Pencemaran udara di Amerika Serikat

Pencemaran udara di Amerika Serikat umumnya disebabkan oleh industrialisasi dan khususnya oleh kegiatan merokok di dalam ruangan.[1][2] Kasus kematian akibat pencemaran udara yang pertama kali dilaporkan di Amerika Serikat terjadi pada tahun 1948 di Donora, Pennsylvania.[3] Pencemaran udara oleh partikel-partikel pencemar telah mengakibatkan kematian sebanyak 50.000 orang di Amerika Serikat setiap tahunnya.[4] Sementara itu, pencemaran udara akibat kegiatan merokok di dalam ruangan di Amerika Serikat telah mengakibatkan sebanyak 430.000 orang di Amerika Serikat meninggal setiap tahun.[2]

Kasus pencemaran udara di Los Angeles yang menghasilkan kabut tebal pada dasawarsa tahun 1950-an telah membuat Undang-Undang Udara Bersih disahkan pada tahun 1963 untuk menangani persoalan pencemaran udara di Amerika Serikat.[5][6] Pada tahun 1970, Richard Nixon selaku Presiden Amerika Serikat mendirikan Badan Perlindungan Lingkungan Amerika Serikat untuk membantu penegakan hukum mengenai pencemaran udara di Amerika Serikat.[6]

Penyebab dan sejarah awal

Penyebab utama dari pencemaran udara di Amerika Serikat ialah industrialisasi.[1] Pencemaran udara di Amerika Serikat awalnya bermula sejak revolusi industri di Amerika Serikat. Permasalahan pencemaran udara yang terjadi akibat revolusi industri ialah pelepasan berbagai jenis gas dan partikel yang mencemari udara di Amerika Serikat.[3] Sementara itu, kegiatan merokok menjadi penyebab utama pencemaran udara dalam ruangan di Amerika Serikat.[2]

Kasus pencemaran udara yang pertama kali dilaporkan di Amerika Serikat karena mengakibatkan kematian penduduk ialah yang terjadi di wilayah Donora pada negara bagian Pennsylvania pada tahun 1948. Sebanyak 20 orang dinyatakan mengalami kematian akibat pencemaran udara di Donora.[3]

Dampak

Pencemaran udara oleh partikel-partikel pencemar telah mengakibatkan kematian sebanyak 50.000 orang di Amerika Serikat setiap tahunnya.[4] Pada tahun 1980, tercatat sebanyak 51.000 orang di Amerika Serikat mengalami kematian akibat pencemaran udara. Pada tahun tersebut, jumlah kematian akibat pencemaran udara di Amerika Serikat hampir menyamai jumlah kematian akibat penyakit jantung, kanker, maupun HIV/AIDS di Amerika Serikat.[7]

Kepala Ahli Bedah Amerika Serikat menyatakan bahwa pencemaran udara akibat kegiatan merokok di dalam ruangan di Amerika Serikat telah mengakibatkan sebanyak 430.000 penduduk di Amerika Serikat meninggal setiap tahun. Penyakit-penyakit yang menjadi penyebab kematian semuanya berkaitan dengan kegiatan merokok seperti emfisema, serangan jantung, kelumpuhan, dan kanker paru-paru.[2]

Kebijakan pemerintah

Pada dasawarsa tahun 1950-an, Kota Los Angeles di Amerika Serikat mengalami pencemaran udara yang menghasilkan kabut tebal yang menyebabkan gangguan sosial.[5] Karena kejadian di Los Angeles, Kongres Amerika Serikat menyetujui pemberian dana untuk penelitian mengenai pencemaran udara dan upaya penanganannya di Amerika Serikat sejak tahun 1955. Pada tahun 1963, Undang-Undang Udara Bersih disahkan di Amerika Serikat untuk menetapkan sistem kebijakan modern dalam upaya pengendalian pencemaran udara di Amerika Serikat. Di Amerika Serikat, Undang-Undang Udara Bersih menjadi landasan hukum yang paling menyeluruh dalam menangani persoalan pencemaran udara yang dapat membahayakan kesehatan masyarakat di Amerika Serikat. Pada tahun 1970, Richard Nixon selaku Presiden Amerika Serikat mendirikan Badan Perlindungan Lingkungan Amerika Serikat untuk membantu penegakan hukum mengenai pencemaran udara di Amerika Serikat.[6]

Lihat pula

Referensi

  1. ^ a b Dahliah (September 2020). Taufiq, Muhammad (ed.). Globalisasi Sumber Daya Alam, Lingkungan dan Kemiskinan. Tasikmalaya: Edu Publisher. hlm. 40. ISBN 978-623-7640-67-7. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  2. ^ a b c d Tobin, Kenneth. Rizal, M. (ed.). Unsur Kimia dan Pencemaran Udara: Handbook Pengajaran dan Pembelajaran Sains [Handbook of Teaching and Learning Science]. Diterjemahkan oleh Khozim, M., dan Widowatie, D. S. Nusamedia. hlm. 43. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: translators list (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  3. ^ a b c Mulyadi, dkk. (Desember 2023). Penyehatan Udara. Klaten dan Makassar: PT. Nas Media Indonesia. hlm. 142. ISBN 978-623-155-637-0. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  4. ^ a b Rachman, R. M., dkk. (Februari 2024). Gusty, S., dan Zulharna (ed.). Pencemaran Air. Makassar: Tohar Media. hlm. 4. ISBN 978-623-8421-20-6. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  5. ^ a b Sood, Muhammad (2021). Sari, Maya (ed.). Hukum Lingkungan Indonesia. Jakarta Timur: Sinar Grafika. hlm. 12. ISBN 978-979-007-848-2. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  6. ^ a b c Gates, Bill (2021). Bagaimana Mencegah Bencana Iklim: Solusi yang Kita Miliki dan Terobosan yang Kita Perlukan [How to Avoid a Climate Disaster: The Solution We Have an The Breakthroughs We Need]. Diterjemahkan oleh Anshor, Zia. Jakarta: Penerbit PT Gramedia Pustaka Utama. hlm. 179–180. ISBN 978-602-06-5285-6. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  7. ^ Idris, Amiruddin (Mei 2018). Ekonomi Publik. Sleman: Penerbit Deepublish. hlm. 107. ISBN 978-602-475-268-2. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement