Masjid Agung Darussalam
| Masjid Raya Baitul Khairaat (بيتخيرات) | |
|---|---|
| Agama | |
| Afiliasi | Islam |
| Lokasi | |
| Lokasi | Palu, Sulawesi Tengah, Indonesia |
| Arsitektur | |
| Tipe | Masjid |
| Gaya | Perpaduan antara arsitektur modern dan kaili. |
| Peletakan batu pertama | 1978 |
| Rampung | 2000 |
| Kapasitas | 15.000 Jemaah |
Masjid Raya Baitul Khairaat / Masjid Raya Darussalam merupakan sebuah masjid besar yang terletak di Palu, Indonesia. terletak di kawasan pusat kota, tepatnya di Jalan WR Supratman, dan menjadi pusat utama kegiatan keislaman tingkat kota maupun provinsi. Masjid ini dibangun pada tahun 1978 dan selesai pada tahun 2000.
Namun, Masjid ini juga sempat mengalami kerusakan berat akibat gempa 2018. Setelah 2 tahun pasca gempa, masjid ini mulai renovasi dimulai tahap awal ( pembongkaran ) sebelum di bangun kembali. Pada tahun 2023 mulai pembangunan kembali serta tahun 2024 perubahan nama dari "Masjid Agung Darussalam" menjadi "Masjid Raya Baitul Khairaat". Bangunan masjid ini seluas 26.248 meter, terdiri dari 3 lantai ( Lantai Dasar terdapat area lobby, museum, convention atau ruang serbaguna dll. lantai 1 area sholat pria dan lantai 2 untuk wanita serta di lengkapi pintu lift ).
Sebagai masjid raya, tempat ini sering digunakan untuk kegiatan skala besar seperti salat Idulfitri dan Iduladha, tabligh akbar, serta kegiatan sosial kemasyarakatan, serta juga menjadi simbol persatuan umat Islam di Sulawesi Tengah dan dapat dikatakan sebagai pemersatu umat karena jamaahnya sebagian besar berasal dari Kota Palu.
Diketahui, nama “Baitul Khairaat”, yang berarti Rumah Kebaikan, yang berasal dari bahasa Arab dan melambangkan harapan akan kemajuan serta kedamaian bagi umat Islam.
Dari sisi arsitektur, masjid ini dibangun dengan pondasi tiang pancang sebanyak 483 titik yang dirancang tahan gempa serta menggunakan material yang aman bagi kesehatan dan sesuai standar SNI. Keunikan desainnya juga tampak pada ornamen fasad daun kelor, yang menghiasi eksterior masjid di bawah kubah dome enamel yang berbentuk mutiara, jam raksasa berdiameter 19,5 meter yang menjadi salah satu jam berdiameter terbesar di dunia serta dua menara masjid setinggi 99 meter.
Bacaan lebih lanjut
- Tjokrosaputro, Teddy (2011). 100 Masjid Terindah Indonesia. Jakarta: PT Andalan Media. ISBN 978-602-99731-0-5. (Indonesia)
Referensi
- Pemerintah Prov. Sulteng (2024/02/07) "https://sultengprov.go.id/daerah/gubernur-rusdy-mastura-resmikan-nama-masjid-raya-baitul-khairaat-provinsi-sulteng/"
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


