Taman Nasional Mamberamo Foja

Infotaula de geografia políticaTaman Nasional Mamberamo Foja
taman nasional di Indonesia Suntingan nilai di Wikidata

Tempat
PetaKoordinat: 1°46′2.672″S 137°50′21.325″E / 1.76740889°S 137.83925694°E / -1.76740889; 137.83925694 
Negara berdaulatIndonesia
Provinsi di IndonesiaPapua Barat Suntingan nilai di Wikidata
NegaraIndonesia Suntingan nilai di Wikidata
Geografi
Luas wilayah1.700.000 ha Suntingan nilai di Wikidata[convert: unit tak dikenal]
Sejarah
Pembuatan2024 Suntingan nilai di Wikidata


Taman Nasional Mamberamo Foja adalah taman nasional yang terletak di Provinsi Papua, Provinsi Papua Tengah, dan Provinsi Papua Pegunungan dan berada pada 12 wilayah administratif dengan lokasi koordinat 1°46′03″S 137°50′21″E / 1.76750°S 137.83917°E / -1.76750; 137.83917[1] Kawasan ini sebelumnya berstatus suaka margasatwa, yang ditetapkan melalui Surat Keputusan Menteri Pertanian No. 782/Kpts/Um/10/1982 tanggal 21 Oktober 1982.[2] Status kawasan kemudian ditingkatkan dan dideklarasikan sebagai taman nasional ke-57 pada 15 Oktober 2024 oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.[3][4] Dalam pembagian administratif, wilayahnya masuk di dalam Kecamatan Arbais, Kecamatan Mamberamo Hulu dan Kecamatan Mamberamo Tengah. Penetapannya berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pertanian Nomor 782/Kpts/ Um/10/1982. Penerbitan surat keputusan tanggal 21 Oktober 1982. Luas lahan yang ditetapkan adalah 1.018.000 hektare.

Sejarah

Taman Nasional Mamberamo Foja dahulu merupakan Kawasan konservasi suaka margasatwa ditetapkan oleh pemerintah Indonesia pada tahun 1980-an, dan kemudian diperluas untuk mencakup Pegunungan Foja. Selama puluhan tahun, organisasi non-pemerintah (NGO) yang bergerak di bidang konservasi telah mengusulkan agar kawasan konservasi tersebut diubah menjadi taman nasional.

Pada seminar dua hari pada tanggal 7 dan 8 November 2014 yang diselenggarakan oleh Yayasan Lingkungan Hidup, sebuah NGO lokal, warga desa meminta pemerintah untuk mengubah kawasan konservasi satwa liar menjadi taman nasional.[5] Akhirnya Taman Nasional Mamberamo Foja resmi ditetapkan sebagai taman nasional ke‑57 di Indonesia pada tahun 2024 oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Deklarasi penetapan taman nasional ini merupakan upaya melestarikan salah satu ekosistem paling kaya keanekaragaman hayati di Papua, sekaligus sebagai “benteng terakhir” dalam konservasi di wilayah tersebut[1]

Kondisi geografis

Taman Nasional Mamberamo Foja berada di bagian timur dari daerah aliran sungai Mamberamo. Sebagian besar wilayahnya merupakan pegunungan Foja yang seluas 2 juta hektare. Dari tepi Sungai Tariku dan Sungai Taritatu, wilayah taman nasional ini meluas ke arah selatan. Sedangkan bagian timur meliputi Sungai Mamberamo. Bagian utara dari taman nasional ini mempunyai ekosistem berupa hutan bakau dan hutan pantai.[6]

Dataran danau (Lakes Plains) merupakan Dataran rendah luas, disepanajng sungai Memberamo dan anak sungainya Tariki dan Taritatu dipenuhi oleh hutan rawa air tawar dan berbagai danau buatan memutar (oxbow lakes). Kawasan ini dikelilingi oleh pegunungan, kecuali pada lubang keluar bagi Sungai Mamberamo ke laut .[7]

Pegunungan Foja, bagian kawasan ini yang paling menonjol, memiliki puncak setinggi 2.193 m. Pegunungan ini termasuk salah satu hutan hujan tropis kuno terbesar yang masih tidak terjamah jalan di wilayah Asia-Pasifik, dengan luas sekitar 3.000 km² . Secara ekologis, kawasan ini merupakan transisi antara ecoregion hutan hujan dataran rendah dan hutan hujan pegunungan utara Papua [8]

Karena kondisi tersebut Taman Nasional Mamberamo Foja, secara garis besar ada berbagai ragam hutan, yang pertama Hutan hujan daratan, berisi perbukitan, hutan dataran rendah, termasuk hutan rawa air tawar dan savana, di sekitar dataran danau. yang kedua Hutan hujan montane yaitu hutan dengan ketinggian di atas 1.000 m berlokasi di Pegunungan Foja, yang ketiga Hutan mangrove dan delta, di tepi pesisir dan mulut sungai [5]

Keanekaragaman hayati

Jenis-jenis flora yang tumbuh di dalamnya ialah bakau, rumbia, matoa, angsana, simpur, dan merbau. Selain itu ada tumbuhan jenis Sterculia, Agathis, dan Araucaria. Di dalam Taman Nasional Mamberamo Foja juga hidup 80 jenis mamalia, 5 jenis bandikut, 4 jenis kuskus, 4 jenis oposum, walabi dan kangguru pohon. Selain itu ada rodentia, kelelawar dan kupu-kupu. Reptil yang terbanyak adalah buaya dengan jenis buaya air tawar dan buaya muara.[9]

Referensi

  1. ^ a b antaranews.com (2024-10-16). "Menteri LHK deklarasikan Mamberamo jadi taman nasional ke-57". Antara News. Diakses tanggal 2025-08-30.
  2. ^ "Informasi 521 Kawasan Konservasi – Region Maluku dan Papua" (PDF). Direktorat Jenderal KSDAE (KLHK). Diakses tanggal 27 October 2025.
  3. ^ "Menteri LHK Deklarasikan Taman Nasional Baru, Mamberamo Foja Jadi TN ke-57 di Indonesia". ksdae.or.id. Direktorat Jenderal KSDAE. 15 October 2024. Diakses tanggal 27 October 2025.
  4. ^ "Menteri LHK deklarasikan Mamberamo jadi taman nasional ke-57". ANTARA News. 16 October 2024. Diakses tanggal 27 October 2025.
  5. ^ a b "Mamberamo Foja Wildlife Reserve". Wikipedia (dalam bahasa Inggris). 2025-02-02.
  6. ^ Padmanaba, dkk. (2012). Pandangan Tentang Perencanaan Kolaboratif Tata Ruang wilayah di Kabupaten Mamberamo Raya, Papua, Indonesia: Studi kasus di Burmeso, Kwerba, Metaweja, Papasena dan Yoke (PDF). Bogor: CIFOR. hlm. 12. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  7. ^ "Lakes Plains". Wikipedia (dalam bahasa Inggris). 2025-01-21.
  8. ^ "Northern New Guinea lowland rain and freshwater swamp forests". Wikipedia (dalam bahasa Inggris). 2025-01-12.
  9. ^ Direktorat Pemolaan dan Informasi Konservasi Alam (2016). Informasi 521 Kawasan Konservasi Rgion Maluku - Papua (PDF). Bogor: Direktorat Pemolaan dan Informasi Konservasi Alam, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. hlm. 56. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement