Stasiun Cirebon Prujakan

Stasiun Cirebon Prujakan
Kereta Api Indonesia
KG11

Tampak emplasemen Stasiun Cirebon Prujakan, 2024.
Nama lainStasiun Prujakan, Parujakan
Lokasi
Koordinat6°43′9.624″S 108°33′31.716″E / 6.71934000°S 108.55881000°E / -6.71934000; 108.55881000
Ketinggian+4 m
Operator
Letak
Jumlah peron5
Jumlah jalur9
LayananKereta api penumpang
Lintas utara Jawa
Aglomerasi

Kereta api barang
Lintas selatan Jawa
Lintas utara Jawa
Konstruksi
Jenis strukturAtas tanah
Informasi lain
Kode stasiun
KlasifikasiBesar tipe A[2]
Sejarah
Dibuka1 Mei 1897 (Cheribon SCS lama)
1 November 1914 (Cheribon SCS baru)
Nama sebelumnyaStation Cheribon SCS, Tjirebon Proedjakan
Perusahaan awalSemarang–Cheribon Stoomtram Maatschappij
Operasi layanan
Stasiun sebelumnya Layanan aglomerasi Stasiun berikutnya
Babakan Kaligung
Semarang Poncol—Cirebon Prujakan, pp
Terminus
Fasilitas dan teknis
FasilitasParkir Parkir sepeda Tempat naik/turun Jalur difabel Pemesanan langsung di loket Cetak tiket mandiri Layanan pelanggan Ruang/area tunggu Mesin tiket Pusat informasi Toilet Musala Ruang menyusui Pos kesehatan Tempat bermain anak Barang hilang Area merokok Wi-Fi Isi baterai Restoran Pertokoan/area komersial Terminal barang 
Jenis persinyalan
  • Elektrik tipe VPI GRS[4](2003 s.d. sekarang)
Cagar budaya Indonesia
Stasiun Kereta Api Perujakan
KategoriBangunan
No. RegnasRNCB.20100622.02.000801
Tanggal SK2007
PemilikPT Kereta Api Indonesia (Persero)
Nama sebagaimana tercantum dalam
Sistem Registrasi Nasional Cagar Budaya
Lokasi pada peta
Peta
Sunting kotak info
Sunting kotak info • L • B
Info templat
Bantuan penggunaan templat ini

Stasiun Cirebon Prujakan (CNP) atau juga disebut Stasiun Prujakan adalah stasiun kereta api kelas besar tipe A yang terletak di Pekalangan, Pekalipan, Kota Cirebon, Jawa Barat. Nama stasiun ini diambil dari nama blok/dusun tempat stasiun ini berada. Stasiun yang terletak pada ketinggian +4 meter ini termasuk dalam pengelolaan Daerah Operasi III Cirebon dan sebagai salah satu dari dua stasiun utama di Kota Cirebon.

Stasiun Cirebon Prujakan juga merupakan stasiun terpenting karena terletak di titik pertemuan antara DKI Jakarta dan Kota Surabaya pada kedua jalur kereta api utama, melayani layanan kereta api antarkota kelas ekonomi serta sebagian kecil kelas campuran, sedangkan kereta api antarkota di kelas eksekutif dan sebagian besar kelas campuran hanya dilayani di Stasiun Cirebon. Stasiun ini menjadi titik pemisah jalur utama Pulau Jawa, yakni lintas selatan Pulau Jawa via jalur Cirebon-Prupuk menghubungkan Jakarta dengan Purwokerto (Kabupaten Banyumas) serta Surabaya, sedangkan lintas utara Jawa menghubungkan Jakarta dengan Semarang dan Surabaya.

Sejarah

Stasiun Cirebon SCS lama, yang berlokasi dekat pelabuhan

Dalam verslag yang dibuat oleh Semarang–Cheribon Stoomtram Maatschappij (SCS), Stasiun Cirebon (Cheribon SCS) diresmikan bersamaan dengan jalur kereta api Sindanglaut–Cirebon, yakni pada tanggal 1 Mei 1897 oleh SCS sebagai stasiun kereta api barang.[5] Pembangunan stasiun ini bertujuan untuk memudahkan dan mempercepat arus komoditas pertanian dan barang-barang impor. Arus barang dari stasiun ini selanjutnya bermuara di Pelabuhan Cirebon karena dahulu merupakan stasiun terintegrasi pelabuhan tersebut. Namun, generasi yang lahir pada dekade 1980-an tidak lagi menyaksikan rel kereta ke arah Pelabuhan Cirebon yang membentang di tengah kampung padat penduduk, meski sisa-sisanya masih bisa sedikit ditemui.[6]

Pada tanggal 3 Juni 1912, jalur kereta api Cikampek menuju Cirebon selesai dibangun oleh Staatsspoorwegen serta merupakan bagian dari pembangunan jalur kereta api menuju Purwokerto dan Kroya. Untuk menghubungkan jalur SS dengan jalur SCS, pada tanggal 1 November 1914, dibangun stasiun baru yang sudah langsung terhubung dengan jalur SS. SCS juga menjalin kemitraan dengan SS untuk mengoperasikan kereta api dengan tujuan Semarang.[7][8][9]

Stasiun Cirebon SCS lama dan Prujakan sekarang memiliki bentuk bangunan yang mirip, hanya lokasinya berbeda. Stasiun Cirebon SCS lama berlokasi di dekat Pelabuhan Cirebon. Dalam perkembangannya, lokasi stasiun lama semakin tidak strategis sehubungan dengan pembangunan jalur SS. Akibatnya, perlu dibangun stasiun baru yang lokasinya agak masuk dari pelabuhan, serta membuat jalur cabang yang menuju pelabuhan agar barang dapat diekspor dengan cepat.[9]

Bangunan dan tata letak

Tampak dalam stasiun, 2024

Stasiun Cirebon Prujakan awalnya hanya terdiri atas bangunan dengan kanopi pada emperan peron jalur 1 (seperti layaknya stasiun barang) dan memiliki empat jalur kereta api dengan jalur 3 merupakan sepur lurus arah Jakarta maupun Surabaya melalui Semarang. Emplasemen stasiun ini merupakan emplasemen terbuka tanpa adanya atap overcapping.

Dahulu sebelum proyek jalur ganda dikerjakan, jalur KA dari Stasiun Cirebon menuju Prupuk terletak di luar emplasemen Stasiun Prujakan, sehingga KA jalur selatan dari Cirebon tujuan Kroya tidak berhenti di Stasiun Prujakan. Hal inilah yang menyebabkan dahulu semua KA ekonomi tujuan lintas tengah berhenti di Stasiun Cirebon, bukan Prujakan. Namun, setelah proyek tersebut selesai digarap bersamaan dengan renovasi yang dilakukan di kedua stasiun ini, jalur KA ini digeser masuk ke emplasemen Stasiun Prujakan sehingga KA kelas ekonomi lintas tengah Jawa dapat berhenti di stasiun ini.[10]

Pada bulan Juli 2011 stasiun ini direnovasi,[11] ditinggikan peronnya, ditambahkan kanopi, serta ditambah jalurnya menjadi berjumlah sembilan jalur kereta api: empat jalur pertama menuju Jakarta dan Surabaya melalui lintas utara Jawa (jalur 1-4) dengan jalur 3 merupakan sepur lurus, empat jalur lainnya menuju Jakarta dan Surabaya melalui lintas selatan Jawa (jalur 6-9) dengan jalur 7 merupakan sepur lurus, serta satu jalur khusus untuk kereta api barang (jalur 5). Bersamaan dengan pemindahan jalur percabangan dari Stasiun Cirebon ke Stasiun Prujakan, lintasan jalur rel di antara kedua stasiun ini dijadikan sebagai jalur tunggal ganda atau sepur kembar. Persinyalan elektrik produksi General Railway Signal (GRS) yang sudah dipasang sejak 2003[4] dirombak ulang.

Berikutnya, sejak jalur ganda petak Prujakan-Waruduwur resmi dioperasikan mulai 4 Juli 2013[12] jalur 3 dijadikan sebagai sepur lurus untuk arah Surabaya saja melalui lintas utara Jawa, sedangkan jalur 2 dijadikan sebagai sepur lurus hanya untuk arah Jakarta. Terakhir, sejak jalur ganda petak Prujakan-Luwung resmi dioperasikan mulai 1 April 2015, jalur 7 dijadikan sebagai sepur lurus untuk arah Jakarta saja, sedangkan jalur 8 dijadikan sebagai sepur lurus hanya untuk arah Surabaya melalui lintas selatan Jawa.

Jalur 9 Sepur belok
Kereta Api Indonesia Pemberhentian kereta api antarkota ke arah selatan
Peron pulau, pintu terbuka di sebelah kiri kedatangan KA dari arah barat
Jalur 8 Sepur lurus ke arah Kroya
Jalur berjalan langsung kereta api ke arah selatan
Jalur 7 Sepur lurus ke arah Jakarta Kota
Jalur berjalan langsung kereta api dari arah selatan
Kereta Api Indonesia Pemberhentian kereta api antarkota dari arah selatan
Peron pulau, pintu terbuka di sebelah kanan kedatangan KA dari arah selatan
Jalur 6 Sepur belok
Jalur 5 Sepur belok untuk pemberhentian kereta api barang
Memiliki jalur akses dari dan menuju Depo Mekanik
Jalur 4 Sepur belok
Kereta Api Indonesia Pemberhentian kereta api antarkota ke arah timur
(Babakan) KG Kaligung, dari dan tujuan Semarang Poncol
Peron pulau, pintu terbuka di sebelah kiri kedatangan KA dari arah barat
Jalur 3 Sepur lurus ke arah Semarang Tawang
Jalur berjalan langsung kereta api ke arah timur
Jalur 2 Sepur lurus ke arah Cirebon
Jalur berjalan langsung kereta api ke arah barat
Kereta Api Indonesia Pemberhentian kereta api antarkota ke arah barat
Peron pulau, pintu terbuka di sebelah kanan kedatangan KA dari arah timur
Jalur 1 Sepur belok
Kereta Api Indonesia Pemberhentian kereta api antarkota ke arah barat
Memiliki jalur akses dari dan menuju gudang bongkar muat kereta api angkutan barang
Peron sisi, pintu terbuka di sebelah kanan kedatangan KA dari arah timur
Bangunan utama stasiun

Stasiun ini adalah salah satu stasiun kereta api di Indonesia yang menyediakan fasilitas pemesanan tiket sistem kendara lewat/lantatur (drive-thru), selain Stasiun Gambir.[13][14][15]

Ciri khas

Bersama dengan stasiun-stasiun lain yang melayani penumpang di Daop III, stasiun ini memperdengarkan lagu instrumental berjudul Kota Cirebon setiap kali ada kereta api penumpang yang datang dan berangkat.

Layanan kereta api

Berikut ini adalah layanan kereta api yang berhenti di stasiun ini sesuai Gapeka 2025 revisi per 11 Maret 2026.[16]

Penumpang

Antarkota

Lintas tengah Jawa
Nama kereta api Kelas Relasi perjalanan Keterangan
Campuran
Kutojaya Utara Eksekutif Pasar Senen Kutoarjo Via Cirebon PrujakanPurwokerto

Dijalankan pada hari tertentu


Ekonomi
Bogowonto Eksekutif Lempuyangan Via Cirebon PrujakanPurwokerto
Ekonomi
Gajahwong Eksekutif
Ekonomi Premium
Brantas (reguler & tambahan) Eksekutif Blitar Via Semarang TawangSolo Jebres
Ekonomi
Gaya Baru Malam Selatan Eksekutif Surabaya Gubeng Via Cirebon PrujakanPurwokerto
Ekonomi
Ekonomi
Progo Ekonomi Pasar Senen Lempuyangan Via Cirebon PrujakanPurwokerto
Bengawan Purwosari
Jaka Tingkir Solo Balapan
Majapahit Malang Via Semarang TawangSolo Jebres
Matarmaja Via Semarang PoncolSolo Jebres
Lintas utara Jawa
Nama kereta api Kelas Relasi perjalanan Keterangan
Campuran
Tegal Bahari Eksekutif Pasar Senen Tegal Rangkaian kereta api ini bertukar dengan kereta api Gumarang.
Ekonomi
Menoreh Eksekutif Semarang Tawang Via Cirebon PrujakanTegal

Perjalanan kereta api menuju Jakarta hanya pada jadwal pagi dan malam, sedangkan sebaliknya hanya pada jadwal siang.

Ekonomi
Dharmawangsa Eksekutif Surabaya Pasarturi Via Cirebon PrujakanSemarang Poncol

Rangkaian kereta api ini bertukar dengan kereta api Brantas.

Ekonomi
Kertajaya Tambahan Eksekutif Via Cirebon PrujakanSemarang Poncol
Ekonomi
Ekonomi
Tawang Jaya Ekonomi Pasar Senen Semarang Poncol Via Cirebon PrujakanTegal
Kertajaya Ekonomi Premium Surabaya Pasarturi Via Cirebon PrujakanSemarang Poncol
Airlangga Ekonomi

Aglomerasi

Nama kereta api Kelas Relasi perjalanan Keterangan
KG Kaligung Eksekutif-Ekonomi Cirebon Prujakan Semarang Poncol Hanya jadwal pagi

Barang

Nama kereta api Relasi perjalanan Keterangan
Lintas tengah Jawa
Angkutan semen Solusi Bangun Indonesia Cirebon Prujakan Karangtalun Via PurwokertoKroya
Angkutan logistik ONS Parcel Tengah Kampung Bandan Malang Via Cirebon PrujakanPurwokerto

Kegiatan bongkar muat dan langsiran hanya dilakukan di Jakarta Gudang

Lintas utara Jawa
Angkutan logistik ONS Parcel Utara Kampung Bandan Surabaya Pasarturi Via Cirebon PrujakanSemarang Tawang

Kegiatan bongkar muat dan langsiran hanya dilakukan di Jakarta Gudang

Galeri

Referensi

  1. ^ Grafik Perjalanan Kereta Api pada Jaringan Jalur Kereta Api Nasional di Jawa Tahun 2025 (PDF). Bandung: Kereta Api Indonesia (Persero). 2024-12-30. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2025-01-27 – via Direktorat Jenderal Perkeretaapian.
  2. ^ Selayang Pandang Daerah Operasi III Cirebon (PDF). Cirebon: PT Kereta Api Indonesia (Persero). 2019. Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal 2020-10-08. Diakses tanggal 2020-10-05.
  3. ^ Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 1 Januari 2020.
  4. ^ a b Sugiana, A.; Lee, Key-Seo; Lee, Kang-Soo; Hwang, Kyeong-Hwan; Kwak, Won-Kyu (2015). "Study on Interlocking System in Indonesia" (PDF). Nyeondo Hangugcheoldohaghoe Chungyehagsuldaehoe Nonmunjib (Korean Society for Railway) (46).
  5. ^ Semarang-Cheribon Stoomtram Maatschappij (1917). Verslag - SCS - 1916. Semarang-Cheribon Stoomtram Maatschappij.
  6. ^ (Indonesia) Profil stasiun Cirebon Diarsipkan 2016-03-06 di Wayback Machine. pada Indonesian Heritage Railway Diarsipkan 2013-09-17 di Wayback Machine.
  7. ^ Nusantara., Tim Telaga Bakti; Indonesia., Asosiasi Perkeretaapian (1997-). Sejarah perkeretaapian Indonesia (Edisi Cet. 1). Bandung: Angkasa. ISBN 9796651688. OCLC 38139980.
  8. ^ Staatsspoorwegen (1920–1931). Verslag der Staatsspoor-en-Tramwegen in Nederlandsch-Indië 1920-1931. Batavia: Burgerlijke Openbare Werken. Pemeliharaan CS1: Format tanggal (link)
  9. ^ a b Raap, O.J. (2017). Sepoer Oeap di Djawa Tempo Doeloe. Jakarta: Kepustakaan Populer Gramedia. hlm. 242–243. ISBN 9786024243692. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  10. ^ Afrilianti, D. (2011-11-22). "PT KAI Ubah Grafik Perjalanan Kereta Api per 1 Desember : Okezone Nasional". Okezone. Diakses tanggal 2025-01-21.
  11. ^ (Indonesia) Dua stasiun utama cirebon dimodifikasi, "Kompas". Diarsipkan dari asli tanggal 2015-06-10. Diakses tanggal 2011-08-05.
  12. ^ "Wamenhub Optimistis Rel Ganda Cirebon–Surabaya Selesai Akhir Tahun". BeritaTrans.com. 2013-09-03. Diakses tanggal 2020-05-03.
  13. ^ (Indonesia) PT KAI Daop 3 Cirebon, Luncurkan Drive Thru dan Mobile Ticketing Online "www.kereta-api.co.id". Diarsipkan dari asli tanggal 2011-08-01. Diakses tanggal 12-4-9.
  14. ^ (Indonesia) PT. KAI Daop 3 Cirebon, Luncurkan Drive Thru & Mobile Ticketing Online Diarsipkan 2011-08-01 di Wayback Machine.
  15. ^ (Indonesia) PT KAI Daop 3 Cirebon, Luncurkan Drive Thru dan Mobile Ticketing Online "www.kereta-api.co.id". Diarsipkan dari asli tanggal 2011-08-01. Diakses tanggal 12-4-9.
  16. ^ Grafik Perjalanan Kereta Api pada Jaringan Jalur Kereta Api Nasional di Jawa Tahun 2025 (PDF). Bandung: Kereta Api Indonesia (Persero). 2024-12-30. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2025-01-27 – via Direktorat Jenderal Perkeretaapian.

Pranala luar

(Indonesia) Situs resmi KAI dan jadwal kereta api

Stasiun sebelumnya Piktogram dari KA Jarak Jauh Lintas Kereta Api Indonesia Stasiun berikutnya
Cirebon
Terminus
Cikampek–Cirebon–Kroya
Cirebon–Kroya
Luwung
menuju Kroya
Cirebon–Semarang Waruduwur
Terminus Cirebon–Semarang
Percabangan menuju Pelabuhan Cirebon
Cirebon Pelabuhan
Terminus
Cirebon–Kadipaten Kejaksan SCS
menuju Kadipaten

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement