Penindasan homoseksual di Jerman Nazi

Monumen di Nollendorfplatz, Berlin. Teks dalam segitiga:
Teks di bawah: "Segitiga merah muda adalah simbol yang digunakan oleh Nazi untuk menjelekkan kaum homoseksual di kamp-kamp konsentrasi. Mulai Januari 1933 dan seterusnya, hampir semua tempat hiburan kaum homoseksual yang terletak di sekitar Nollendorfplatz ditutup oleh kaum Sosialis Nasional atau disalahgunakan untuk pembuatan 'daftar merah muda' (berkas homoseksual) melalui penggerebekan."

Setelah Adolf Hitler dan Partai Buruh Sosialis Nasional Jerman (Partai Nazi) berkuasa di Jerman, kaum gay dan, dalam jumlah yang lebih kecil, lesbian, menjadi dua dari sejumlah kelompok yang ditarget oleh Nazi dan menjadi korban Holokaus. Bermula pada 1933, organisasi-organisasi gay dilarang, buku-buku soal homoseksualitas dan seksualitas secara umum (seperti karya-karya dari Institut für Sexualwissenschaft, yang dijalankan oleh pengkampanye hak gay Yahudi Magnus Hirschfeld), dibakar, dan kaum homoseksual di Partai Nazi sendiri dibunuh.

Referensi

Bacaan tambahan

Bacaan populer
  • Beck, Gad (1999). An Underground Life: Memoirs of a Gay Jew in Nazi Berlin. University of Wisconsin Press. ISBN 0-299-16500-0.
  • Fridgen, Michael (2014). The Iron Words. Dreamlly Books. ISBN 0-615-99269-2.
  • Seel, Pierre (1997). Liberation Was for Others: Memoirs of a Gay Survivor of the Nazi Holocaust. Perseus Book Group. ISBN 0-306-80756-4.
  • Seel, Pierre (1995). I, Pierre Seel, Deported Homosexual: A Memoir of Nazi Terror. Basic Books. ISBN 0-465-04500-6.
  • Heger, Heinz (1994). Men With the Pink Triangle: The True, Life-And-Death Story of Homosexuals in the Nazi Death Camps. Alyson Books. ISBN 1555830064.

Pranala luar

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement