Piala Asia Futsal AFC 2026

Piala Asia Futsal AFC 2026
Kejuaraan Futsal AFC 2026
Informasi turnamen
Tuan rumah Indonesia
Jadwal
penyelenggaraan
27 Januari–7 Febuari[1]
Jumlah
tim peserta
16 (dari 1 konfederasi)
Tempat
penyelenggaraan
2 (di 1 kota)
Hasil turnamen
Juara Iran (gelar ke-14)
Tempat kedua Indonesia
Tempat ketiga Jepang
Tempat keempat Irak
Statistik turnamen
Jumlah
pertandingan
31
Jumlah gol166 (5,35 per pertandingan)
Pemain terbaikIran Saeid Ahmadabbasi
Pencetak gol
terbanyak
Thailand Muhammad Osamanmusa

Jepang Kazuya Shimizu
Iran Hossein Tayebi

(masing-masing 6 gol)
Penjaga gawang terbaikIndonesia Ahmad Habibie
Penghargaan
fair play
 Irak
2024
2028

Piala Asia Futsal AFC 2026 menjadi edisi ke-18 dari Piala Asia Futsal AFC, kejuaraan futsal internasional dua tahunan yang diselenggarakan oleh Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) untuk tim nasional putra Asia. Pada edisi kali ini Indonesia terpilih menjadi tuan rumah untuk kedua kalinya setelah pertama kali menjadi tuan rumah pada 2002.

Iran adalah juara bertahan, setelah memenangkan rekor gelar ke-13 di 2024.

Pemilihan tuan rumah

Awalnya, Federasi Sepak Bola Pakistan dan Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia menyatakan minatnya untuk menjadi tuan rumah kejuaraan tersebut.[2] Kemudian, Indonesia dipilih sebagai tuan rumah oleh Komite Futsal AFC pada 8 November 2024.[3]

Lokasi penyelenggaraan

Pertandingan dilaksanakan di dua lokasi di Jakarta.

Jakarta
Indonesia Arena Jakarta International Velodrome
Kapasitas: 16.500 Kapasitas: 7.166
Peta
Peta lokasi penyelenggaraan

Tim

Babak kualifikasi dimainkan antara tanggal 16 dan 24 September 2025 setelah pengundian yang dilakukan pada tanggal 26 Juni 2025.

Tim yang lolos

Cara lolos Tanggal Tim Penampilan Penampilan terakhir Prestasi terbaik sebelumnya
Negara tuan rumah 8 November 2024  Indonesia 11 2022 Perempat final (2022)
Babak kualifikasi Grup A 24 September 2025  Australia 9 2024 Peringkat keempat (2012)
Grup B  Thailand 18 2024 Peringkat kedua (2008, 2012, 2024)
Grup C  Jepang 18 2024 Juara (2006, 2012, 2014, 2022)
Grup D 22 Oktober 2025  Irak 14 2024 Peringkat keempat (2018)
Grup E 24 September 2025  Vietnam 8 2024 Peringkat keempat (2016)
Grup F  Kirgizstan 17 2024 Peringkat keempat (2005–2007)
Grup G  Iran 18 2024 Juara (1999–2005, 2007, 2008, 2010, 2016, 2018, 2024)
Grup H  Afganistan 2 2024 Perempat final (2024)
Jalur repechage
berdasarkan peringkat
24 September 2025  Kuwait 14 2024 Peringkat keempat (2003, 2014)
 Korea Selatan 15 2024 Peringkat kedua (1999)
 Uzbekistan 18 2024 Peringkat kedua (2001, 2006, 2010, 2016)
 Tajikistan 13 2024 Peringkat keempat (2024)
22 Oktober 2025  Arab Saudi 4 2024 Fase grup (2016, 2022, 2024)
24 September 2025  Lebanon 13 2022 Perempat final (2004, 2007, 2008, 2010, 2012, 2014, 2018)
 Malaysia 13 2018 Fase grup (1999–2008, 2014, 2016, 2018)

Pengundian

Pengundian dilakukan di Jakarta pada tanggal 5 November 2025 pukul 14.00 waktu setempat.[4] Tuan rumah Indonesia otomatis menempati unggulan pertama Grup A.

Pot 1 Pot 2 Pot 3 Pot 4
 Indonesia (23) (hosts)
 Iran (5)
 Thailand (11)
 Jepang (13)
 Uzbekistan (19)
 Vietnam (26)
 Afganistan (33)
 Irak (41)
 Kuwait (43)
 Tajikistan (46)
 Arab Saudi (48)
 Kirgizstan (49)
 Australia (53)
 Lebanon (54)
 Korea Selatan (73)
 Malaysia (81)

Wasit

Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) menunjuk 20 orang wasit untuk memimpin pertandingan selama turnamen berlangsung.

  • Arab Saudi Yahya Al-Athwani
  • Australia Andrew Best
  • Bahrain Abdulrahman Ali Hasan Al Doseri
  • Hong Kong Leung Chung Yin
  • Indonesia Wahyu Wicaksono
  • Irak Hawkar Ahmed
  • Iran Ebrahim Mehrabi Afshar
  • Jepang Oya Tsubasa
  • Kuwait Abdulaziz Al-Sarraf
  • Lebanon Elias Al-Hakim
  • Malaysia Helday Idang
  • Oman Majid Matar Ali Al-Hatmi
  • Tajikistan Suhrob Sattorov
  • Thailand Pornnarong Grairod
  • Tionghoa Taipei Lee Po-fu
  • Tiongkok Liu Jianqiao
  • Turkmenistan Timur Ramazanov
  • Uni Emirat Arab Fahad Al-Hosani
  • Uzbekistan Anatoliy Rubakov
  • Vietnam Trương Quốc Dũng

Perwasitan pada edisi ini juga didukung teknologi video support (VS). Adapun peninjauan VS dapat diajukan oleh pelatih masing-masing tim dengan kuota yang telah ditetapkan sebelumnya. Peninjauan melalui VS juga bisa dilakukan atas ininsiatif perangkat pertandingan.

Pasukan

Setiap tim diharuskan mendaftarkan skuad yang beranggotakan minimal 14 orang pemain dan maksimal 25 orang pemain, dengan minimal dua orang di antaranya berstatus penjaga gawang (Peraturan Pasal 23).

Babak grup

Kriteria peringkat

Tim diurutkan berdasarkan poin (3 poin untuk menang, 1 poin untuk seri, 0 poin untuk kalah), dan jika poinnya imbang, kriteria pemecah seri berikut diterapkan, sesuai urutan yang diberikan, untuk menentukan peringkat (Pasal Peraturan 7.3):

  1. Poin dalam pertandingan head-to-head di antara tim yang seri;
  2. Selisih gol dalam pertandingan head-to-head di antara tim yang seri;
  3. Gol yang dicetak dalam pertandingan head-to-head di antara tim yang seri;
  4. Jika lebih dari dua tim seri, dan setelah menerapkan semua kriteria head-to-head di atas, sebagian tim masih seri, semua kriteria head-to-head di atas diterapkan kembali secara eksklusif untuk sebagian tim ini;
  5. Selisih gol di semua pertandingan grup;
  6. Gol yang dicetak di semua pertandingan grup; # Adu penalti jika hanya dua tim yang seri dan bertemu di babak terakhir grup;
  7. Poin disiplin (kartu kuning = 1 poin, kartu merah akibat dua kartu kuning = 3 poin, kartu merah langsung = 3 poin, kartu kuning diikuti kartu merah langsung = 4 poin);
  8. Pengundian.

Grup A

Pos Tim Main M S K MG KG SG Poin Kualifikasi
1  Indonesia (H) 3 2 1 0 11 4 +7 7 Lolos ke babak gugur
2  Irak 3 2 1 0 8 5 +3 7
3  Kirgizstan 3 1 0 2 8 11 −3 3
4  Korea Selatan 3 0 0 3 4 11 −7 0
Sumber: AFC
Kriteria penentuan peringkat: Kriteria peringkat babak grup
(H) Tuan rumah.
Irak 4–2 Kirgizstan
Laporan
Wasit: Lee Po-fu (Tionghoa Taipei),
Helday Idang (Malaysia)
Indonesia 5–0 Korea Selatan
Laporan
Wasit: Andrew Best (Australia),
Oya Tsubasa (Jepang)

Korea Selatan 2–3 Irak
Laporan
Wasit: Majid Al-Hatmi (Oman),
Fahad Al-Hosani (Uni Emirat Arab)
Kirgizstan 3–5 Indonesia
Laporan
Wasit: Sukhrob Sattorov (Tajikistan),
Anatoliy Rubakov (Uzbekistan)

Indonesia 1–1 Irak
Laporan
Wasit: Yahya Al-Athwani (Arab Saudi),
Ebrahim Mehrabi Afshar (Iran)
Kirgizstan 3–2 Korea Selatan
Laporan
Wasit: Leung Chung Yin (Hong Kong),
Liu Jianqiao (Tiongkok)

Grup B

Pos Tim Main M S K MG KG SG Poin Kualifikasi
1  Thailand 3 3 0 0 9 1 +8 9 Lolos ke babak gugur
2  Vietnam 3 2 0 1 7 5 +2 6
3  Kuwait 3 1 0 2 12 13 −1 3
4  Lebanon 3 0 0 3 2 11 −9 0
Sumber: AFC
Kriteria penentuan peringkat: Kriteria peringkat babak grup
Thailand 2–0 Lebanon
Laporan
Wasit: Anatoliy Rubakov (Uzbekistan),
Sattorov Sukhrob (Tajikistan)
Vietnam 5–4 Kuwait
Laporan
Wasit: Liu Jianqiao (Tiongkok),
Leung Chung Yin (Hong Kong)

Lebanon 0–2 Vietnam
Laporan
Wasit: Helday Idang (Malaysia),
Lee Po-Fu (Tionghoa Taipei)
Kuwait 1–6 Thailand
Laporan
Wasit: Oya Tsubasa (Jepang),
Andrew Best (Australia)

Thailand 1–0 Vietnam
Laporan
Wasit: Fahad Al-Hosani (Uni Emirat Arab),
Majid Al-Hatmi (Oman)
Kuwait 7–2 Lebanon
Laporan
Wasit: Sukhrob Sattorov (Tajikistan),
Anatoliy Rubakov (Uzbekistan)

Grup C

Jepang vs Uzbekistan.
Pos Tim Main M S K MG KG SG Poin Kualifikasi
1  Jepang 3 3 0 0 11 3 +8 9 Lolos ke babak gugur
2  Uzbekistan 3 1 1 1 5 4 +1 4
3  Tajikistan 3 0 2 1 1 4 −3 2
4  Australia 3 0 1 2 5 11 −6 1
Sumber: AFC
Kriteria penentuan peringkat: Kriteria peringkat babak grup
Jepang 6–2 Australia
Laporan
Wasit: Abdulrahman Al-Doseri (Bahrain),
Timur Ramazanov (Turkmenistan)
Uzbekistan 0–0 Tajikistan
Laporan
Wasit: Ebrahim Mehrabi Afshar (Iran),
Yahya Al-Athwani (Arab Saudi)

Australia 2–4 Uzbekistan
Laporan
Wasit: Elias Al-Hakim (Lebanon),
Abdulaziz Al-Sarraf (Kuwait)
Tajikistan 0–3 Jepang
Laporan
Wasit: Wahyu Wicaksono (Indonesia),
Hawkar Ahmed (Irak)

Jepang 2–1 Uzbekistan
Laporan
Wasit: Trương Quốc Dũng (Vietnam),
Pornnarong Grairod (Thailand)
Tajikistan 1–1 Australia
Laporan
Wasit: Wahyu Wicaksono (Indonesia),
Abdulrahman Al-Doseri (Bahrain)

Grup D

Pos Tim Main M S K MG KG SG Poin Kualifikasi
1  Iran 3 3 0 0 11 3 +8 9 Lolos ke babak gugur
2  Afganistan 3 2 0 1 12 5 +7 6
3  Arab Saudi 3 1 0 2 6 6 0 3
4  Malaysia 3 0 0 3 2 17 −15 0
Sumber: AFC
Kriteria penentuan peringkat: Kriteria peringkat babak grup
Afganistan 3–0 Arab Saudi
Laporan
Wasit: Abdulaziz Al-Sarraf (Kuwait),
Elias Al-Hakim (Lebanon)
Iran 4–1 Malaysia
Laporan
Wasit: Hawkar Ahmed (Irak),
Wahyu Wicaksono (Indonesia)

Arab Saudi 0–2 Iran
Laporan
Wasit: Pornnarong Grairod (Thailand),
Trương Quốc Dũng (Vietnam)
Malaysia 0–7 Afganistan
Laporan
Wasit: Timur Ramazanov (Turkmenistan),
Abdulrahman Al-Doseri (Bahrain)

Iran 5–2 Afganistan
Laporan
Wasit: Fahad Al-Hosani (Uni Emirat Arab),
Liu Jianqiao (Tiongkok)
Arab Saudi 6–1 Malaysia
Laporan
Wasit: Lee Po-fu (Tionghoa Taipei),
Leung Chung Yin (Hong Kong)

Babak gugur

Pada babak gugur, extra time dan adu penalti digunakan untuk menentukan pemenang jika diperlukan (Peraturan Pasal 15.1).

Peta

 
Perempat finalSemi finalFinal
 
          
 
3 Februari – Indonesia Arena
 
 
 Indonesia3
 
5 Februari – Indonesia Arena
 
 Vietnam2
 
 Indonesia (a.e.t.)5
 
3 Februari – Jakarta Velodrome
 
 Jepang3
 
 Jepang6
 
7 Februari – Indonesia Arena
 
 Afganistan0
 
 Indonesia5(4)
 
3 Februari – Indonesia Arena
 
 Iran (a.p.)5(5)
 
 Thailand2
 
5 Februari – Indonesia Arena
 
 Irak4
 
 Irak2
 
3 Februari – Jakarta Velodrome
 
 Iran4
 
 Iran7
 
 
 Uzbekistan4
 

Perempat final

Iran 7–4 Uzbekistan
Laporan
Wasit: Wahyu Wicaksono (Indonesia),
Trương Quốc Dũng (Vietnam)

Thailand 2–4 Irak
Laporan
Wasit: Sukhrob Sattorov (Tajikistan),
Abdulrahman Al-Doseri (Bahrain)

Jepang 6–0 Afganistan
Laporan
Wasit: Ebrahim Mehrabi Afshar (Iran),
Timur Ramazanov (Turkmenistan)

Indonesia 3–2 Vietnam
Laporan
Penonton: 8.411
Wasit: Hawkar Ahmed (Irak),
Pornnarong Grairod (Thailand)


Semifinal

Irak 2–4 Iran
Laporan
Wasit: Liu Jianqiao (China),
Andrew Best (Australia)

Indonesia 5-3 (p.w.) Jepang
Laporan
Wasit: Fahad Al-Hosani (United Arab Emirates),
Anatoliy Rubakov (Uzbekistan)


Final

Ini adalah kali pertama Indonesia dan Iran bertemu di final. Bagi Indonesia, ini adalah penampilan pertama mereka di final AFC di level mana pun sejak tim nasional sepak bola Indonesia U-20 di Kejuaraan Youth AFC 1970.

Indonesia 5-5 (p.w.) Iran
Laporan
Adu penalti
4–5
Penonton: 10,733
Wasit: Liu Jianqiao (China),
Sukhrob Sattorov (Tajikistan)

Pemenang

Juara
 Piala Asia Futsal AFC 2026 
Iran
Iran
Gelar Ke-14

Pencetak gol

Berikut adalah daftar pencetak gol dalam turnamen ini. Statistik mencakup jumlah gol yang dicetak oleh para pemain sepanjang kompetisi, termasuk gol bunuh diri (own goal). Data diperbarui hingga 7 Februari 2026.

Sebanyak 166 gol telah dicetak pada 31 pertandingan, dengan rata-rata 5,35 gol per pertandingan (per 7 Februari 2026).

6 gol

5 gol

4 gol

3 gol

2 gol

  • Afganistan Omid Qanbari
  • Afganistan Mohammad Javad Safari
  • Australia Jyden Harb
  • Indonesia Ardiansyah Nur
  • Indonesia Firman Adriansyah
  • Indonesia Rio Pangestu
  • Iran Hossein Sabzi
  • Iran Salar Aghapour
  • Irak Mustafa Ihsan
  • Irak Haedr Majed
  • Jepang Kaito Yamada
  • Jepang Takehiro Motoishi
  • Jepang Shunta Uchida
  • Kuwait Abduellteif Al-Abasi
  • Kuwait Abdullah Al-Enezi
  • Kuwait Abdulaziz Al-Sarraj
  • Kuwait Abd Al-Aziz Borashed
  • Korea Selatan Eom Ji-yong
  • Kirgizstan Daniiar Talaibekov
  • Malaysia Awalluddin Nawi
  • Uzbekistan Muzaffar Akhadjonov
  • Uzbekistan Ikhtiyor Ropiev
  • Vietnam Nguyễn Đa Hải
  • Vietnam Nguyễn Mạnh Dũng

1 gol

  • Afganistan Sayed Mojtaba Husseini
  • Afganistan Farzad Mahmoodi
  • Afganistan Mohammad Moradi
  • Afganistan Seyed Hossein Mousavi
  • Australia Ethan De Melo
  • Australia Jordan Guerreiro
  • Indonesia Brian Ick
  • Indonesia Dewa Rizki
  • Iran Masoud Shavardazi
  • Iran Amirhossein Gholami
  • Iran Bagher Mohammadi
  • Iran Moslem Oladghobad
  • Irak Mohanad Abdulhadi
  • Irak Tareq Zeyad
  • Irak Ibrahim Ahmed
  • Jepang Kokoro Harada
  • Jepang Tomoki Yoshikawa
  • Jepang Ryuji Izu
  • Jepang Shunta Uchimura
  • Kuwait Mohammad Al-Ajmi
  • Kuwait Omar Al-Shatti
  • Kuwait Saleh Al-Fadhel
  • Arab Saudi Abdullah Al-Aqeeli
  • Arab Saudi Fahad Al-Johani
  • Arab Saudi Fahad Rudayni
  • Kirgizstan Maksat Alimov
  • Kirgizstan Donierbek Amanbaev
  • Kirgizstan Kairat Kubanychov
  • Lebanon Hadi Cheaito
  • Lebanon Abed Al Rahman Souss
  • Korea Selatan Eom Si-jun
  • Korea Selatan Kim Gun-woo
  • Thailand Itticha Praphaphan
  • Thailand Krit Aransanyalak
  • Thailand Sarawut Phalaphruek
  • Thailand Worasak Srirangpirot
  • Thailand Chaowala Sriarwut
  • Tajikistan Idris Yorov
  • Uzbekistan Elbek Tulkinov
  • Uzbekistan Ilkhomjon Khamroev
  • Uzbekistan Anaskhon Rakhmatov
  • Uzbekistan Sunatulla Juraev
  • Uzbekistan Shakhram Fakhriddinov
  • Vietnam Châu Đoàn Phát
  • Vietnam Đinh Công Viên
  • Vietnam Nguyễn Thịnh Phát
  • Vietnam Từ Minh Quang
  • Vietnam Vũ Ngọc Ánh

1 gol bunuh diri

  • Thailand Narongsak Wingwon (melawan Kuwait)
  • Uzbekistan Muzaffar Akhadjonov (melawan Australia)
  • Jepang Takehiro Motoishi (melawan Indonesia)

Ranking terakhir

Ranking Tim Mn M S K GF GA GD Poin
1  Iran 6 5 1 0 27 14 +13 16
2  Indonesia 6 4 2 0 24 14 +10 14
3  Jepang 5 4 0 1 20 8 +12 12
4  Irak 5 3 1 1 14 11 +3 10
Terliminasi di Perempatfinal
5  Thailand 4 3 0 1 11 5 +6 9
6  Afganistan 4 2 0 2 12 11 +1 6
7  Vietnam 4 2 0 2 9 8 +1 6
8  Uzbekistan 4 1 1 1 9 11 -2 4
Terliminasi di Babak Grub
9  Arab Saudi 3 1 0 2 6 6 0 3
10  Kuwait 3 1 0 2 12 13 -1 3
11  Kirgizstan 3 1 0 2 8 11 -3 3
12  Tajikistan 3 0 2 1 1 4 -3 2
13  Australia 3 0 1 2 5 11 -6 1
14  Korea Selatan 3 0 0 3 4 11 -7 0
15  Lebanon 3 0 0 3 2 11 -9 0
16  Malaysia 3 0 0 3 2 17 -15 0

Referensi

  1. ^ "AFC Competitions Calendar (Jul 2025 - Jun 2026)" (PDF). 25 Juni 2025.
  2. ^ "India to bid for next year's FIFA Congress and Futsal Asian Cup". The Economic Times - The Times of India. 14 April 2023.
  3. ^ AFC (8 November 2024). "Indonesia to host AFC Futsal Asian Cup 2026". Diakses tanggal 25 Desember 2024.
  4. ^ "Instagram". www.instagram.com. Diakses tanggal 27 Oktober 2025.

Pranala luar

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement