Dau, Malang

Dau
Taman Rekreasi Sengkaling
Taman Rekreasi Sengkaling
Negara Indonesia
ProvinsiJawa Timur
KabupatenMalang
Pemerintahan
 • CamatAhmad Lutfi Dayrobi, SE.
Populasi
 (2024)
 • Total68.817 jiwa
Kode pos
65151
Kode Kemendagri35.07.22 Suntingan nilai di Wikidata
Kode BPS3507300 Suntingan nilai di Wikidata
Luas41,96 km²
Desa/kelurahan10
Peta
PetaKoordinat: 7°56′36″S 112°31′48″E / 7.94333°S 112.53000°E / -7.94333; 112.53000

Dau adalah salah satu kecamatan di Kabupaten Malang yang terletak di utara dengan lokasi yang diapit oleh Kota Malang di timur dan Kota Batu di barat. Pusat kecamatan Dau berada di kawasan Sengkaling yang berlokasi di jalan penghubung kedua kota tersebut. Taman Rekreasi Sengkaling dikenal sebagai salah satu ikon wisata di Malang raya dengan fasilitas seperti wahana air, hotel, dan wisata kuliner.[1] Sebagai kota satelit, Dau juga memiliki banyak perumahan, kos, dan penginapan. Beberapa kawasan hunian yang terkenal di Dau misalnya Puncak Tidar dan Dieng.[2] Di kawasan tersebut juga terdapat perguruan tinggi seperti Universitas Ma Chung dan Universitas Brawijaya kampus Dieng, serta obyek wisata populer seperti Taman Wisata Lembah Dieng.[3][4]

Wilayah Dau memanjang ke barat hingga Gunung Butak-Kawi yang dapat didaki via Princi.[5] Kawasan lereng gunung tersebut terdapat obyek wisata populer karena jaraknya yang relatif dekat dengan Kota Malang. Beberapa diantaranya adalah Bumi Perkemahan Bedengan, Kebon Rojo Camp, dan Air terjun Parang Tejo.[3] Selain itu, wilayah ini juga dikenal sebagai sentra jeruk yang kemudian dikembangkan menjadi wisata petik buah.[6] Kecamatan Dau juga memiliki peninggalan sejarah penting yaitu Candi Badut yang lokasinya berbatasan dengan Kota Malang.[7]

Geografi

Peta administrasi dan lokasi Dau

Dau adalah kecamatan yang diapit oleh Kota Malang di timur dan Kota Batu di barat. Hal ini membuat Dau menjadi kecamatan yang berciri urban dan padat penduduk terutama di kawasan Sengkaling (Desa Mulyoagung) yang terdapat pusat kecamatan dan Landungsari yang memiliki pasar terbesar di Dau. Desa lain seperti Karangwidoro dan Kalisongo yang berbatasan dengan Kota Malang juga mengalami perkembangan yang pesat dengan dibangunnya hunian modern seperti kawasan Puncak Tidar dan Dieng.[2]

Bagian barat dari Dau masih banyak ditemukan lahan pertanian dan perkebunan terutama komoditas jeruk. Hal ini karena lokasinya yang subur di lereng Gunung Kawi-Butak. Sedangkan bagian paling barat masih berupa hutan yang lebat dan asri. Di lereng gunung tersebut terdapat puncak yang lebih kecil seperti Bukit Jabal dan Gunung Malang.[6][8]

Batas wilayah Kecamatan Dau adalah sebagai berikut:[9]

Utara Kota Batu dan Kecamatan Karangploso
Timur Kota Malang
Selatan Kecamatan Wagir
Barat Gunung Kawi-Butak

Daftar desa dan dusun

Kecamatan Dau terdiri dari 10 desa yang dibagi menjadi beberapa dusun atau dukuh. Pusat kecamatan Dau berada di Desa Mulyoagung terutama di Dusun Sengkaling. Desa dan dusun tersebut yakni sebagai berikut:[9]

No. Nama Desa Nama Dusun / Dukuh Ref
1 Gadingkulon Krajan, Princi, Sempu [9]
2 Kalisongo Kunci, Kuso, Kuso Tegir, Loandeng, Sumberejo [9]
3 Karangwidoro Karang Ampel, Karang Tengah, Ndoro [9]
4 Kucur Krajan, Godehan, Ketohan, Klampok, Klaseman, Sumber Bendo, Turi [10]
5 Landungsari Bendungan, Klandungan, Rambaan [9]
6 Mulyoagung Dermo, Jetak Lor, Jetak Ngasri, Jetis, Sengkaling [9]
7 Petungsewu Krajan, Bulurejo [9]
8 Selorejo Krajan, Gumuk, Selokerto [9]
9 Sumbersekar Krajan, Banjartengah, Precet, Semanding [9]
10 Tegalweru Krajan, Jengglong, Kraguman [9]

Riwayat pemekaran

Dau tidak pernah mengalami pemekaran kecamatan. Namun, Dau mengalami perubahan wilayah akibat perpindahan desa ke kecamatan lain. Pada tahun 1987, Kota Malang mengalami perkembangan yang cukup pesat sehingga pemerintah pusat melakukan perluasan wilayah dengan menggabungkan wilayah dari Kabupaten Malang. Salah satunya Kecamatan Dau yang kehilangan Desa Tlogomas, Merjosari, dan Karang Besuki.[11] Kemudian pada tahun 1993, Dau kembali mengalami pengurangan wilayah dengan terbentuknya Kota Administratif Batu yang mengambil Desa Dadaprejo.[12]

Tempat terkenal

Candi Badut
Lembah Gunung Sari Kucur

Pariwisata[3]

Lainnya

Referensi

  1. ^ a b "Taman Rekreasi Sengkaling". umm.ac.id. Universitas Muhammadiyah Malang. Diakses tanggal 2025-09-13.
  2. ^ a b "Ekspansi ke Malang, Ciputra Mulai Kembangkan CitraLand Puncak Tidar". BisnisJatim.id. 2021-02-16.
  3. ^ a b c Alma Erin Mentari (2025-08-20). "7 Rekomendasi Wisata di Dau Malang untuk Liburan Sejuk". KOMPAS.
  4. ^ Sigit Kurniawan (2022-02-03). "UB Malang miliki Fakultas Vokasi dan Gedung Laboratorium Industri Kreatif". ELSHINTA.
  5. ^ Ongis Mbois (2024-04-21). "Pendakian Gunung Butak Dari Dau Malang". NGALAM - wearemania.net.
  6. ^ a b A. Nugroho (2025-09-12). "Tak Hanya Identitas, Perkebunan Jeruk Menjadi Mata Pencaharian Utama Masyarakat Dau Malang". RADAR MALANG.
  7. ^ "Candi Badut Kini Naik Peringkat, Begini Deskripsi dan Sejarahnya". MediaNasional.id. 2018-04-29.
  8. ^ Aditya Novrian (2025-04-07). "Menembus Kabut Menuju Puncak: Pesona Gunung Malang dari Bukit Jabal". RADAR MALANG.
  9. ^ a b c d e f g h i j k Kabupaten Malang Dalam Angka Tahun 2015. BPS Kabupaten Malang. 2015-11-27.
  10. ^ Irenna Christiani (2015). "Impelentasi Pengadaan Air Bersih pada Aspek Sosial Ekonomi Masyarakat (Studi pada Desa Kucur Kecamatan Dau Kabupaten Malang)". Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB. 3 (1). Malang: Universitas Brawijaya.
  11. ^ "Peraturan Pemerintah (PP) No. 15 Tahun 1987 tentang Perubahan Batas Wilayah Kotamadya Daerah Tingkat II Malang dan Kabupaten Daerah Tingkat II Malang".
  12. ^ "Peraturan Pemerintah (PP) No. 12 Tahun 1993 tentang Pembentukan Kota Administratif Batu".

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement