Ubud, Gianyar
Ubud
ᬉᬩᬸᬤ᭄᭟ | |||||
|---|---|---|---|---|---|
Peta lokasi Kecamatan Ubud | |||||
| Negara | |||||
| Provinsi | Bali | ||||
| Kabupaten | Gianyar | ||||
| Pemerintahan | |||||
| • Camat | Drs. I Kadek Alit Wirawan, M.A.P (2009)[1] | ||||
| Populasi | |||||
| • Total | 78,852 jiwa (2.014)[2] 69,323 jiwa (2.010)[3] jiwa | ||||
| Kode pos | 80571 | ||||
| Kode Kemendagri | 51.04.05 | ||||
| Kode BPS | 5104050 | ||||
| Luas | 42,38 Km² | ||||
| Desa/kelurahan | 7 Desa 1 Kelurahan | ||||
| |||||
Kecamatan Ubud (Aksara Bali: ᬓᭂᬘᬫᬢᬦ᭄ ᬉᬩᬸᬤ᭄᭟) adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Gianyar, Provinsi Bali, Indonesia. Luasnya adalah 42,38 km².[4]Ubud terkenal di antara para wisatawan mancanegaranya.
Geografi
Pusat Kabupaten Gianyar paling dekat dengan Desa Lodtunduh, Desa Mas, dan Desa Peliatan dengan jarak 10 km.[5]
Batas Wilayah
Secara administratif Kecamatan Ubud berbatasan langsung dengan Kabupaten Badung di sebelah barat dengan Kecamatannya Abiansemal.
| Utara | |
| Timur | |
| Selatan | |
| Barat |
Demografi
Kecamatan Ubud Pada Semester 1 tahun 2024, memiliki jumlah penduduk sebanyak 72.046 jiwa dengan 16.704 Kepala Keluarga (KK). Penduduk laki-laki berjumlah 35.948 jiwa dan penduduk perempuan berjumlah 36.098 jiwa. Pada periode tersebut, tercatat ada 112 perpindahan penduduk dan 48 kasus kematian.[6]
Selain itu, menurut data BPS tahun 2024, tiga desa memiliki jumlah penduduk yang berada pada kisaran sepuluh ribu hingga dua belas ribu jiwa, yaitu Desa Peliatan, Desa Singakerta, dan Desa Mas. Beberapa desa/kelurahan lainnya memiliki jumlah penduduk yang berkisar antara lima ribu hingga delapan ribu jiwa.
Desa Petulu memiliki kepadatan penduduk tertinggi dengan 2.966 jiwa per kilometer persegi, meskipun jumlah penduduknya bukan yang terbanyak. Sebaliknya, Desa Sayan memiliki kepadatan penduduk terendah dengan 912 jiwa per kilometer persegi.
| Status Perkawinan | Jumlah Jiwa | Keterangan |
|---|---|---|
| Belum Kawin | 29.292 | |
| Kawin | 38.770 | |
| Cerai Hidup | 621 | |
| Cerai Mati | 3.363 |
Agama
Berdasarkan data Kementerian Dalam Negeri semester 1 tahun 2024, sebanyak 98,3% penduduk Kecamatan Ubud menganut agama Hindu. Kemudian penduduk yang beragama Islam sebanyak 0,95%. Selebihnya beragama Kristen sebanyak 0,6%, di mana Protestan sebanyak 0,4% dan Katolik sebanyak 0,2%. Penduduk yang beragama Buddha sebanyak 0,07%, Lainnya Kepercayaan Terhadap Tuhan YME sebanyak 0,01%.[6]
| Agama | Jumlah Jiwa | % | Keterangan |
|---|---|---|---|
| Islam | 686 | 0,95% | |
| Kristen Protestan | 306 | 0,4% | |
| Kristen Katholik | 148 | 0,2% | |
| Hindu | 70.843 | 98,3% | |
| Buddha | 51 | 0,07% | |
| Konghucu | - | - | |
| Kepercayaan terhadap Tuhan YME | 12 | 0,01% | |
| Kec. Ubud | 72.046 | 100% |
Pemerintahan
Pembagian Administratif
Kecamatan Ubud dibagi menjadi 7 Desa dan 1 Kelurahan yang diurutkan secara abjad, sebagai berikut:
- Desa Kedewatan
- Desa Lodtunduh
- Desa Mas
- Desa Peliatan
- Desa Petulu
- Desa Sayan
- Desa Singakerta
- Kelurahan Ubud
Menurut data BPS tahun 2024, Keluarahan Ubud memiliki wilayah terluas, yaitu sebesar 7,32 km2, atau sekitar 17,27 persen dari wilayah Kecamatan Ubud. Sementara Desa Petulu, menjadi Desa dengan wilayah terkecil, hanya seluas 2,33 km2.[5]
Pariwisata
Galeri
Lihat Juga
Referensi
- ^ https://www.gianyarkab.go.id/index.php/baca-berita/96/Informasi-Kecamatan
- ^ Kecamatan Gianyar dalam Angka 2016, hal.17
- ^ Penduduk Indonesia Menurut Desa 2010
- ^ "Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 137 Tahun 2017 tentang Kode dan Data Wilayah Administrasi Pemerintahan". Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Diakses tanggal 3 October 2019.
- ^ a b Gianyar, Badan Pusat Statistik Kabupaten. "Kecamatan Ubud Dalam Angka 2024". gianyarkab.bps.go.id. Diakses tanggal 2025-01-14.
- ^ a b c d "Visualisasi Data Kependudukan". gis.dukcapil.kemendagri.go.id. Diakses tanggal 2025-01-14.
Pranala luar
- (Indonesia) BPS Kabupaten Gianyar
- (Indonesia) Prodeskel Binapemdes Kemendagri Diarsipkan 2022-04-01 di Wayback Machine.
- (Indonesia) Situs Resmi Kabupaten Gianyar
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.



