Pakusari, Jember
Pakusari | |||||
|---|---|---|---|---|---|
| Negara | |||||
| Provinsi | Jawa Timur | ||||
| Kabupaten | Jember | ||||
| Pemerintahan | |||||
| • Camat | Rifendi Wahjuwibakti, S.IP. | ||||
| Populasi (2024) | |||||
| • Total | 47.131 jiwa | ||||
| Kode pos | 68181 | ||||
| Kode Kemendagri | 35.09.24 | ||||
| Kode BPS | 3509230 | ||||
| Luas | 31,26 km² | ||||
| Desa/kelurahan | 7 | ||||
| |||||
Pakusari adalah kecamatan di Kabupaten Jember yang terletak di timur ibu kota Jember. Pakusari terbentuk pada 1976 bersamaan dengan terbentuknya Kota Administratif Jember. Pakusari merupakan gabungan dari desa-desa di Kecamatan Arjasa, Kalisat, dan eks-Kecamatan Wirolegi yang sekarang sudah dibubarkan.[1] Wilayah Pakusari bagian selatan dilintasi jalan nasional yang menghubungkan ibu kota Jember dengan Mayang. Di jalur tersebut terdapat Terminal Pakusari yang melayani berbagai angkutan antar kota maupun dalam kota.[2] Sedangkan Pakusari bagian utara di Desa Patemon dilintasi jalan provinsi menuju Bondowoso dan terdapat stasiun kereta kecil yaitu Stasiun Arjasa.[3]
Geografi

Pakusari adalah kecamatan di Kabupaten Jember yang terletak di timur. Dengan luas wilayah sekitar 31 km², Pakusari merupakan salah satu kecamatan dengan luas tersempit di Kabupaten Jember. Geografi Pakusari berupa dataran rendah yang didominasi lahan persawahan. Komoditas pertanian utamanya adalah tembakau yang membuat Pakusari menjadi salah satu sentra tanaman tersebut. Bagian selatan dari Pakusari jaraknya cukup dekat dengan pusat kecamatan Mayang. Mayang dan Pakusari dipisahkan oleh Sungai Mayang dengan Pakusari berada di utara sungai tersebut.[4] Pakusari memiliki banyak gumuk atau gundukan tanah seukuran bukit kecil, yang paling terkenal adalah Gumuk Sepikul.[5]
Batas wilayah Kecamatan Pakusari adalah sebagai berikut:[4]
| Utara | Kecamatan Arjasa |
| Timur | Kecamatan Kalisat |
| Selatan | Kecamatan Mayang |
| Barat | Kecamatan Sumbersari dan Kecamatan Patrang |
Daftar desa dan dusun
Kecamatan Pakusari terdiri dari 7 desa yang dibagi menjadi beberapa dusun / dukuh / lingkungan, yakni sebagai berikut:
| No. | Nama Desa | Nama Dusun atau Dukuh | Ref |
|---|---|---|---|
| 1 | Bedadung | Krajan Baru, Krajan Lama, Gumuk Suda | [4] |
| 2 | Jatian | Krajan, Plalangan, Prasian | [4] |
| 3 | Kertosari | Krajan, Gempal, Lamparan, Sumber Dandang | [4] |
| 4 | Pakusari | Krajan, Gempal, Rowo, Sumbersuko | [4][6] |
| 5 | Patemon | Krajan Utara, Krajan Selatan, Duklengkong, Kloncing | [4] |
| 6 | Subo | Gudang Duren, Kaliwining, Karang Sadang, Sanggar | [4] |
| 7 | Sumberpinang | Krajan, Bunder, Jatian, Jeding | [4] |
Riwayat pemekaran
Kecamatan Pakusari terbentuk pada tahun 1976 berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 14 Tahun 1976. Saat itu, pemerintah pusat meresmikan Kota Administratif Jember yang merupakan calon kota baru di Jawa Timur. Sebagai bagian dari peraturan itu, wilayah administrasi kecamatan di Kabupaten Jember mengalami penataan ulang. Beberapa kecamatan dibubarkan yang terdiri dari Kecamatan Jember, Mangli, dan Wirolegi. Sisa-sisa desa dari kecamatan tersebut yang tidak masuk dalam kota administratif kemudian diserahkan ke kecamatan sekitarnya atau dibentuk menjadi kecamatan baru. Kecamatan Pakusari bersama dengan Sukorambi adalah kecamatan yang baru dibentuk. Pakusari sendiri mencakup 7 desa dari 3 kecamatan. Desa Patemon berasal dari Kecamatan Arjasa, Desa Subo dan Jatian berasal dari Kecamatan Kalisat, sedangkan 4 desa lainnya merupakan bekas Kecamatan Wirolegi yang telah dibubarkan. Akibat pemekaran ini, Stasiun Arjasa menjadi bagian dari Kecamatan Pakusari.[1]
Tempat terkenal

- Terminal Pakusari
- Stasiun Arjasa - stasiun kecil di Desa Patemon dan dekat Kecamatan Arjasa. Stasiun ini tidak melayani pemberhentian penumpang.
- Pasar Sore Pakusari[7]
- TPA Pakusari - tempat pembuangan akhir sampah yang diubah menjadi wisata edukasi[8]
- Komplek Pergudangan Bulog Kertosari
- Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jember
- BASARNAS Pos SAR Jember
- PT Tempurejo Gudang Pakusari - pabrik pengolahan tembakau
- Gunung / Gumuk Sepikul[5]
- Puskesmas Pakusari
Referensi
- ^ a b "Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 14 Tahun 1976 tentang Pembentukan Kota Administratif Jember".
- ^ Denys Dinda Arum Milaranti, R. Caesario Boing, Gadang Endrayanto (2025). "PENINGKATAN TIPE TERMINAL PAKUSARI DARI TIPE C MENJADI TIPE B DI KABUPATEN JEMBER". Digilib Politeknik Transportasi Darat Indonesia - STTD. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link)
- ^ Sidkin (2025-08-20). "Perbaikan Rel di Arjasa, Jalan Jember - Bondowoso Bakal Ditutup Total, Catat Waktu dan Rute Alternatifnya!". HALO JEMBER.
- ^ a b c d e f g h i Kabupaten Jember Dalam Angka 2025. BPS Kabupaten Jember. 2025-02-28.
- ^ a b Maulana Ijal (2021-11-07). "Menikmati Hamparan Sawah dari Ketinggian Gunung Sepikul". RADAR JEMBER.
- ^ Lukman Hakim (2024-11-07). "Musrenbang Desa Pakusari Tahun Anggaran 2025/2026 Memprioritaskan Pembangunan Pasar Desa". SINOPSIS.co.id.
- ^ "Pasar Sore Pakusari: Denyut Ekonomi Lokal yang Tumbuh dari Semangat Warga". jemberkab.go.id. Pemerintah Kabupaten Jember. 2025-08-02.
- ^ "TPA PAKUSARI JADI PILIHAN WARGA JEMBER BERLIBUR SAAT TAHUN BARU". K RADIO JEMBER. 2023-01-02.
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.



