Subsubkomentar (Theravāda)
| Anuṭīkā | |
|---|---|
| Jenis | Kitab subsubkomentar Kitab subkomentar Kitab parakanonis |
| Induk | Sastra Pāli |
| Mengomentari | Ṭīkā; Aṭṭhakathā; Tipiṭaka |
| Singkatan | -nṭ; -anṭ; anuṭ |
| Bagian dari seri tentang |
| Buddhisme Theravāda |
|---|
| Buddhisme |
Kitab-kitab subsubkomentar (Pali: anuṭīkā), juga dikenal sebagai subsub-ulasan, subsub-penjelas-makna, dan subsubtafsir, merujuk pada berbagai kitab akademis yang disusun oleh para biku terpelajar untuk lebih memperjelas atau mengelaborasi ṭīkā (subkomentar) yang ada.[1] Kitab-kitab ini dianggap sebagai tingkat keempat dalam eksegesis (tradisi tafsir) kanonik/kitabiah Theravāda, setelah Tripitaka Pali, kitab-kitab komentar (aṭṭhakathā), dan kitab-kitab subkomentar (ṭīkā). Kitab-kitab anuṭīkā (subsubkomentar) umumnya dikategorikan sebagai bagian dari ṭīkā (subkomentar). Jika anuṭīkā eksis, maka ṭīkā awal dari kitab yang disubkomentari kadang-kadang disebut sebagai mūlaṭīkā (subkomentar akar). Contohnya adalah kitab Dhammasaṅgaṇī-mūlaṭīkā yang mengomentari Dhammasaṅgaṇī-aṭṭhakathā (juga disebut Atthasālinī), yang kemudian dikomentari lebih lanjut oleh Dhammasaṅgaṇī-anuṭīkā. Dalam beberapa kasus, istilah abhinava-ṭīkā ("subkomentar baru") digunakan secara bergantian untuk merujuk pada karya-karya ini.[2]
Para penulis kitab-kitab ini, yang secara kolektif dikenal sebagai Anuṭīkācariya (subsubpengomentar), jarang mengidentifikasi diri mereka secara eksplisit seperti para pengomentar sebelumnya. Para cendekiawan di kemdian hari menyebut mereka secara kolektif sebagai "Anuṭīkācariya", mengakui peran mereka sebagai cendekiawan Pali yang terdidik, yang menguraikan makna lanjutan dari kitab-kitab komentar dan subkomentar secara sistematis dan linguistik.[3]
Anuṭīkā dibagi menjadi tiga kategori, sesuai dengan tiga divisi Tipiṭaka:
- Subsubkomentar atas Vinayapiṭaka
- Subsubkomentar atas Suttapiṭaka
- Subsubkomentar atas Abhidhammapiṭaka
Subsubkomentar atas Vinayapiṭaka
- Vinayālaṅkāra-ṭīkā, oleh Sesepuh Munindagosa, disusun di Burma
- Khuddakasikkhā-ṭīkā (juga dikenal sebagai Sumangalapasādanī-ṭīkā ), oleh Sesepuh Saṅgharakkhita, disusun di Vijayapura
- Mūlasikkhā-ṭīkā (juga dikenal sebagai Vimaticchedanī-ṭīkā), oleh Sesepuh Samantaguṇasāgara, disusun di Vijayapura[4]
Subsubkomentar atas Suttapiṭaka
- Ekakanipāta Aṅguttara-ṭīkā (Abhinava-ṭīkā), oleh Sesepuh Sāriputta Thera asal Sri Lanka
- Dukanipāta Aṅguttara-ṭīkā (Abhinava-ṭīkā), oleh Sāriputta Thera
- Tikanipāta Aṅguttara-ṭīkā (Komentar Baru), oleh Sāriputta Thera
- Catukkanipāta Aṅguttara-ṭīkā (Abhinava-ṭīkā), by Sāriputta Thera
- Pañcakanipāta Aṅguttara-ṭīkā (Abhinava-ṭīkā), oleh Sāriputta Thera
- Chakkanipāta Aṅguttara-ṭīkā (Abhinava-ṭīkā), oleh Sāriputta Thera
- Sattakanipāta Aṅguttara-ṭīkā (Abhinava-ṭīkā), oleh Sāriputta Thera
- Aṭṭhakanipāta Aṅguttara-ṭīkā (Abhinava-ṭīkā), oleh Sāriputta Thera
- Navakanipāta Aṅguttara-ṭīkā (Abhinava-ṭīkā), oleh Sāriputta Thera
- Dasakanipāta Aṅguttara-ṭīkā (Abhinava-ṭīkā), oleh Sāriputta Thera
- Ekādasakanipāta Aṅguttara-ṭīkā (Abhinava-ṭīkā), oleh Sāriputta Thera
- Dhammapadaṭṭhakathā-ṭīkā (Abhinava-ṭīkā), oleh Sesepuh Varasambodhi
- Peṭakālaṅkāra-ṭīkā (Abhinava-ṭīkā), oleh Saṅgharāja Ñāṇavaṃsa Dhammaseṇāpati[5]
Subsubkomentar atas Abhidhammapiṭaka
- Līnatthapakāsinī (Subsubkomentar atas Dhammasaṅgaṇī), oleh Sesepuh Ānanda Thera, disusun di Sri Lanka
- Līnatthapakāsinī (Subsubkomentar atas Vibhaṅga), oleh Ānanda Thera, digubah di Sri Lanka
- Līnatthapakāsinī (Subsubkomentar atas Dhātukathā), oleh Ānanda Thera, disusun di Sri Lanka
- Līnatthapakāsinī (Subsubkomentar atas Puggalapaññatti), oleh Ānanda Thera, digubah di Sri Lanka
- Līnatthapakāsinī (Subsubkomentar atas Yamaka), oleh Ānanda Thera, digubah di Sri Lanka
- Līnatthapakāsinī (Subsubkomentar atas Paṭṭhāna), oleh Ānanda Thera, disusun di Sri Lanka
- Abhidhammatthavibhāvinī-ṭīkā (Abhinava-ṭīkā), oleh Sesepuh Sumangala Thera, disusun di Sri Lanka
- Abhidhammāvatāra-ṭīkā (Abhinava-ṭīkā), oleh Sumangala Thera, disusun di Sri Lanka
- Paramatthavinicchaya-ṭīkā (Abhinava-ṭīkā), anonim
- Nāmarūpapariccheda-ṭīkā (Abhinava-ṭīkā), anonim
- Saccasaṅkhepa-ṭīkā (Abhinava-ṭīkā), juga disebut Sāratthasālinī-ṭīkā, anonim
- Paramatthamañjusā (Subsubkomentar atas Abhidhammatthasaṅgaha), anonim
- Maṇisāramañjusā (Subsubkomentar atas Abhidhammatthasaṅgaha), anonim[6]
Referensi
- ^ Phra Brahmagunabhorn (P. A. Payutto). (2007). hlm. 484.
- ^ Phra Maha Adisorn Thirasīlo. (2000). hlm. 76.
- ^ Mahachulalongkornrajavidyalaya University Faculty. (2007). hlm. 28.
- ^ Mahachulalongkornrajavidyalaya University Faculty. (2007). hlm. 103.
- ^ Mahachulalongkornrajavidyalaya University Faculty. (2007). hlm. 103–104.
- ^ Mahachulalongkornrajavidyalaya University Faculty. (2007). hlm. 104.
Bibliografi
- Phra Brahmagunabhorn (P. A. Payutto). (2007). พจนานุกรมพุทธศาสน์ฉบับประมวลศัพท์ (Dictionary of Buddhism (Comprehensive Edition)). Bangkok.
- Phra Maha Adisorn Thirasīlo. (2000). ประวัติคัมภีร์บาลี (History of Pali Texts). Bangkok: Mahamakut Buddhist University.
- Mahachulalongkornrajavidyalaya University Faculty. (2007). วรรณคดีบาลี (Pali Literature). Bangkok: Mahachulalongkornrajavidyalaya University.
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


