Pangaritan
Pangaritan | |
|---|---|
Wilayah pemukiman | |
| Negara | |
| Provinsi | Jawa Barat |
| Kota | Bandung |
| Kecamatan | Panyileukan |
| Kelurahan | Cipadung Kulon |
| Pembagian wilayah | Pangaritan Kaler, Pangaritan Wetan, Pangaritan Kidul, Pangaritan Kulon |
| Zona waktu | UTC+7 (WIB) |
| Kode Pos | 40614 |
Pangaritan adalah sebuah kawasan pemukiman yang termasuk ke dalam wilayah administratif Kelurahan Cipadung Kulon, Kecamatan Panyileukan, Kota Bandung, Provinsi Jawa Barat, Indonesia. Kawasan ini dikenal sebagai bagian dari sejarah agrikultur dan peternakan lokal sejak era 1980-an.
Sejarah
Nama Pangaritan berasal dari kata dalam bahasa Sunda, yakni ngarit atau pangarit, yang berarti kegiatan mencari rumput untuk pakan ternak. Pada era 1980-an, kawasan ini masih berupa hamparan tanah hijau terbuka yang dipenuhi oleh rumput liar. Lokasinya dikenal luas sebagai tempat ideal untuk mencari rumput, sehingga banyak warga dari berbagai daerah datang ke sana untuk mengarit.
Kondisi alamnya yang subur dan akses terbuka menjadikan lokasi ini populer di kalangan peternak tradisional. Seiring waktu, kawasan ini mulai berkembang menjadi permukiman warga, tetapi nama *Pangaritan* tetap lestari sebagai bentuk penghormatan atas sejarahnya.
Pembagian Wilayah
Wilayah Pangaritan terbagi menjadi empat bagian utama, yaitu:
- Pangaritan Kaler (Utara)
- Pangaritan Wetan (Timur)
- Pangaritan Kidul (Selatan)
- Pangaritan Kulon (Barat)
Tokoh Terkait
Pangaritan juga dikenal sebagai tempat tinggal beberapa tokoh lokal. Salah satunya adalah Samida, pejuang lokal yang dikenang oleh warga Cipadung Kulon atas kontribusinya terhadap sejarah perjuangan dan warisan budaya di wilayah ini.[1]
Lihat Juga
Referensi
- ^ Samida Pangaritan, Pejuang Lokal yang Namanya Abadi dalam Sejarah Warga Cipadung Kulon – Sorot Edukasi
Pranala luar
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


