Ekspedisi Dzu Qarad

Ekspedisi Dzu Qarad merupakan ekspedisi kecil yang terjadi pada masa Nabi umat Islam, Muhammad, setelah Pertempuran Khaibar pada tahun 6 H yang terjadi di sebelah utara kota Madinah. Peristiwa ini diawali dengan dirampoknya peternakan unta milik Muhammad di Al-Gabah oleh pimpinan Bani Ghathafan, Abdurrahman al-Fazari dan Uyainah bin Hishn bersama kelompok pasukannya. Mereka berhasil membunuh penjaga unta-unta Muhammad.[1]

Saat kejadian, Salamah bin al-Akwa baru tiba di lokasi Tsaniyyatul Wada',[2] bersama Rabah, pelayan Muhammad atau budak Thalhah bin Ubaidillah. Salamah perintahkan Rabah kembali ke Madinah memberitahukan kepada Muhammad atas perampokan tersebut. Muhammad lalu memanggil pasukan berkuda lalu bersama menuju lokasi. Al-Farizi membunuh penjaga unta, lalu Salamah sendiri mengejar dengan berlari menuju pasukan Al-Farazi dan Uyainah dengan melemperkan beberapa panah hingga melukainya sambil berteriak,"Akulah Ibnu al-Akwa!". Karena sendiri, Salamah menggunakan taktik maju mundur saat dikejar musuh.[1][3]

Lalu datang 3 orang sahabat berkuda Muhammad, Al-Akhram (Muhriz bin Nadhlah), Abu Qatadah, Ukkasyah bin Mihshan dan Miqdad. Al-Akhram maju duluan sendiri namun ia berhasil dibunuh Abdurrahman, lalu Abu Qatadah membalas membunuh Abdurrahman al-Fazari. Riwayat lain juga terbunuh dari muslimin yaitu Waqqash bin Mujazziz.[2] Abu Qatadah berhasil membunuh Habib bin Uyainah. Ukasyah membunuh Awbar dan anaknya Amr bin Awbar dengan sekali lemparan tombaknya. Sisa pasukan Uyainah melarikan diri, sementara Salamah terus mengejar dengan berlari mengusirnya hingga siang hari, hingga mereka melepas unta-unta hasil rampokannya. Muhammad tiba lalu beristirahat dan memotong 1 ekor unta untuk dimakan bersama dan berkata,"'Sebaik-baik ahli berkuda kami hari ini adalah Abu Qatadah, dan sebaik-baik pasukan pejalan kaki kami adalah Salamah."[1][3]

Muhammad bermalam lalu bersama pasukannya kembali ke Madinah dengan membonceng Salamah di belakang untanya.[1]

Referensi

  1. ^ a b c d Al-Mishri, Mahmud (2010). Sahabat-sahabat Rasulullah Jilid 4. Jakarta : Pustaka Ibnu Katsir. ISBN 9789797194386
  2. ^ a b Hisyam, Ibnu (205). Sirah Nabawiyah. Jakarta : Penerbit Qisthi Press. ISBN 978-979-1303-91-0
  3. ^ a b Al-Muafiri, Abu Muhammad Abdul Malik bin Hisyam (2020-12-18). Sirah Nabawiyah lbnu Hisyam: Jilid 2 (dalam bahasa Melayu). Darul Falah. hlm. 247. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement