Pesanggaran, Banyuwangi
Pesanggaran | |||||
|---|---|---|---|---|---|
Penyu di Pantai Sukamade | |||||
| Negara | |||||
| Provinsi | Jawa Timur | ||||
| Kabupaten | Banyuwangi | ||||
| Pemerintahan | |||||
| • Camat | Andik Basuki, S.AB., M.Si. | ||||
| Populasi (2024) | |||||
| • Total | 58.008 jiwa | ||||
| Kode pos | 68489 | ||||
| Kode Kemendagri | 35.10.01 | ||||
| Kode BPS | 3510010 | ||||
| Luas | 802,5 km² | ||||
| Desa/kelurahan | 5 | ||||
| |||||
Pesanggaran adalah kecamatan di Kabupaten Banyuwangi yang terletak di ujung barat daya. Kecamatan ini berpusat di Desa Pesanggaran yang terdapat Pasar Pesanggaran.[1] 5 desa di Pesanggaran bagian timur dimekarkan menjadi Kecamatan Siliragung pada tahun 2004.[2] Pesanggaran dikenal dengan berbagai pantainya yang indah dan menjadi ikon pariwisata Banyuwangi seperti Pantai Rajegwesi, Pantai Pulau Merah, Teluk Hijau, dan lainnya. Pantai lainnya yaitu Pantai Mustika Pancer memiliki kampung nelayan dengan pelabuhan perikanan yang produktif.[3] Selain itu, juga terdapat Pantai Lampon yang menjadi lokasi Puslatpurmar 07/Lampon yaitu pusat pelatihan Marinir TNI-AL.[4] Pantai di Pesanggaran menjadi saksi terjadinya bencana tsunami tahun 1994 yang menewaskan lebih dari 200 jiwa. Terdapat tugu peringatan di Pancer untuk mengenang tragedi tersebut.[5]
Pesanggaran bagian barat terdapat Taman Nasional Meru Betiri yang sekaligus menjadi pembatas dengan Kabupaten Jember. Meru Betiri adalah kawasan konservasi dataran rendah yang terletak di dua kabupaten. Wilayahnya hijau dan masih asri, serta memiliki keanekaragaman hayati yang tinggi. Terdapat fauna seperti lutung jawa, merak, macan tutul, dan elang jawa. Di Banyuwangi, taman nasional ini berada di Desa Sarongan.[6] Desa ini memiliki salah satu kampung terpencil di Banyuwangi, yaitu Dusun Sukamade yang berada di tengah taman nasional.[7] Sukamade memiliki pantai yang indah dan merupakan lokasi yang banyak didatangi penyu untuk bertelur.[8]
Pesanggaran juga memiliki salah satu tambang emas dan tembaga terbesar di Indonesia yaitu Tambang Emas Tujuh Bukit atau Gunung Tumpang Pitu di Desa Sumberagung. Tambang ini dikelola oleh PT Bumi Suksesindo (BSI) di bawah Merdeka Copper Gold Group sejak tahun 2012. Tambang ini dianggap menimbulkan dampak negatif berupa kerusakan lingkungan serta konflik dengan warga lokal yang mengalami kerugian akibat banjir dan menurunnya produksi pertanian dan perikanan.[9][10]
Geografi

Pesanggaran adalah kecamatan yang terletak di barat daya Banyuwangi. Pesanggaran dengan kecamatan lainnya dipisahkan oleh sungai besar bernama Sungai Kalibaru yang bermuara di Laut Selatan, tepatnya di kawasan Pantai Lampon. Geografi Pesanggaran didominasi oleh kawasan perbukitan, tetapi juga banyak areal dataran rendah terutama di bagian timur serta dekat pantai. Bagian dataran rendah di kecamatan ini banyak dimanfaatkan untuk lahan pertanian dengan komoditas utamanya antara lain padi dan buah naga. Selain itu juga terdapat areal perkebunan seperti PTPN XII Kebun Sungailembu dan Sumberjambe yang banyak ditanami komoditas seperti tebu dan karet. Di tengah-tengah perkebunan tersebut terdapat kampung-kampung terpencil seperti Kampung Paal Empat, Paal Enam, dan Sumbergandeng.[11]
Batas wilayah Kecamatan Pesanggaran adalah sebagai berikut:[12]
| Utara | Kecamatan Siliragung dan Kecamatan Glenmore |
| Timur | Kecamatan Siliragung |
| Selatan | Samudera Hindia |
| Barat |
Daftar desa dan dusun
Kecamatan Pesanggaran terdiri dari 5 desa yang dibagi menjadi beberapa dusun / dukuh / lingkungan, yakni sebagai berikut:
| No. | Nama Desa | Nama Dusun / Dukuh / Lingkungan | Ref |
|---|---|---|---|
| 1[a] | Kandangan | Krajan, Kamplingan, Paal Empat, Paal Enam, Sumberbopong, Sumberdadi, Sumbergandeng, Sumberjambe, Sumberlangsep, Sumberwaringin | [12][11] |
| 2 | Pesanggaran | Krajan, Ringinagung, Ringinmulyo, Ringinsari | [12] |
| 3 | Sarongan | Krajan, Bayuran, Besaran, Kampung Baru, Kebon Minyak, Rajegwesi, Sukamade, Sumberwungu, Tetelan | [12] |
| 4 | Sumberagung | Kaliagung, Njepit, Pancer, Rejoagung, Roworejo, Silirbaru, Sungailembu, Umpang Karang | [12] |
| 5[b] | Sumbermulyo | Mulyoasri, Tembakur | [12] |
Catatan
Daftar desa persiapan
Desa persiapan berikut ini direncanakan akan menjadi desa definitif beberapa tahun ke depan. Desa ini adalah satu dari 6 desa baru di Banyuwangi yang dimekarkan tahun 2025.
| No. | Nama Desa | Keterangan | Nama Dusun / Dukuh / Lingkungan | Ref |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Pesanggaran Wetan | Pemekaran Desa Pesanggaran | Krajan, Ringinsari | [15] |
Tempat terkenal



Pariwisata
- Taman Nasional Meru Betiri
- Pantai Pulau Merah
- Teluk Hijau
- Pantai Mustika Pancer dan Pelabuhan Pancer
- Pantai Muara Mbaduk
- Pantai Lampon
- Pantai Wedi Ireng
- Pantai Rajegwesi
- Pantai Parang Kursi
- Pantai Sukamade
- Green Island
Lainnya
- Tambang Emas Tujuh Bukit atau Gunung Tumpang Pitu
- Pasar Pesanggaran
- Pasar Sarongan
- Puskesmas Pesanggaran
- Puskesmas Sumberagung
Militer
- Pusat Latihan Pertempuran 07/Lampon
- Pos Detasemen TNI AU Rajegwesi Sarongan
- Pos TNI AL (Posal) Pancer
Kebudayaan
Petik laut

Petik laut dan larung sesaji adalah tradisi yang dilaksanakan di berbagai wilayah pesisir Banyuwangi, salah satunya di kawasan Pantai Lampon di Kecamatan Pesanggaran. Ritual ini digelar setiap tanggal 1 Suro dalam penanggalan Jawa dan bertujuan agar nelayan diberi keselamatan dan hasil tangkapan yang melimpah. Prosesi dimulai dengan arak-arakan sesaji sejauh satu kilometer menuju Pantai Lampon. Sesaji yang dibawa berupa kepala sapi, berbagai hasil bumi, dan hasil laut. Sesajen kemudian dilarung ke tengah laut menggunakan perahu setelah doa bersama. Setelah ritual dilakukan, acara juga dimeriahkan dengan pertunjukkan seni seperti wayang kulit.[16]
Galeri
-
Kantor kecamatan Pesanggaran -
Salah satu jembatan penghubung ke Siliragung -
Sungai Kalibaru di perbatasan Siliragung -
Patung Penyu -
"Nderes" kelapa untuk diolah menjadi gula jawa -
Pos TNI AU Sarongan -
Pusat latihan Marinir di Lampon
Referensi
- ^ Fitri Anggiawati, Bilal Ramadhan (2025-07-28). "Pasar Pesanggaran Jadi Titik Awal Tour de Banyuwangi Ijen Etape Pertama". KOMPAS.
- ^ "Peraturan Daerah Kabupaten Banyuwangi Nomor 33 Tahun 2004 Tentang Pembentukan Kecamatan Siliragung".
- ^ Hendaru Tri Hanggoro (2020-05-16). "Petik Laut Pancer Kian Moncer". HISTORIA.
- ^ Masuki M. Astro (2015-07-02). "Komandan Korps Marinir Resmikan Puslatpur Lampon Banyuwangi". ANTARA JATIM.
- ^ Agung Sedana (2025-06-10). "Sejarah Banyuwangi: Pesta Ganja dan Tsunami 1994, Dia yang Selamat Berkat Nasehat Bapak". RADAR BANYUWANGI.
- ^ Jihan Navira (2025-12-03). "Dulu Rumah Harimau Jawa, Kini Meru Betiri Jadi Benteng Spesies Langka". DETIK JATIM.
- ^ Gareta Yoga Eka Wardani (2024-03-02). "Perjuangan Anak Kampung Terpencil di Dusun Sukamade untuk Sekolah, Air Sungai Meluap Lewati Jembatan Getek, Banjir Artinya Bolos Sekolah". RADAR BANYUWANGI.
- ^ Ulfa Arieza, Anggara Wikan Prasetya (2022-05-28). "Harga Tiket Masuk dan Cara Melihat Penyu di Pantai Sukamade Banyuwangi". KOMPAS.
- ^ Verda Nano Setiawan (2024-07-08). "Ada Bukit Penghasil Emas di Jawa Timur, Ini Pemiliknya". CNBC.
- ^ Wahyu Eka Styawan (2024-06-07). "Kesaksian Warga Terdampak Tambang Tumpang Pitu: Tambang Bawa Sengsara". MONGABAY.
- ^ a b Rizki Alfian Restiawan (2022-11-29). "2 Jembatan Putus akibat Banjir, Warga 6 Kampung di Banyuwangi Terisolasi". KOMPAS.
- ^ a b c d e f Kabupaten Banyuwangi Dalam Angka 2025. BPS Kabupaten Jember. 2025-02-28.
- ^ "KEPUTUSAN GUBERNUR KEPALA DAERAH TINGKAT I JAWA TIMUR NOMOR 18 TAHUN 1997 TENTANG PENETAPAN DESA PERSIAPAN KANDANGAN MENJADI DESA KANDANGAN KECAMATAN PESANGGARAN KABUPATEN DAERAH TINGKAT II BANYUWANGI" (PDF).
- ^ "KEPUTUSAN GUBERNUR KEPALA DAERAH TINGKAT I JAWA TIMUR NOMOR 19 TAHUN 1997 TENTANG PENETAPAN DESA PERSIAPAN SUMBERMULYO MENJADI DESA SUMBERMULYO KECAMATAN PESANGGARAN KABUPATEN DAERAH TINGKAT II BANYUWANGI" (PDF).
- ^ "PERATURAN BUPATI BANYUWANGI NOMOR 26 TAHUN 2025 TENTANG PEMBENTUKAN DESA PERSIAPAN PESANGGARAN WETAN KECAMATAN PESANGGARAN" (PDF).
- ^ Sumarsono (2025-06-28). "Petik Laut Lampon Banyuwangi, Warisan Laut Penuh Berkah". RRI.
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.



