Licin, Banyuwangi
Licin | |||||
|---|---|---|---|---|---|
| Negara | |||||
| Provinsi | Jawa Timur | ||||
| Kabupaten | Banyuwangi | ||||
| Pemerintahan | |||||
| • Camat | Donny Arsilo Sofyan, SE. | ||||
| Populasi (2024) | |||||
| • Total | 31.074 jiwa | ||||
| Kode pos | 68454 | ||||
| Kode Kemendagri | 35.10.24 | ||||
| Kode BPS | 3510171 | ||||
| Luas | 169,25 km² | ||||
| Desa/kelurahan | 8 | ||||
| |||||
Licin adalah salah satu kecamatan di Kabupaten Banyuwangi. Licin merupakan pemekaran dari Kecamatan Glagah pada tahun 2004.[1] Kecamatan Licin terletak di lereng Pegunungan Ijen yang hijau dan sejuk, serta menjadi pusat pariwisata yang dilengkapi banyak penginapan. Beberapa obyek wisata unggulan di kecamatan ini diantaranya Taman Gandrung Terakota, Sendang Seruni, dan yang paling populer adalah Kawah Ijen.[2] Lokasi Licin di lereng Ijen membuat tanahnya menjadi subur sehingga banyak dimanfaatkan sebagai lahan perkebunan. Salah satu komoditas penting di Licin adalah aren yang banyak ditanam di beberapa desa seperti Banjar dan Kluncing. Desa tersebut dikenal sebagai sentra gula aren di Banyuwangi.[3]
Kawah Ijen terletak di ujung utara kecamatan dan berada di perbatasan Banyuwangi dengan Kabupaten Bondowoso. Sebelumnya sempat terjadi sengketa antara kedua kabupaten, tetapi diputuskan bahwa garis batas membelah kawah tersebut. Kawah Ijen merupakan danau vulkanik aktif dengan tingkat keasaman tinggi yang tidak hanya dikenal dengan keindahannya, tetapi juga karena adanya tambang belerang serta fenomena alam yaitu api berwarna biru.[4][5]
Geografi

Licin adalah kecamatan di Kabupaten Banyuwangi yang terletak di lereng Pegunungan Ijen sehingga geografinya didominasi dataran tinggi. Wilayahnya memanjang ke utara hingga Kawah Ijen yang berada tepat di perbatasan dengan Kabupaten Bondowoso. Licin merupakan akses utama menuju kawah tersebut dari arah Banyuwangi. Namun berbeda dengan jalur dari arah Bondowoso, jalur Ijen dari arah Licin jauh lebih berbahaya dengan tikungan yang tajam dan curam. Bahkan spot-spot mematikan di jalur ini mendapatkan nama khusus seperti Sengkan Erek-erek, Sengkan Saleh (Sengkan Gandrung), dan Sengkan Mayit. Tetapi jalur ini cukup ramai karena Banyuwangi memiliki akses yang mudah untuk wisatawan dari luar daerah, dengan adanya pesawat terbang maupun kereta api.[6]

Perbatasan Banyuwangi dengan Bondowoso di ujung utara dikenal dengan nama Paltuding yang menjadi area parkir kendaraan. Dari Paltuding, wisatawan kemudian dapat melanjutkan pendakian menuju Kawah Ijen. Kawah ini adalah ikon utama dari UNESCO Global Geopark Ijen yang berada di dua kabupaten. Kawah Ijen sendiri adalah Taman Wisata Alam (TWA) yang dikelola oleh Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Timur.[7] Kawah Ijen adalah danau vulkanik aktif yang dikelilingi oleh berbagai puncak di Pegunungan Ijen seperti Gunung Merapi dan Gunung Rante. Jalur menuju kawah dari arah Licin melewati hutan hijau yang masih terjaga keasriannya. Kecamatan Licin merupakan daerah yang subur sehingga cocok dijadikan sentra pertanian dan perkebunan. Beberapa komoditas utama di Licin diantaranya padi, kelapa, aren, cengkeh, kopi, dan pinus.
Batas wilayah Kecamatan Licin adalah sebagai berikut:[8]
| Utara | |
| Timur | Kecamatan Glagah |
| Selatan | Kecamatan Kabat |
| Barat | Kecamatan Songgon |
Daftar desa dan dusun
Kecamatan Licin terdiri dari 8 desa yang dibagi menjadi beberapa dusun / dukuh / lingkungan, yakni sebagai berikut:
| No. | Nama Desa | Nama Dusun atau Dukuh | Ref |
|---|---|---|---|
| 1 | Banjar | Krajan, Panggung, Putuk, Rembang, Salakan | [8] |
| 2 | Gumuk | Krajan, Kampunganyar, Leces, Tamansari | [8] |
| 3 | Jelun | Krajan, Ledok | [8] |
| 4 | Kluncing | Krajan, Bedengan, Pesucen, Simacan | [8] |
| 5 | Licin | Krajan, Benel, Blimbingsari, Glondok, Gumuk Batur, Karangan, Panggang, Plembon | [8][9] |
| 6 | Pakel | Krajan, Durenan, Sadang, Taman Glugo | [8] |
| 7 | Segobang | Krajan Barat, Krajan Timur, Banyucindih, Karangsari, Kayangan, Srampon | [8] |
| 8 | Tamansari | Krajan, Ampelgading, Blimbingsari, Jambu, Kebun Dadap, Sumberwatu, Tanah Los | [8][10] |
Tempat terkenal


- Pasar Licin
- Taman Wisata Alam (TWA) Kawah Ijen dan Pos Paltuding
- Taman Gandrung Terakota
- Sendang Seruni
- Air terjun Kedung Angin
- Erek-erek Geoforest
- Sriwulung Bike Park
- Banyu Kuwung
- Jambu Rest Area
- PT Bumi Rojo Koyo - produsen susu sapi perah modern
- Balai Diklat ASN Kabupaten Banyuwangi - dialihfungsikan sementara untuk Sekolah Rakyat
- Puskesmas Licin
Penginapan dan resto
- Grand Harvest Resort
- Lintang Luku Tent Resort
- Ijen Resort & Villas
- Kampoeng Joglo
- Jiwa Jawa Resort
Kuliner

Desa Banjar di Kecamatan Licin dihuni oleh Suku Osing yang memiliki kuliner khas yaitu Sego Lemeng dan Kopi Uthek. Sego lemeng adalah kudapan berupa nasi yang digulung dengan daun pisang. Gulungan nasi tersebut juga diisi oleh cacahan daging ayam serta ikan laut, kemudian gulungan nasi tersebut dimasukkan ke dalam bilah bambu dan dibakar. Aroma asap bambu yang meresap menciptakan rasa gurih dan sedap. Kuliner khas lainnya adalah kopi uthek yaitu cara penyajian kopi dengan potongan gula aren utuh. Gula aren digigit kemudian kopi diminum sehingga menciptakan sensasi minum kopi yang berbeda dari biasanya. Sego lemeng dan kopi uthek diperkenalkan ke masyarakat luas dengan adanya festival yang diadakan oleh Pemkab Banyuwangi.[11][12]
Galeri
-
Kantor Camat Licin -
Panen aren di Desa Banjar
Referensi
- ^ "Peraturan Daerah Kabupaten Banyuwangi Nomor 31 tahun 2004 tentang Pembentukan Kecamatan Licin di Kabupaten Banyuwangi" (PDF).
- ^ "Di Banyuwangi Kini Ada Taman Keren Ratusan Penari Gandrung di Persawahan". banyuwangikab.go.id. Pemerintah Kabupaten Banyuwangi. 2018-09-23.
- ^ Rizki Alfian (2022-12-30). "Sentra Gula Aren Dari Banyuwangi". KANAL DESA.
- ^ Silmi Nurul Utami (2025-07-20). "Kawah Ijen, Danau Paling Asam di Dunia yang Ada di Indonesia". KOMPAS.
- ^ Moh Bahri (2022-04-08). "Pengadilan Putuskan Kawah Ijen Milik Bondowoso dan Banyuwangi". TIMES INDONESIA.
- ^ Ardian Fanani (2022-12-23). "Hal yang Harus Diwaspadai Saat Lewat 3 Jalur Tengkorak Menuju Kawah Ijen". DETIK.
- ^ ksdae.kehutanan.go.id (2025-11-10). "BBKSDA Jatim perkuat Kemitraan Jelang Revalidasi Unesco Global Geopark 2026". KSDAE Kementerian Kehutanan.
- ^ a b c d e f g h i Kabupaten Banyuwangi Dalam Angka 2025. BPS Kabupaten Jember. 2025-02-28.
- ^ "PERATURAN KEPALA DESA NOMOR 3 TAHUN 2021 TENTANG SUSUNAN ORGANISASI DAN TATA KERJA PEMERINTAH DESA LICIN KECAMATAN LICIN KABUPATEN BANYUWANGI" (PDF).
- ^ Rossyda Priyadarshini, Maroeto, Wahyu Santoso (2020). "EKSPLORASI POTENSI PRODUK UNGGULAN PERTANIAN DAN KETERPADUANNYA MENDUKUNG DESA WISATA TAMANSARI (DEWI TARI)" (PDF). ABDIMAS BELA NEGARA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat. 1 (1). UPN Veteran Jawa Timur. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link)
- ^ Ardian Fanani (2018-08-27). "Uniknya Kopi Uthek, Kopi Khas Desa Banjar Banyuwangi". DETIK.
- ^ Sumarsono (2025-09-06). Gandi Lukmanto (ed.). "Festival Sego Lemeng Hidupkan Cita Rasa Khas Osing". RRI.
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.



