Kromium(III) telurida

Kromium(III) telurida
Nama
Nama IUPAC
Kromium(III) telurida
Nama lain
Dikromium tritelurida
Penanda
Model 3D (JSmol)
ChemSpider
Nomor EC
Nomor RTECS {{{value}}}
  • InChI=1S/2Cr.3Te
    Key: PDJHBRMODJKXLQ-UHFFFAOYSA-N
  • [Te]=[Cr][Te][Cr]=[Te]
Sifat
Cr2Te3
Massa molar 486,792 g/mol
Penampilan Bubuk abu-abu gelap
Densitas 6,6–7,0 g/cm3
Titik lebur 1.300 °C (2.370 °F; 1.570 K) perkiraan
Dapat diabaikan[1]
Bahaya
Piktogram GHS GHS07: Tanda Seru
Keterangan bahaya GHS {{{value}}}
H302, H312, H315, H319, H332, H335
P261, P264, P270, P271, P280, P301+P312, P302+P352, P304+P312, P304+P340, P305+P351+P338, P312, P321, P322, P330, P332+P313, P337+P313, P362, P363, P403+P233, P405, P501
Senyawa terkait
Anion lain
Kromium(III) oksida
Kromium(III) sulfida
Kromium(III) selenida
Kecuali dinyatakan lain, data di atas berlaku pada suhu dan tekanan standar (25 °C [77 °F], 100 kPa).
Referensi

Kromium(III) telurida (Cr2Te3) adalah sebuah senyawa kimia anorganik. Senyawa ini tersusun atas kation kromium(III) dan anion telurida. Senyawa ini berwarna abu-abu gelap dan memiliki struktur kristal heksagonal.

Sifat

Termodinamis

Sampel kromium telurida yang sangat jenuh dengan telurium ditemukan mengkristal dalam struktur heksagonal, tetapi distorsi kisi trigonal juga mungkin terjadi.[1][2]

Magnetik

Kromium telurida bersifat paramagnetik kuat dan dapat digunakan dalam konstruksi nanokristal.[3] Selain itu, senyawa ini juga menunjukkan sifat feromagnetik. Dengan membuat lapisan kromium telurida tipis, senyawa ini dapat diuji melalui difraksi elektron berenergi tinggi refleksi (reflection high-energy electron diffraction, RHEED), mikroskopi penerowongan payaran (scanning tunneling microscopy, STM), magnetometri sampel getar (vibrating sample magnetometry, VSM), dan pengukuran sifat fisik lainnya. Pola RHEED menunjukkan pertumbuhan lapisan kromium telurida yang datar dan halus. Pengujian STM menunjukkan bahwa atom permukaan senyawa ini tersusun dalam pola heksagonal. Suhu Curie-nya ditemukan sebesar 180 K.[4] Ketika beralih antara bentuk magnetisme paramagnetik dan feromagnetik, medan magnet di sekitarnya runtuh menjadi dua kurva independen dengan persamaan skala tunggal.[5] Namun, kromium telurida masih dapat melanjutkan melalui pembalikan magnetisme.[6]

Ketika diukur pada suhu ruangan, tegangan Hall anomali kromium telurida tampaknya terdiri dari komponen anomali negatif dan komponen normal positif. Komponen anomali negatif menunjukkan saturasi terhadap intensitas medan magnet, sedangkan komponen normal positif dapat dikaitkan dengan konduksi lubang. Ini diukur dari suhu kamar hingga 400 °C dengan arus sampel a-c dan medan magnet d-c.[7]

Referensi

  1. ^ a b Goncharuk, L V; Lukashenko, G M (12 April 1973). "Thermodynamic properties of the chromium telluride Cr2Te3". Soviet Powder Metallurgy and Metal Ceramics. 13 (9): 726–728. doi:10.1007/BF00797718. S2CID 97609076.
  2. ^ Viswanathan, R; Sai Baba, M; Lakshmi Narasimhan, T S; Balasubramanian, R; Darwin Albert Raj, D; Mathews, C K (2 November 1993). "Thermochemistry of metal-rich chromium telluride and its role in fuel-clad chemical interactions". Journal of Alloys and Compounds. 206: 201–210. doi:10.1016/0925-8388(94)90036-1.
  3. ^ Ramasamy, Karthik; Mazumdar, Dipanjan; Bennett, Robert D; Gupta, Arunava (2012). "Syntheses and magnetic properties of Cr2Te3 and CuCr2Te4 nanocrystals". Chemical Communications. 48 (45): 5656–8. doi:10.1039/C2CC32021E. PMID 22549795.
  4. ^ Roy, Anupam; Guchhait, Samaresh; Dey, Rik; Pramanik, Tanmoy; Hsieh, Cheng-Chih; Rai, Amritest; Banerjee, Sanjay R (7 April 2015). "Perpendicular Magnetic Anisotropy and Spin Glass-like Behavior in Molecular Beam Epitaxy Grown Chromium Telluride Thin Films". ACS Nano. 9 (4): 3772–3779. arXiv:1509.08140. Bibcode:2015arXiv150908140R. doi:10.1021/nn5065716. PMID 25848950. S2CID 16563479.
  5. ^ Liu, Yu; Petrovic, C (12 Maret 2018). "Critical behavior of quasi-two-dimensional weak itinerant ferromagnet trigonal chromium telluride Cr0.62Te". Physical Review B. 96 (13): 134410. arXiv:1803.04482. doi:10.1103/PhysRevB.96.134410. S2CID 119099203.
  6. ^ Pramanik, Tanmoy; Roy, Anupam; Dey, Rik; Rai, Amritesh; Guchhait, Samaresh; Mova, Hema CP; Hsieh, Cheng-Chih; Banerjee, Sanjay K (2017). "Angular dependence of magnetization reversal in epitaxial chromium telluride thin films with perpendicular magnetic anisotropy". Journal of Magnetism and Magnetic Materials. 437: 72–77. arXiv:1705.03121. Bibcode:2017JMMM..437...72P. doi:10.1016/j.jmmm.2017.04.039. S2CID 119359926.
  7. ^ Nogami, Minoru (1 Januari 1966). "Hall Effect in Chromium Telluride". Japanese Journal of Applied Physics. 5 (2): 134–137. Bibcode:1966JaJAP...5..134N. doi:10.1143/JJAP.5.134. S2CID 94817212.

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement