Sukorejo, Ponorogo

Sukorejo
Kantor Kecamatan Sukorejo
Kantor Kecamatan Sukorejo
Negara Indonesia
ProvinsiJawa Timur
KabupatenPonorogo
Pemerintahan
 • CamatDrs. Setiyo Hari Sujatmiko, AP.
Populasi
 (2023)
 • Total59.678 jiwa
Kode pos
63453
Kode Kemendagri35.02.15 Suntingan nilai di Wikidata
Kode BPS3502160 Suntingan nilai di Wikidata
Luas58,39 km²
Desa/kelurahan18
Peta
PetaKoordinat: 7°50′8.621″S 111°24′27.810″E / 7.83572806°S 111.40772500°E / -7.83572806; 111.40772500

Sukorejo adalah salah satu kecamatan di Kabupaten Ponorogo yang terletak di barat dan memiliki lahan sawah terluas di Ponorogo.[1] Pusat kecamatan Sukorejo berada di Desa Sukorejo yang jaraknya cukup dekat dengan Kecamatan Kauman (Sumoroto), tetapi wilayah kecamatan ini memanjang ke utara hingga Desa Kedungbanteng di perbatasan Magetan. Sukorejo terpisah dari Kecamatan Ponorogo dan Babadan di timur dengan adanya Sungai Sekayu (anak Kali Madiun). Dalam sejarah, sungai tersebut juga sebagai pembatas Kabupaten Ponorogo di timur dengan Kabupaten Sumoroto di barat.[2] Desa Golan di Sukorejo memiliki makanan khas "getuk golan" yang menjadi salah ikon kuliner di Ponorogo.[3] Sedangkan Desa Nambangrejo terkenal dengan kerajinan kulitnya.[4]

Geografi

Lokasi Sukorejo

Sukorejo adalah kecamatan di Ponorogo yang terletak di barat Sungai Sekayu dan berbatasan dengan Magetan di utara. Sebagian besar wilayah Sukorejo berada di utara Kecamatan Kauman (Sumoroto), tetapi ada juga yang berada di timur Sumoroto seperti Desa Karanglo Lor dan Sragi. Sebagian besar wilayah Sukorejo merupakan dataran rendah yang didominasi oleh lahan pertanian yang membuatnya menjadi kecamatan dengan sawah terluas di Ponorogo. Walaupun wilayahnya datar, tetapi ada juga bukit kecil seperti Gunung Mangge yang menjadi tempat wisata populer. Sukorejo dilalui dua jalur utama menuju Magetan dari arah Ponorogo. Jalur yang pertama adalah Desa Kedungbanteng di ujung utara dengan jalan menuju Lembeyan, dan yang kedua berada di utara Sumoroto dengan jalan menuju Sampung.

Batas wilayah Sukorejo adalah sebagai berikut:[5]

Utara Kabupaten Magetan (Kecamatan Lembeyan)
Timur Sungai Sekayu, Kecamatan Ponorogo, dan Kecamatan Babadan
Selatan Kecamatan Kauman
Barat Kecamatan Kauman dan Kecamatan Sampung

Daftar desa dan dusun

Kecamatan Sukorejo terdiri dari 18 desa yang terbagi menjadi beberapa dusun / dukuh / lingkungan, yakni sebagai berikut:[5]

No. Nama Desa Nama Dusun / Dukuh / Lingkungan Ref
1 Bangunrejo Cangkring, Dasun, Merakan, Ngambaan, Slemanan, Soko, Walikukun [5]
2 Gandukepuh Ngujung, Pogero, Sawahan, Sekayu, Tempuran [5]
3 Gegeran Gegeran, Bantengan, Burungan, Duwet, Jebolan, Klaten, Mangge, Mlancar, Mojorejo [6]
4 Gelanglor Kauman, Mboto, Menggeng, Purwosari, Taji [7]
5 Golan Golan, Karangan [5]
6 Kalimalang Krajan, Sragi Lor [5]
7 Karanglo Lor Kulon, Wetan [5]
8 Kedungbanteng Krajan, Dinan, Kalipucang, Mbarisan, Sekuwung, Tambang [5]
9 Kranggan Krajan, Jayengranan [5]
10 Lengkong Kidulkali, Mranggen, Sambi, Sawahan [8]
11 Morosari Krajan, Gondang, Lor Kali [5]
12 Nambangrejo Karangtal, Mirah, Mundu, Ngemplak, Santren, Tengah, Wotmangu [5]
13 Nampan Krajan, Glagah Ombo [5]
14 Prajegan Krajan, Asemkandang, Genengan, Jaten, Jatisari, Karang, Mening, Mojorejo, Pacar, Pucanganom [9]
15 Serangan Bulusari, Mijil [5]
16 Sidorejo Buyanan, Gadel, Jangglengan, Pintu [5]
17 Sragi Krajan, Banaran [5]
18 Sukorejo Krajan, Blimbing, Dare, Ngasinan [5]

Tempat terkenal

Gunung Mangge
  • Pasar Kedungbanteng
  • Taman Sukosewu
  • Gunung Mangge - bukit kecil di tengah sawah
  • Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Ponorogo di Desa Karanglo Lor
  • Jembatan Sekayu
  • Petilasan Eyang Ismoyo / Klampis Ireng di Desa Sragi - dalam mitos yang berkembang di masyarakat Ponorogo, Klampis Ireng merupakan lokasi kerajaan gaib yang dipimpin Eyang Ismoyo[10]
  • Sentra kerajinan kulit Desa Nambangrejo - produknya antara lain aksesoris sepeda onthel berupa tas hingga sabuk untuk pementasan Reog[4][11]
  • Sentra Getuk Golan di Desa Golan[3]
  • Puskesmas Sukorejo

Kuliner

Getuk Golan

Getuk golan

Getuk golan adalah getuk khas dari Desa Golan. Seperti getuk pada umumnya, getuk golan terbuat dari singkong yang direbus kemudian ditumbuk dengan gula jawa. Yang membedakan adalah tekstur, rasa, dan cara penyajiannya. Getuk golan disebut-sebut lebih pulen dan gurih dibanding getuk lainnya. Selain itu, cara penyajian getuk golan ini ditambahkan taburan ketan hitam dan parutan kelapa, serta disiram dengan gula jawa atau gula merah cair sehingga menghasilkan aroma yang khas.[3][12]

Referensi

  1. ^ Kabupaten Ponorogo Dalam Angka 2024. BPS Kabupaten Ponorogo. 2024-02-28.
  2. ^ Jihan Ranna Shafira (2024-10-10). "Asal Mula Penyebutan Etan Kali dan Kulon Kali, Apakah Ada Pengaruh Politik di Kabupaten Ponorogo?". PONOROGO NEWS - ponorogo.pikiran-rakyat.com.
  3. ^ a b c Ronaa Nisa'us Sholikhah - (2022-05-24). "Mengenal Getuk Golan, Kudapan Khas Ponorogo yang Wajib Dicoba". ESPOS REGIONAL.
  4. ^ a b "Pengrajin Aksesoris Kulit Sepeda Onthel, Alami Penurunan Omset di Tengah Pandemi". cakrawala7.com. 2020-11-15.
  5. ^ a b c d e f g h i j k l m n o p Kecamatan Sukorejo Dalam Angka 2017. BPS Kabupaten Ponorogo. 2017-09-20.
  6. ^ Aziz Sulton Bahtiar (2022). "DARI WAKAF AHLI KE WAKAF KHAIRI (TINJAUAN FIQIH WAKAF TERHADAP BENDA WAKAF MASJID KI AGENG MANGLI DUKUH KLATEN DESA GEGERAN KECAMATAN SUKOREJO KABUPATEN PONOROGO)" (PDF). Electronic theses of IAIN Ponorogo (Skripsi).
  7. ^ Irma Khoirotun Nisa (2023). "Pandangan Tokoh Masyarakat Terhadap Kafa'ah Dalam Perkawinan Sebagai Pembentukan Keluarga Sakinah Perspektif Hukum Islam (Studi Kasus Desa Gelang Lor Kecamatan Sukorejo Kabupaten Ponorogo)" (PDF). Electronic theses of IAIN Ponorogo (Skripsi).
  8. ^ Siti Muniffatul Fauziah (2020). "Peran Pemberdayaan Masyarakat Melalui Badan Usaha Milik Desa di Desa Lengkong Kecamatan Sukorejo Kabupaten Ponorogo" (PDF). Electronic theses of IAIN Ponorogo (Skripsi).
  9. ^ Tutut Sulesdiyani, Muhammad Iran Riyadi (2023). "STRATEGI DAKWAH KYAI HASAN MUNAWI DI DUSUN JATISARI PRAJEGAN SUKOREJO PONOROGO". JUSAN: Jurnal Sejarah Peradaban Islam Indonesia. 1 (1). Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ponorogo.
  10. ^ Ronaa Nisa'us Sholikhah (2022-07-24). "Mengenal Klampis Ireng, Kerajaan Gaib di Ponorogo yang Penuh Misteri". ESPOS REGIONAL.
  11. ^ Charolin Pebrianti/ (2017-02-01). Irvan Sjafari (ed.). "Ghufron, Pengrajin kulit dari Desa Nambangrejo, Ponorogo". DWIPA NEWS - www.dwipanews.com.
  12. ^ M Sabda (2024-05-11). "Enak dan Khas Ponorogo, Getuk Golan Mbok Bon hanya Dijual dengan Harga Rp5 Ribu". ASWAJA NEWS - aswajanews.isnuponorogo.org.

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement