Kedutaan Besar Republik Indonesia di Den Haag

Kedutaan Besar Republik Indonesia di Den Haag
Ambassade van de Republiek Indonesië in Den Haag
Koordinat52°05′10″N 4°17′19″E / 52.08614°N 4.288721°E / 52.08614; 4.288721
LokasiBelanda Den Haag, Belanda
AlamatTobias Asserlaan 8, 2517 KC
Den Haag, Belanda
Duta BesarLaurentius Amrih Jinangkung
Yurisdiksi Belanda
Organisasi Pelarangan Senjata Kimia
Ditetapkan18 Oktober 1994
No. referensi477397
Situs webkemlu.go.id/denhaag

Kedutaan Besar Republik Indonesia di Den Haag (KBRI Den Haag) (bahasa Belanda: Ambassade van de Republiek Indonesië in Den Haag) adalah perwakilan diplomatik Republik Indonesia untuk Belanda. Kedutaan ini berlokasi di distrik Scheveningen, Den Haag, dan saat ini dipimpin oleh Duta Besar Laurentius Amrih Jinangkung yang ditunjuk oleh Presiden Prabowo Subianto pada 14 September 2020.[1]

Sejarah

Indonesia menjalin hubungan diplomatik dengan Belanda sebagai republik pada tahun 1949 setelah Konferensi Meja Bundar Belanda-Indonesia, di mana Belanda secara resmi mengakui kedaulatan Indonesia. Duta Besar pertamanya adalah Mohamad Roem, yang mulai menjabat pada tahun 1950.[2]

Daftar duta besar

No. Foto Nama Mulai menjabat Selesai menjabat Diangkat oleh Ref.
Mohammad Roem
Komisaris Agung
6 Februari 1950 16 September 1950   Soekarno [3]
Raden Tumenggung Djoemhana Wiriaatmadja
Wakil Komisaris Agung
16 September 1950 12 Februari 1952 [3]
Susanto Tirtoprodjo
Wakil Komisaris Agung
12 Februari 1952 10 April 1955 [3]
Kwee Djie Hoo
Kuasa Usaha Sementara
28 Oktober 1955 30 Juli 1957 [3][4]
Max Maramis
Kuasa Usaha Sementara
30 Agustus 1957 11 November 1959 [3]
Soesanto Djojosoegito
Kuasa Usaha Sementara
3 Desember 1959 30 Agustus 1960 [3][4]
Mohammad Sharif Padmadisastra
Kuasa Usaha Sementara
3 April 1963 12 Maret 1965 [3]
Sudjarwo Tjondronegoro 12 Maret 1965 20 Desember 1967   Soekarno [3]
Taswin Almalik Natadiningrat 22 Januari 1968 20 Januari 1972   Soeharto [3]
Alamsjah Ratoe Perwiranegara 5 April 1972 8 Februari 1974 [3]
Sutopo Juwono 2 Mei 1974 13 September 1978 [3]
Sumpono Bayuaji 16 November 1978 18 Maret 1980 [3]
Ahmad Kosasih 26 Maret 1980 3 Maret 1983 [3]
Waloejo Soegito 1 Juni 1983 28 September 1986 [3]
Mochamad Romly 10 Desember 1986 8 Januari 1990 [3]
Bintoro Tjokroamidjojo 16 Juli 1990 2 Juli 1993 [3]
Johannes Berchmans Soedarmanto Kadarisman 4 Februari 1994 4 Oktober 1998 [3]
Abdul Irsan 11 Desember 1995 2 Agustus 2002 [3]
Mohammad Jusuf 1 Oktober 2002 2006   Megawati Soekarnoputri [3]
Junus Effendi Habibie 18 Oktober 2006 31 Desember 2010   Susilo Bambang Yudhoyono [7]
Retno Marsudi 21 Desember 2011
(Kredensial: 26 Januari 2012)
16 Januari 2015 [8][9][10]
I Gusti Agung Wesaka Puja 23 Desember 2015
(Kredensial: 17 Februari 2016)
27 Juni 2020   Joko Widodo [11][12][13]
Mayerfas 14 September 2020
(Kredensial: 25 November 2020)
2025 [14][15]
Laurentius Amrih Jinangkung 8 Oktober 2025
Kredensial:
25 Februari 2026 (Belanda)
25 Februari 2026 (OPCW)
Petahana Prabowo Subianto [16][17][18]


Lihat pula

Referensi

  1. ^ "Kedutaan Besar Republik Indonesia di Den Haag, Belanda". Kedutaan Besar Republik Indonesia di Den Haag, Belanda. Diakses tanggal 8 Januari 2021.
  2. ^ "Detail Biodata Pejabat Menteri". kepustakaan-presiden.pnri.go.id. Diarsipkan dari asli tanggal 2011-07-23.
  3. ^ a b c d e f g h i j k l m n o p q r s "Daftar Duta Besar". Kedutaan Besar Republik Indonesia di Den Haag, Belanda. Diarsipkan dari asli tanggal 2019-08-11. Diakses tanggal 2019-08-10.
  4. ^ a b Sejarah Perwakilan Republik Indonesia di Luar Negeri. Jakarta: Departemen Luar Negeri Republik Indonesia. 1995. hlm. 114.
  5. ^ ANT; JON (1 Oktober 2002). "Presiden Megawati Lantik 20 Duta Besar". Pelita. Diakses tanggal 1 Maret 2017.[pranala nonaktif permanen]
  6. ^ "Laporan dari Belanda (1): Di Rotterdam, Anak Muda Mengasah Diri". Suara Merdeka. 31 Mei 2015. Diakses tanggal 1 Maret 2017.[pranala nonaktif permanen]
  7. ^ "Presiden Lantik 24 Dubes Untuk Negara Sahabat". ANTARA News. 18 Oktober 2006. Diakses tanggal 1 Maret 2017.
  8. ^ "Presiden SBY Lantik 26 Dubes". Beritasatu.com. 21 Desember 2011. Diakses tanggal 1 Maret 2017.
  9. ^ Burhani, Ruslan, ed. (16 Januari 2015). "Dubes Retno Marsudi akhiri masa tugas di Belanda". ANTARA News. Diakses tanggal 1 Maret 2017.
  10. ^ "Rangkaian Pertemuan Pamitan dan Acara Perpisahan Dubes RI Retno L.P Marsudi di Belanda". Kedutaan Besar Republik Indonesia untuk Den Haag. 16 Januari 2015. Diakses tanggal 1 Maret 2017.[pranala nonaktif permanen]
  11. ^ Akuntono, Indra (23 Desember 2015). Galih, Bayu (ed.). "Jokowi Lantik 10 Duta Besar Indonesia". Kompas.com. Diakses tanggal 1 Maret 2017.
  12. ^ Tjam, Roy Lie A (24 Februari 2017). "Indonesia new Ambassador in The Hague". Diplomat Magazine. Diarsipkan dari asli tanggal 2016-06-20. Diakses tanggal 1 Maret 2017.
  13. ^ Muhsidin (13 Juni 2020). "Dubes I Gusti Agung dapat penghargaan Ridder Grootkruis dari Raja Belanda". ANTARA News. Diakses tanggal 16 September 2020.
  14. ^ Choirul Arifin (14 September 2020). "Rincian Lengkap 20 Nama Dubes Baru Indonesia, Berikut Negara Tempat Mereka Bertugas". Tribunnews.com. Diakses tanggal 14 September 2020.
  15. ^ Andika Primasiwi (26 November 2020). "Dubes RI Den Haag Serahkan Surat Kepercayaan pada Raja Belanda". Suara Merdeka. Diarsipkan dari asli tanggal 2021-01-23. Diakses tanggal 26 November 2020.
  16. ^ "Presiden Prabowo Lantik Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh serta Wakil Duta Besar RI untuk Negara Sahabat". Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia. 8 Oktober 2025. Diakses tanggal 10 Oktober 2025.
  17. ^ "Duta Besar RI untuk Kerajaan Belanda, L. Amrih Jinangkung, Serahkan Surat Kepercayaan kepada Raja Willem-Alexander". Kedutaan Besar Republik Indonesia di Den Haag. 25 Februari 2026. Diakses tanggal 19 Maret 2026.
  18. ^ "Penyerahan Surat Kredensial Duta Besar L. Amrih Jinangkung kepada Direktur Jenderal OPCW". Kedutaan Besar Republik Indonesia di Den Haag. 25 Februari 2026. Diakses tanggal 19 Maret 2026.

Pranala luar

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement