New Shantika

PT Shantika Bangun Perkasa
Bus New Shantika dengan nama individu "Kobelco" (berdasarkan warna ekskavator dengan merek yang sama) beserta para maniaknya. Bus ini menggunakan karoseri New Setra Jetbus2+ SHD produksi Adi Putro.
DidirikanMaret 2003 (2003-03)
Kantor pusatTahunan, Jepara, Jawa Tengah, Indonesia
Wilayah layananJawa
Jenis layananBus antarkota
Tujuan akhir
Hub139 agen
ArmadaMercedes-Benz dan Hino Motors
Jenis bahan bakarDiesel
Direktur UtamaSuhartono
Situs webnewshantikabus.co.id

PT Shantika Bangun Perkasa (berbisnis dengan nama New Shantika) adalah perusahaan otobus Indonesia yang berpusat di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah; dan menjalankan bus antarkota antarprovinsi (AKAP). Perusahaan otobus ini dikenal karena telah merevolusi bus AKAP kelas non-ekonomi yang melayani trayek Jakarta, Banten, dan Jawa Barat menuju kabupaten-kabupaten di kawasan Muria Raya melalui pantai utara Jawa Tengah, dengan fasilitas dan pelayanan mewah. Kantor pusat dan garasinya terletak di Desa Ngabul, Kecamatan Tahunan.

Sejarah

Awal pembentukan

Perusahaan otobus ini awalnya diberi nama Shantika, didirikan oleh Taufiek pada Maret 2003[1] dan awalnya berjalan dengan empat unit bus. Sejak awal berdiri, Shantika melayani jurusan JeparaJakarta sebagai trayek utamanya. Shantika juga sempat membuka jurusan Jakarta–Purwodadi, tetapi karena infrastruktur yang masih kurang layak saat itu, ditambah dengan sepinya penumpang membuat trayek tersebut tidak bertahan lama. Bus-bus pertama yang digunakan oleh Shantika menggunakan sasis Mercedes-Benz OH 1525 dan sudah memiliki suspensi udara, sehingga cukup riskan jika tetap dijalankan di trayek tersebut.[2][3][4]

Seiring berjalannya waktu, kondisi kompetisi di sektor bus antarkota antarprovinsi (AKAP) di Jawa Tengah cukup ketat. Untuk bisa bersaing, Shantika berusaha meningkatkan kualitas pelayanan dan armadanya, dengan mengundang investor untuk menitipkan armada busnya ke Shantika, termasuk Bangun Perkasa, Sahaalah,[5] Barxolid,[6] Jewa Dian Mitra, Shantika Abadi,[7] Barokah Indah, dan Dewi Sri Asri. Namun pada tahun 2010, terjadi perubahan besar: saham Shantika diakusisi oleh PT Bangun Perkasa milik Suhartono asal Kabupaten Kudus—yang sebelumnya sempat berinvestasi besar di Shantika sejak 2008. Setelah akuisisi itu, nama perusahaan diganti menjadi PT Shantika Bangun Perkasa, dengan New Shantika sebagai nama dagangnya yang baru, sebagai wujud transformasi dan identitas baru di bawah manajemen baru.[2][8]

Di bawah bendera New Shantika, perusahaan otobus ini berkembang pesat. New Shantika memperkenalkan berbagai kelas layanan: dari Eksekutif, Super Eksekutif, hingga sleeper bus. Sebagai pelopor "bus kelas sultan" di wilayah JeparaKudus, New Shantika menghadirkan armada sleeper dengan fasilitas nyaman sebagai daya tarik utama.[8]

Ekspansi besar-besaran pun dimulai. Pada tahun 2010, Shantika berani membuka trayek bus antarkota dalam provinsi SemarangSolo dengan menggunakan unit dengan karoseri Tentrem Actor,[2] bahkan Shantika juga membuka trayek Jakarta–Madiun. Shantika divisi utama di Jepara menjadi "New Shantika" hingga sekarang (setelah akuisisi), dan divisi Solo menjadi Shantika Abadi dan berubah kembali menjadi Shantika Premier. Sayangnya usia divisi cabang tersebut tidak terlalu panjang.[7]

Keluarnya Sahaalah dan Barxolid

Namun di tengah perkembangan itu, terjadi dinamika internal: sebagian divisi atau entitas di dalam New Shantika memisahkan diri, salah satunya adalah Sahaalah. Sahaalah awalnya beroperasi sebagai divisi bus pariwisata dari New Shantika. Perpecahan bisnis ini menyebabkan Sahaalah kemudian beroperasi secara mandiri dengan manajemen yang sudah pisah sepenuhnya dari New Shantika (PT Sahaalah Berkah Safar), sementara New Shantika tetap berada di bawah manajemen lama (PT Shantika Bangun Perkasa).[9][5][10]

Pendiri Sahaalah adalah Nur Salim. Sebelum bekerja di Shantika, ia sebelumnya berkecimpung di dunia transportasi barang sebagai sopir truk dan bekerja di perusahaan angkutan barang, Muji Jaya. Berbekal pengalaman kerja keras dan banyak "belajar di lapangan" selama di Muji Jaya maupun Shantika, Nur Salim akhirnya memutuskan mendirikan Sahaalah. Menurutnya, Sahaalah lahir dari sejumlah pengalaman hidupnya—yang kemudian dijadikan bekal untuk memulai usaha bus.[5][10]

Setelah keluar dari New Shantika, Barxolid merilis bus berkaroseri Tentrem Avante.

Barxolid, yang merupakan divisi AKAP premium dari New Shantika,[6][11] akhirnya juga memisahkan diri. Dengan nama legal PT Barxolid Maxalmina Indah, perusahaan otobus tersebut memulai debutnya pada 2024 serta merilis karoseri Avante H8 Grand Captain dari Tentrem.[12] Kemudian, mengawali 2025, Barxolid Maxalmina Indah merilis bus berkaroseri Max Special juga dari Tentrem.[13]

Sejak memisahkan diri, Sahaalah dan Barxolid Maxalmina Indah melayani rute antarkota antarprovinsi (termasuk rute Jepara–Jakarta dan sebaliknya) dan menawarkan layanan dengan kelas beragam—dari eksekutif, super eksekutif, sampai sleeper dan suites class—dengan fasilitas lengkap. Kehadiran Sahaalah dan Barxolid Maxalmina Indah memberikan alternatif baru bagi penumpang yang sebelumnya mengenal New Shantika, sehingga industri transportasi bus di Jepara mengalami diversifikasi: bukan hanya New Shantika yang telah lama eksis, melainkan juga spin-off baru yang mandiri.[9][13]

Armada

Bus New Shantika dengan karoseri Legacy SR-2 HD Prime produksi Laksana.

New Shantika setia dengan sasis produksi Mercedes-Benz dan Hino dari berbagai generasi. Sasis Mercedes-Benz OH 1525 dengan suspensi udara menjadi andalannya di awal debut. Akan tetapi, bus tersebut masih dirasa riskan untuk dijalankan di jalan raya utama Kabupaten Grobogan yang kala itu masih rusak dan belum kunjung diperbaiki, sehingga trayek Jakarta–Purwodadi yang dilayani oleh New Shantika tidak bertahan lama.[2][3] Saat ini, bus-bus New Shantika yang beroperasi menggunakan sasis Mercedes-Benz OH 1626 dan 1626L.[14] Di samping menggunakan sasis Mercedes-Benz, New Shantika juga mengoperasikan sasis Hino RN 285 untuk kelas suite-nya.[15]

Terkait dengan karoseri bus, New Shantika lebih dikenal setia dengan karoseri bus produksi Adi Putro. Tercatat, bahwa New Shantika sudah menggunakan karoseri Jetbus dari seluruh generasi, mulai dari generasi pertama, Jetbus2+, hingga Jetbus3+,[16] Jetbus5,[14] dan Jetbus Dream Coach.[17] Namun, New Shantika juga menggunakan karoseri lain, seperti Tentrem (Avante H7[18] dan H8[19]), serta Laksana (Legacy SR-2 HD Prime).[15] Unit-unit bersasis dan berbodi premium dari perusahaan otobus ini, yang dirilis sebelum 2024, banyak yang berpindah tangan ke Barxolid Maxalmina, karena unit bus premium tersebut menggunakan nama "Barxolid" atau "Barkholid" di kaca depan busnya.[6][11]

Pada periode 2021, sehubungan dengan masih merajalelanya Covid-19, New Shantika kembali menambah armada. Mereka merilis bus baru dengan karoseri Jetbus3+ MHD (produksi Adi Putro) dengan sasis Mercedes-Benz OH 1626. Armada baru ini tersedia dalam beberapa konfigurasi: ada kursi biasa (2-2), ada pula versi social distancing dengan konfigurasi 1-1-1.[16] Selain itu, New Shantika juga meluncurkan dua unit bus dengan konsep Dream Coach atau semi-sleeper/premium, memiliki suspensi udara dan interior mewah—menunjukkan ambisinya untuk memposisikan diri di kelas atas layanan bus.[17]

Ciri khas tampilan

Terkait dengan tampilan bus, New Shantika dikenal menggunakan pola pengecatan yang berbeda di tiap individunya, mirip dengan Subur Jaya. Misalnya, jika satu unit bus menggunakan warna cokelat muda, maka yang lain dapat saja berwarna hijau, biru, atau merah tua.[14][16] Terdapat empat kelas perjalanan yang dilayani oleh New Shantika, yakni sleeper bus (suite class),[15] eksekutif big top, super eksekutif,[20] dan eksekutif.[21] Tampilan ini terkadang juga mengidentifikasikan siapa investor yang memilikinya. Misalnya, bus New Shantika Barxolid menggunakan warna dasar serba hitam.[6][11]

Trayek

New Shantika menjadikan bus antarkota antarprovinsi (AKAP) sebagai satu-satunya lini bisnis. Sebelumnya, perusahaan otobus ini memiliki divisi bus pariwisata dengan nama Sahaalah. Namun, divisi tersebut berubah menjadi perusahaan spin-off dengan nama PT Sahaalah Berkah Safar, dengan manajemen yang telah sepenuhnya lepas dari New Shantika.[9][5][10]

Sejak awal berdiri, Shantika melayani jurusan JeparaDKI Jakarta sebagai trayek utamanya.[2] Dengan mengoperasikan 139 agen berdasarkan catatan dari situs resmi perusahaan, trayek New Shantika pun berkembang. Per 2022, perusahaan otobus ini telah memiliki trayek yang terbentang mulai dari titik awal pemberangkatannya di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah hingga DKI Jakarta; Kota Bandung [4] dan Kota Sukabumi di Jawa Barat;[22] serta Pelabuhan Merak di Kota Cilegon, Banten.[23]

Referensi

  1. ^ Terkini 3, Tim Salatiga. "Terbaru! Tiket Bus New Shantika Mudik Lebaran Tanggal 5 6 7 8 9 10 11 April 2024 Area Jabodetabek dan Bandung". Salatiga Terkini. Diakses tanggal 5 Desember 2025. Pemeliharaan CS1: Nama numerik: authors list (link)
  2. ^ a b c d e Ristendi 2018, hlm. 40.
  3. ^ a b Okezone (22 Januari 2024). "Ini Pemilik PO Bus New Shantika yang Terjun dari Atas Tol - PAGE 2 : Okezone Economy". https://economy.okezone.com/. Diakses tanggal 3 Desember 2025.
  4. ^ a b Sipan, Rabu (2 Mei 2022). "Dari Hanya Punya 4 Armada, PO New Shantika Kini Jadi Pelopor Bus 'Sultan' di Eks Karesidenan Pati". Beta News. Diakses tanggal 3 Desember 2025.
  5. ^ a b c d Ramadan, M.F. (10 Januari 2023). "Kisah Unik PO Bus Sahaalah Berdiri Diawali dari Masalah, Kok Bisa?". iNews. Diakses tanggal 3 Desember 2025.
  6. ^ a b c d Media, Kompas Cyber (27 Juni 2022). "New Shantika Tambah Lagi Bus Baru, Pakai Bodi Avante H7 Priority". KOMPAS.com. Diakses tanggal 5 Desember 2025.
  7. ^ a b Ristendi 2018, hlm. 41.
  8. ^ a b Okezone (6 Januari 2023). "Sejarah PO New Shantika: Berawal dari 6 Armada Sampai Jadi Pelopor Bus Sultan : Okezone Ototekno". https://ototekno.okezone.com/. Diakses tanggal 3 Desember 2025.
  9. ^ a b c Pratama, Ilham (19 Januari 2021). "Pisah Dari PO New Shantika, Kini PO Sahaalah Layani Rute AKAP". otodriver. Diakses tanggal 3 Desember 2025.
  10. ^ a b c Okezone (13 Februari 2023). "Siapa Pemilik PO Bus Sahaalah? Ini Sosoknya : Okezone Economy". https://economy.okezone.com/. Diakses tanggal 3 Desember 2025.
  11. ^ a b c Media, Kompas Cyber (13 Mei 2021). "PO New Shantika Rilis Dua Bus Dream Coach". KOMPAS.com. Diakses tanggal 5 Desember 2025.
  12. ^ Media, Kompas Cyber (14 Oktober 2024). "Bodi Grand Captain, Inovasi Karoseri Tentrem berkat Kaca Jenong". KOMPAS.com. Diakses tanggal 5 Desember 2025.
  13. ^ a b Radityasani, M.F.; Kurniawan, A. (1 Januari 2025). "Bus Baru PO Barxolid Maxalmina, Pakai Bodi Max Special dari Tentrem". Kompas.com. Diakses tanggal 12 Mei 2025.
  14. ^ a b c Sari, J.P.I.; Ferdian, A. (9 Agustus 2024). "PO Shantika Rilis 4 Bus Baru Pakai Kelir Berbeda". Kompas.com. Diakses tanggal 3 Desember 2025.
  15. ^ a b c Pratama, Ilham (22 Desember 2019). "PO Shantika Miliki Bus Suite Class, Pertama Di Muria Raya". otodriver. Diakses tanggal 3 Desember 2025.
  16. ^ a b c Radityasani, M.F.; Ferdian, A. (20 Maret 2021). "Warna-warni Bus Baru PO New Shantika". Kompas.com. Diakses tanggal 3 Desember 2025.
  17. ^ a b Radityasani, M.F.; Ferdian, A. (13 Mei 2021). "PO New Shantika Rilis Dua Bus Dream Coach". Kompas.com. Diakses tanggal 3 Desember 2025.
  18. ^ Media, Kompas Cyber (27 Juni 2022). "New Shantika Tambah Lagi Bus Baru, Pakai Bodi Avante H7 Priority". KOMPAS.com. Diakses tanggal 3 Desember 2025.
  19. ^ Media, Kompas Cyber (1 Mei 2021). "Bus Baru PO New Shantika, Pakai Bodi Avante H8". KOMPAS.com. Diakses tanggal 3 Desember 2025.
  20. ^ Sipan, Rabu (28 April 2022). "Mudik Diperbolehkan, PO New Shantika Targetkan Angkut 15 Ribu Penumpang". Beta News. Diakses tanggal 3 Desember 2025.
  21. ^ Media, Kompas Cyber (27 Januari 2021). "Persaingan Tarif Bus Jakarta–Jepara, Kelas Eksekutif Rp 200.000-an". KOMPAS.com. Diakses tanggal 3 Desember 2025.
  22. ^ Fatimah, Siti. "Tarif Bus di Sukabumi Naik 11 Persen, Ini Rinciannya". detikjabar. Diakses tanggal 3 Desember 2025.
  23. ^ Pratama, Ilham (25 Desember 2019). "Rute Merak-Jepara, PO Shantika Siap Dengan Suite Class". otodriver. Diakses tanggal 3 Desember 2025.

Daftar pustaka

Pranala luar

Media terkait New Shantika buses di Wikimedia Commons

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement