Tim Koordinasi Misi Pemeliharaan Perdamaian

Tim Koordinasi Misi Pemeliharaan Perdamaian
TKMPP
Gambaran umum
SingkatanTKMPP
Didirikan29 November 2011
Dasar hukum pendirianPeraturan Presiden Nomor 85 Tahun 2011[1]
Sifatberkedudukan di bawah dan bertanggung jawab kepada Presiden
Struktur
PengarahMenteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan
KetuaMenteri Luar Negeri
Ketua Pelaksana HarianDirektur Jenderal Kerja Sama Multilateral, Kementerian Luar Negeri

Tim Koordinasi Misi Pemeliharaan Perdamaian merupakan salah satu lembaga nonstruktural Indonesia di bidang luar negeri. Lembaga ini mempunyai tugas menyiapkan perumusan kebijakan dan mengoordinasikan langkah-langkah yang diperlukan dalam pelaksanaan partisipasi Indonesia pada misi-misi pemeliharaan perdamaian dunia berdasarkan kepentingan nasional.

Fungsi

Tim Koordinasi Misi Pemeliharaan Perdamaian memiliki 4 fungsi di antaranya:[1]

  • pengoordinasian perencanaan, persiapan, pelaksanaan, dan penghentian partisipasi Indonesia pada misi-misi pemeliharaan perdamaian dunia
  • penyiapan kajian komprehensif dan penyiapan rekomendasi tentang kebijakan bagi partisipasi Indonesia pada misi-misi pemeliharaan perdamaian dunia
  • penyiapan dan perumusan posisi dan strategi Indonesia dalam perundingan mengenai partisipasi Indonesia pada misi-misi pemeliharaan perdamaian dunia berdasarkan kepentingan nasional
  • pemantauan dan evaluasi partisipasi Indonesia pada misi-misi pemeliharaan perdamaian dunia.

Misi Perdamaian

Presiden Joko Widodo, Panglima TNI Hadi Tjahjanto, dan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi berangkatkan Pasukan Perdamaian Indonesia ke Kongo dan Lebanon (2018)

Dalam menjalankan fungsinya TKMPP beberapa kali mengirim pasukan perdamaian. Salah satunya di Lebanon pada Oktober 2016 dan Desember 2018. Para Oktober 2016, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengirim 850 personel Satgas Yonmek TNI Konga XXIII-K tersebut beranggotakan yang menjadi Pasukan Penjaga Perdamaian untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa. Serta pada Desember 2018, Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan, Wiranto mengunjungi Satgas Indobatt Kontingen Garuda XXIII/M/UNIFIL di UNP 7-1 Achiet Al Qusayr.[2][3] Selain itu, Presiden Indonesia Joko Widodo juga mengirimkan 850 personel pasukan perdamaian di Kongo pada Agustus 2018.[4]

TKMPP juga melakukan koordinssi dengan industri pertahanan PT Pindad dan PT LEN Industri, serta maskapai penerbangan Garuda Indonesia dalam penggunaan produk di misi perdamaian.[5][6]

Kepengurusan

Kepengurusan Tim Koordinasi Misi Pemeliharaan Perdamaian terbagi 2 yakni anggota dan pelaksana harian. Keanggotaan terdiri dari menteri-menteri yang terkait, sekretaris kabinet, Panglima TNI, Kepala Kepolisian RI, Kepala Badan Intelijen Negara dan Direktur Jenderal Kerja Sama Multilateral. Sedangkan pelaksana harian terdiri dari direktorat-direktorat jenderal kementerian terkait.

Susunan Keanggotaan TKMPP

Susunan keanggotaan TKMPP terdiri atas:

Pelaksana Harian

Referensi

  1. ^ a b "Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 85 Tahun 2011 tentang Tim Koordinasi Misi Pemeliharaan Perdamaian". Badan Pembinaan dan Pengembangan Hukum Pemeriksaan Keuangan Negara. 29 November 2011. Diakses tanggal 10 Agustus 2025.
  2. ^ "Menkopolhukam tinjau Satgas Indobatt Kontingen Garuda di Lebanon". AntaraNews. 21 Desember 2018. Diakses tanggal 13 Agustus 2025.
  3. ^ "Kunjungi Satgas Indobatt Kontingen Garuda di Lebanon, Menko Polhukam Sampaikan Rasa Bangga Bangsa". Humas Kemenko Polhukam RI. 21 Desember 2018. Diakses tanggal 10 Agustus 2025.
  4. ^ "Presiden Jokowi Berangkatkan Pasukan Perdamaian Indonesia ke Kongo dan Lebanon". Kementerian Sekretariat Negara RI. 3 September 2018. Diakses tanggal 13 Agustus 2025.
  5. ^ "Rapat Pelaksana Harian Tim Koordinasi Misi Pemeliharaan Perdamaian". Direktorat Keamanan Internasional dan Perlucutan Senjata. 27 Maret 2023. Diakses tanggal 13 Agustus 2025.
  6. ^ "Rapat Plh TKMPP dan Promosi Pertahanan". Direktorat Keamanan Internasional dan Perlucutan Senjata. 16 Desember 2024. Diakses tanggal 13 Agustus 2025.

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement