Leang Kassi
| Leang Kassi | |||||||||||||||||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Gua Kassi | |||||||||||||||||||||||||||
| Lokasi | Kampung Belae, Kelurahan Biraeng, Kecamatan Minasatene, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, Indonesia | ||||||||||||||||||||||||||
| Koordinat | 04°50'07.6" LS 119°35'23.5" BT[1] | ||||||||||||||||||||||||||
| Geologi | karst / batu kapur / batu gamping tipe Formasi Tonasa | ||||||||||||||||||||||||||
| |||||||||||||||||||||||||||
Leang Kassi (Makassar: ᨒᨙᨕ ᨀᨔᨗ, translit. Léang Kassi, har. 'Gua Pasir') atau Gua Kassi adalah situs arkeologi berupa gua prasejarah yang terletak di gugusan Bulu Matojeng, Karst Maros-Pangkep, Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung. Secara administratif, gua ini terletak di wilayah Kampung Belae, Kelurahan Biraeng, Kecamatan Minasatene, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, Indonesia. Leang Kassi ini terletak pada titik astronomis 04°49'20-04°50'10 LS dan 119°45-119°36'50 BT dan berada pada ketinggian 15 mdpl dengan orientasi barat daya. Leang ini mempunyai ukuran mulut gua dengan lebar 24 meter dan tinggi pintu 30 meter. Sebelah barat terdapat mata air yang dijadikan sebagai sumber air PDAM Pangkep. Sebelah selatan cekungan terdapat jalan raya. Tinggalan arkeologis yang ditemukan pada situs ini berupa cangkang kerang, artefak batu, dan lukisan dinding gua. Artefak batu diperoleh pada pelataran gua terdiri atas serpih, bilah, dan tatal. Lukisan dinding gua berupa cap tangan dan coretan-coretan yang berwarna hitam.[1][2][3]
Referensi
- ^ a b Tim Direktori Maros-Pangkep (2007). Direktori Potensi Wisata Budaya Di Kawasan Karst Maros-Pangkep Sulawesi Selatan Indonesia (PDF). Makassar: Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala Makassar. hlm. 27. ISBN 978-979-17021-0-2.
- ^ Pusdatin Kemendikbudristek (2022). "Leang Kassi". budaya-data.kemdikbud.go.id. Diakses tanggal 21 Agustus 2024.
- ^ Ahmad, Amran; A. Siady Hamzah (2016). Database Karst Sulawesi Selatan 2016 (PDF). Makassar: Badan Lingkungan Hidup Daerah Provinsi Sulawesi Selatan. hlm. 45.
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


