Ii Banyuwangi" (PDF).
- ^ "Keputusan Gubernur Kepala Daerah Tingkat I Jawa Timur Nomor 15 tahun 1999 tentang Pengesahan Pembentukan Desa Persiapan Tegalrejo Sebagai Pemecahan Desa Tegalsari Kec. Gambiran Kab. Daerah Tingkat Ii Banyuwangi" (PDF).
- ^ Ardian Fanani (2022-10-31). "Bubak Bumi, Tradisi Turun Temurun Petani Banyuwangi Jelang Masuk Musim Tanam". DETIK JATIM.
- ^ Muhamad Ikromil Aufa (2025-09-01). "Politeknik Darussalam Banyuwangi Resmi Berdiri, Kampus Teknik Berbasis Pesantren Penjawab Tantangan Dunia Industri". TIMES INDONESIA.
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.



