Sugiri Sancoko

Sugiri Sancoko
Bupati Ponorogo ke-27
Masa jabatan
26 Februari 2021 – 8 November 2025
PresidenJoko Widodo
Prabowo Subianto
GubernurKhofifah Indar Parawansa
WakilLisdyarita
Sebelum
Pengganti
Lisdyarita
Sebelum
Informasi pribadi
Lahir26 Februari 1971 (umur 55)
Sampung, Ponorogo, Jawa Timur
Partai politik  PDI-P (2020–sekarang)
Afiliasi politik
lainnya
  Demokrat (2009–2015)
Suami/istriSusilowati
Anak3
Almamater
PekerjaanPolitikus
Sunting kotak info
Sunting kotak info • L • B
Bantuan penggunaan templat ini

Sugiri Sancoko (lahir 26 Februari 1971)[1] adalah Bupati Ponorogo periode 2021–2025. sebelumnya ia menjabat sebagai anggota DPRD Jawa Timur dari Fraksi Partai Demokrat 2009–2015.[2]

Kehidupan pribadi

Ia lahir di Dusun Darat, Desa Gelang Kulon, Kecamatan Sampung, Ponorogo. Ia berasal dari keluarga petani, putra ke-6 dari 7 bersaudara pasangan (alm.) Sinto dan (almh.) Situn.

Pada tahun 2000, ia menikah dengan Susilowati dan dikaruniai tiga anak: Jian Ayune Sundul Langit, Lintang Panuntun Qolbu, dan Gibran Cahyaning Pangeran.[3]

Ia dikenal dengan panggilan akrab "Kang Giri". Sebelum terjun ke politik, Sugiri berprofesi sebagai wartawan dan pengusaha reklame.

Riwayat pendidikan

Ia memulai pendidikannya di SD Negeri Gelangkulon, Kecamatan Sampung pada tahun 1978 dan menyelesaikannya pada tahun 1984. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri Badegan pada tahun 1984 hingga lulus pada tahun 1987. Setelah itu, Sugiri menempuh pendidikan menengah kejuruan di SMK Negeri 1 Jenangan Ponorogo sejak tahun 1987 dan lulus pada tahun 1990. Beberapa tahun kemudian, ia kembali menempuh pendidikan tinggi dan berhasil meraih gelar sarjana ekonomi dari Universitas Tritunggal Surabaya dengan masa studi 2002–2006. Selanjutnya, ia melanjutkan studi pascasarjana magister manajemen di Universitas Dr. Soetomo Surabaya pada tahun 2012 dan menyelesaikannya pada tahun 2014.[4]

Karier politik

Ia menjadi anggota DPRD Jawa Timur dari Partai Demokrat (2009–2015). Pada Pemilihan umum Bupati Ponorogo 2015, ia mencalonkan diri berpasangan dengan Sukirno, tetapi kalah dengan 205.587 suara (36,8%).[butuh rujukan]

Pasangan Sugiri–Lisdyarita yang diusung PDIP, PAN, PPP, dan Hanura memenangkan Pemilihan umum Bupati Ponorogo 2020 dengan perolehan 352.047 suara (61,7%).[5] Pada pemilihan tersebut, Sugiri kembali maju bersama Lisdyarita dan memenangkan kontestasi, sehingga ia dilantik sebagai Bupati Ponorogo pada 26 Februari 2021, bertepatan dengan ulang tahunnya yang ke-50.[6] Pada Pemilihan umum Bupati Ponorogo 2024, pasangan Sugiri–Lisdyarita kembali maju dengan dukungan koalisi besar yang terdiri atas PKB, Gerindra, PDI-P, Golkar, PKS, PPP, dan Demokrat, kembali memenangkan pemilihan masa jabatan periode kedua.[7]

Pada tanggal 7 November 2025, Sugiri Sancoko terkena operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi.[8][9]

Kontroversi

Ijazah

Pada 2022 Sugiri sempat dilaporkan terkait dugaan penggunaan ijazah palsu dari Universitas Tritunggal Surabaya. Namun, penyelidikan dihentikan karena tidak ditemukan unsur pidana.[10][11] Rektor Universitas Tritunggal Surabaya, Yudhihari Hendrahardana, menegaskan bahwa Sugiri lulus pada sidang yudisium Juli 2006 dan berijazah sah.[12]

Ia menggagas pembangunan Monumen Reog setinggi 126 meter dan Museum Peradaban di Gunung Gamping, Sampung, Ponorogo.[6] Proyek ini dirancang sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN) untuk menarik wisatawan.[butuh rujukan]

Gratifikasi

Pada 8 November 2025, Sugiri Sancoko tertangkap tangan oleh KPK atas dugaan promosi jabatan. Sugiri ditangkap bersama tiga belas orang lain termasuk pejabat dari pemerintah daerah. Tujuh di antaranya, dibawa ke gedung KPK di Jakarta untuk dilakukan pemeriksaan.[13] Dalam operasi tersebut, KPK juga mengamankan barang bukti uang tunai senilai Rp500 juta.[14][15] Sugiri ditetapkan sebagai tersangka pada 9 November 2025 atas kasus dugaan suap pengurusan jabatan dan proyek, serta gratifikasi. Berdasarkan keterangan KPK, terdapat tiga klaster kasus yang melibatkan Sugiri yakni, perkara suap pengurusan jabatan Direktur di Rumah Sakit Umum Daerah Harjono di Ponorogo, dengan total suap sebesar Rp900 juta yang diterima Sugiri. Klaster kedua, perkara suap terkait proyek RSUD senilai Rp14 milyar dengan suap yang diterima Sugiri sebesar Rp1,4 milyar. Klaster ketiga, perkara gratifikasi yang diterima Sugiri periode 2023-2025 senilai total Rp300 juta. Sugiri ditetapkan sebagai tersangka bersama tiga tersangka lain, yakni Sekretaris Daerah Ponorogo, Direktur Utama RSUD Harjono dan satu orang dari pihak swasta.[16]

Referensi

  1. ^ "Tiga Partai Siap Dukung Sugiri Sancoko pada Pilkada Ponorogo 2024, Ipong Muchlissoni dan Nasdem Bagaimana?". Pikiran Rakyat. Diakses tanggal 2023-05-22.
  2. ^ "Profil Sugiri Sancoko dalam Pilkada 2020" (PDF). infopemilu2.kpu.go.id. Diakses tanggal 25 Maret 2021.[pranala nonaktif]
  3. ^ Yuliawati, Lis (15 Agustus 2023). "Nama 3 Anak Bupati Ponorogo yang Juga Seunik Jian Ayune Sundul Langit".
  4. ^ "Profil H. SUGIRI SANCOKO, S.E., M.M. Calon BUPATI KABUPATEN PONOROGO - Info Pilkada". Info Pemilu. Diakses tanggal 2025-11-09.
  5. ^ Widarti, Peni (16 Desember 2020). "Pilkada Ponorogo, Kalah di 2015, Sugiri Akhirnya Menang Diusung Koalisi PDIP".
  6. ^ a b Widhiandono, Doan (2023). Geliat Ponorogo di Tangan Sugiri Sancoko: Bangun Peradaban Kota Reog. Surabaya: Disway Rumah Berita.
  7. ^ Ramadhani, Firtian (30 November 2024). "Giri-Lisdyarita Pecahkan Mitos Bupati Ponorogo Hanya Satu Periode". detikjatim. Diakses tanggal 2025-11-15.
  8. ^ Sancaya, Rengga (7 November 2025). "KPK Umumkan OTT Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko". detiknews. Diakses tanggal 8 November 2025.
  9. ^ Purnamasari, Dian Dewi (7 November 2025). "KPK OTT Lagi, Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko Ikut Ditangkap". Kompas. Diakses tanggal 8 November 2025.
  10. ^ "Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko Dilaporkan ke Bareskrim, Dituduh Palsukan Ijazah". 3 Juni 2024.
  11. ^ Pebrianti, Charolin (3 Juni 2024). "Bupati Ponorogo Beber Bukti Hasil Pengusutan Polda Jatim soal Ijazah Palsu".
  12. ^ Soekarno, Rahardi J (3 Februari 2022). "DPRD Ponorogo Sidak, Rektor Tritunggal Surabaya: Ijazah Sugiri Sancoko Asli".
  13. ^ Sari, Haryanti Puspa; Damarjati, Danu (8 November 2025). "KPK Tangkap 13 Orang Saat OTT Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko". Kompas.com. Diakses tanggal 9 November 2025.
  14. ^ "KPK Sita Uang Tunai terkait OTT Bupati Ponorogo". CNN Indonesia. 8 November 2025. Diakses tanggal 9 November 2025.
  15. ^ Sari, Haryanti Puspa; Belarminus, Robertus (8 November 2025). "KPK Sita Uang Rp 500 Juta Saat OTT Bupati Ponorogo". Kompas.com. Diakses tanggal 9 November 2025.
  16. ^ Mulia Budi (9 November 2025). "Duduk Perkara Korupsi yang Bikin Bupati Ponorogo Jadi Tersangka". Detik.com. Diakses tanggal 9 November 2025.
Jabatan politik
Didahului oleh:
Ipong Muchlissoni
Bupati Ponorogo
2021–2025
Diteruskan oleh:
Lisdyarita

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement