Wagir, Malang

Wagir
Gunung Kawi dari hutan pinus Precet
Gunung Kawi dari hutan pinus Precet
Negara Indonesia
ProvinsiJawa Timur
KabupatenMalang
Pemerintahan
 • CamatJoanico Da Costa, S.Sos, MM.
Populasi
 (2024)
 • Total90.444 jiwa
Kode pos
65158
Kode Kemendagri35.07.21 Suntingan nilai di Wikidata
Kode BPS3507210 Suntingan nilai di Wikidata
Luas75,43 km²
Desa/kelurahan12
Peta
PetaKoordinat: 8°0′32.20380″S 112°34′20.82958″E / 8.0089455000°S 112.5724526611°E / -8.0089455000; 112.5724526611

Wagir adalah salah satu kecamatan di Kabupaten Malang. Wagir terletak di barat Kota Malang dan wilayahnya memanjang hingga lereng Gunung Kawi. Kawasan lereng gunung tersebut terdapat objek wisata populer yang hijau dan sejuk seperti Air terjun Coban Glotak, Precet Forest Park, dan Alas Pakis. Pusat kecamatan ini berada di Desa Gondowangi dan Parangargo yang terdapat Pasar Wagir. Wagir juga memiliki banyak industri seperti pabrik kertas dan rokok, hingga industri rumahan seperti sentra perajin dupa di Desa Dalisodo.[1][2][3] Wagir juga kaya akan seni dan budaya seperti pertunjukan bantengan yang juga banyak ditemukan di kecamatan lain di Malang, serta wayang krucil asli Dusun Wiloso, Gondowangi.[4][5] Wagir memiliki umat Hindu terbanyak di Kabupaten Malang berdasarkan data BPS tahun 2023 yaitu sekitar 3400 jiwa.[6]

Geografi

Peta administrasi dan lokasi Wagir

Wagir adalah kecamatan yang terletak di barat Kota Malang. Wagir terletak di kaki dan lereng Gunung Kawi dengan perkampungannya yang paling barat adalah Dusun Precet di Desa Sumbersuko. Precet terkenal dengan wisatanya berupa hutan pinus yang asri serta pendakian menuju Puncak Batu Tulis yang terkenal curam dan berbatu.[7]

Bagian timur Wagir yang berbatasan dengan Kota Malang merupakan kawasan padat penduduk walaupun masih banyak ditemukan lahan pertanian. Ujung timur Wagir berbatasan dengan Sungai Metro yang menjadi pembatas dengan Kecamatan Pakisaji.[8]

Batas wilayah Kecamatan Wagir adalah sebagai berikut:[9]

Utara Kecamatan Dau dan Kota Malang
Timur Kecamatan Pakisaji dan Kota Malang
Selatan Kecamatan Pakisaji dan Kecamatan Ngajum
Barat Lereng Gunung Kawi

Daftar desa dan dusun

Kecamatan Wagir terdiri dari 12 desa yang dibagi menjadi beberapa dusun atau dukuh, yakni sebagai berikut:[9]

No. Nama Desa Nama Dusun / Dukuh Ref
1 Dalisodo Bedali, Bedali Ledok, Jengglong, Gandul, Precet, Sempukerep, Sengon Utara, Sengon Selatan, Wangkal [10]
2 Gondowangi Dawuhan, Gedangan, Pohbener, Rekesan, Wiloso [9]
3 Jedong Jedong, Jaten, Jurang Wugu, Krobyokan, Sawun [9]
4 Mendalanwangi Darungan, Mendalan Kulon, Mendalan Wetan, Santren, Sekarputih, Sukoanyar, Tenggulunan [11]
5 Pandanlandung Krajan, Pandan Selatan, Santren, Sigromilir [9]
6 Pandanrejo Jemunang, Ngingrim, Ngragi, Pandansari, Puthukrejo [9]
7 Parangargo Durenan, Genengan, Juwetmanting, Wagir [9]
8 Petungsewu Petungsewu, Codo, Codo Ledok, Durenan, Sengonrejo [9]
9 Sidorahayu Ampelsari, Bunder, Bunton, Losari, Niwen, Tulusayu [9]
10 Sitirejo Buwek, Lemahduwur, Reco, Sariasri, Temu [9]
11 Sukodadi Ampelantuk, Genderan, Jamuran, Jengglong, Kebonkuto, Petungpapak [12]
12 Sumbersuko Glagah Ombo, Kenongo, Ngemplak, Precet, Sumberpang Lor, Sumberpang Kidul [9]

Riwayat pemekaran

Wagir tidak pernah mengalami pemekaran kecamatan. Namun, Wagir mengalami perubahan wilayah akibat perpindahan desa ke kecamatan lain. Pada tahun 1987, Kota Malang mengalami perkembangan yang cukup pesat sehingga pemerintah pusat melakukan perluasan wilayah dengan menggabungkan wilayah dari Kabupaten Malang. Salah satunya Kecamatan Wagir yang kehilangan Desa Arjosari, Mulyorejo, dan Sumbersari. Karena desa tersebut ada kesamaan nama dengan kelurahan yang sudah ada di Kota Malang, maka juga terjadi perubahan nama desa. Desa Arjosari berubah nama menjadi Bakalan Krajan sedangkan Desa Sumbersari berubah nama menjadi Bandulan. Desa Mulyorejo, Bandulan, dan Bakalan Krajan akhirnya menjadi bagian dari Kecamatan Sukun di Kota Malang dan statusnya nanti berubah menjadi kelurahan.[13]

Tempat terkenal

Pemandangan di sekitar Coban Glotak
  • Pasar Wagir
  • Air terjun Coban Glotak
  • Precet Forest Park dan Lembah Merkusi Precet
  • Pendakian Puncak Batu Tulis via Precet
  • Alas Pakis
  • Pondok Wisata Latar Ombo
  • Sentra dupa Desa Dalisodo[3]
  • Puskesmas Wagir di Desa Pandanrejo
  • PP Ihya'ul Qur'an Nururrahman

Kebudayaan

Wayang Krucil Wiloso

Wayang Krucil Wiloso

Kesenian wayang krucil memang banyak ditemukan di Indonesia, namun wayang krucil di Dusun Wiloso, Desa Gondowangi memiliki kekhasan tersendiri sehingga telah tercatat sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTB) Kementerian Kebudayaan tahun 2016. Wayang Krucil Wiloso atau Wayang Krucil Malangan memiliki desain yang berbeda dari wayang kulit, terbuat dari ukiran kayu pule atau mentaos. Kisah yang diceritakan dalam wayang krucil umumnya adalah kisah Panji maupun kisah lainnya. Konon, wayang krucil juga pernah menjadi media penyebaran Agama Islam di Jawa. Wayang ini mencapai masa kejayaannya di tahun 1960-an.[5][14][15]

Referensi

  1. ^ Trimahayati, S.W. (2007). "PERLINDUNGAN HUKUM HAK - HAK PEKERJA ANAK ATAS PRAKTEK PELANGGARAN PERSYARATAN KERJA (Studi di Pabrik Rokok dan Dupa Kecamatan Wagir Kabupaten Malang)". Repository BKG (Brawijaya Knowledge Garden). Malang: Universitas Brawijaya.
  2. ^ Imron Hakiki, Andi Hartik (2022-09-16). "Pabrik Kertas di Malang Terbakar, Petugas Kesulitan Padamkan Api". KOMPAS.
  3. ^ a b Rio Perdana (2024-03-07). "Produksi Dupa di Dalisodo Wagir Kian Merosot". RRI.
  4. ^ Daviq Umar Al Faruq (2023-12-18). "Kesenian Tradisional Bantengan Digelar di Wagir, Overlanding Indonesia Dapat Apresiasi Wagub Jatim". HALLO! MALANGNEWS.
  5. ^ a b Imam Syafii (2018-08-25). "Lestarikan Kesenian Kabupaten Malang, Kecamatan Wagir Pamerkan Wayang Krucil di Expo Pembangunan 2018". MALANG TIMES.
  6. ^ Kabupaten Malang Dalam Angka 2023. BPS Kabupaten Malang. 2023-02-28.
  7. ^ Defri Werdiono (2024-12-08). "Difabel Memulai "Seven Summits" dengan Mendaki Kawi". KOMPAS.
  8. ^ "Tergerus Banjir, Satu Jembatan Ambrol di Malang". DETIK. 2010-04-30.
  9. ^ a b c d e f g h i j k Kabupaten Malang Dalam Angka Tahun 2015. BPS Kabupaten Malang. 2015-11-27.
  10. ^ Naufal Luthfi Hafizh (2022). "PERANCANGAN DESTINATION BRANDING DESA DALISODO KABUPATEN MALANG BERBASIS WISATA ALAM SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN BRAND AWARENESS" (PDF). Perpustakaan Universitas Dinamika (Skripsi).
  11. ^ Adek Ayu Agustin (2025). "LARANGAN NYUSUL DALAM PERKAWINAN ADAT JAWA PERSPEKTIF KONSTRUKSI SOSIAL (Studi Kasus di Desa Mendalan Wangi Kecamatan Wagir Kabupaten Malang)" (PDF). etheses UIN Malang (Skripsi).
  12. ^ Einid Shandy (2024-07-30). "KKN FIA UB Kuatkan Potensi Desa Sukodadi Melalui Media Sosial". KANAL24.
  13. ^ "Peraturan Pemerintah (PP) No. 15 Tahun 1987 tentang Perubahan Batas Wilayah Kotamadya Daerah Tingkat II Malang dan Kabupaten Daerah Tingkat II Malang".
  14. ^ Nana (2016-08-28). "Wayang Krucil Riwayatmu Kini". MALANG TIMES.
  15. ^ Fariza Wahyu Arizal (2025). "Keindahan dalam Kesederhanaan Wayang Krucil Wiloso: Sebuah Kajian Estetika Wabi Sabi". MAVIS : Jurnal Desain Komunikasi Visual. 7 (1). Universitas Bhinneka Nusantara: Malang.

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement