Kereta rel listrik Tokyo Metro seri 7000

KRL Tokyo Metro 7000 Series
Tokyo Metro 7000 (7022) memasuki Stasiun Cikini pada Juli 2023
Jenis bakal pelantingKereta Rel Listrik (KRL)
BeroperasiTidak Beroperasi [a]
ProdusenKawasaki Heavy Industries, Nippon Sharyo, Tokyu Car Corporation
Digantikan
Konstruksi1974-1989
Mulai beroperasiTRTA (1974-2004)
Tokyo Metro (2004-2022)
PT KRL Commuter (2010-2025) [a]
Jml. beroperasi0 [1] (Jepang)
16 kereta/2 Set (Indonesia)
Jml. dilestarikan1 set (Jepang)
Jml. dirucat226 kereta/29 Set (Jepang)
16 kereta/2 Set (Indonesia)
Formasi8/10 kereta per set (Jepang)
8 kereta per set (Indonesia)
Nomor armada7001F-7034F (7017, 7021,7022,7023) Indonesia
Kapasitas1.136 penumpang (rata-rata)
OperatorTokyo Metro
KAI Commuter
Jalur dilayani
Data teknis
Konstruksi bodiAlumunium Alloy
Panjang kereta20.000 mm (20 m)
Lebar2.800 mm (2,8 m)
Tinggi4.145 mm (4,145 m)
Pintu4 pintu di setiap sisi
Kelajuan maksimum110 km/h (31 m/s)
Berat276 t (276.000 kg) (rata-rata)
Sistem traksiHitachi Armature Variable Field (AVF) Chopper Control (Indonesia)
VVVF-IGBT (Jepang)
Daya mesin145 kW per motor
TransmisiStatic Inverter (SIV)
Tipe: Mitsubishi Electric SIV (NC-FAT120A)
Percepatan3,3 - 3,5 km/h/s
Perlambatan3,5 km/h/s (normal)
4,5 km/h/s (darurat)
PendorongDepok
Sistem pembangkitListrik Aliran Atas (LAA)
Pemanas, ventilasi, dan penyejuk udaraCU769
Elektrifikasi1.500 V DC
Penangkap arusPantograf
BogieFS-388/A, FS-515 dengan pegas udara
AbarElectropneumatic Regenerative Brake
Sistem keselamatanTokyo Metro CS-ATC, TM ATO, Seibu ATS, Tobu ATS, ATC-P, T-DATC, Deadman Pedal
Alat perangkaiShibata Coupling
Lebar sepur1.067 mm (1,067 m)

Kereta Rel Listrik Tōkyō Metro 7000 (東京メトロ7000系, Tōkyō Metoro 7000-kei) adalah kereta rel listrik buatan Jepang yang beroperasi di Lintas Yurakucho dan Fukutoshin sejak 1974 hingga 2022, dan lintas Jabodetabek sejak 2010 hingga 2025.[2] KRL ini berbasis dari Tokyo Metro 6000 yang digunakan di Chiyoda Line.

Sejarah

Pada awalnya didatangkan masing-masing dengan 10 kereta per set, tetapi hanya dioperasikan dengan 8 kereta per set. Semua rangkaiannya berwarna sama, yaitu warna merah di bagian muka, perak di badan dan strip berwarna kuning-merah (rencana akan di cat new livery). Perawatan seluruh rangkaian Tokyo Metro 7000 dilakukan di Depo KRL Depok.[3]

Rangkaian 7030F di Lintas Tokyu Toyoko, 2019.

Nomor rangkaian

  • 7017F*
  • 7021F*
  • 7022F*
  • 7023F*
  1. 7017F Sekarang sudah dirucat dan sudah ditanahkan secara bertahap di dipo Depok.
  2. 7021F sekarang sudah dirucat akibat menabrak Truk tangki pertamina di Bintaro pada 9 Desember 2013

Formasi asli KRL Tokyo Metro 7000 di Jepang:

Nomor 10 9 8 7 6 5 4 3 2 1
Penomoran KuHa 7100 SaHa 7200 MoHa 7300 MoHa 7400 SaHa 7500 SaHa 7600 MoHa 7700 MoHa 7800 MoHa 7900 KuMoHa 7000
Kodifikasi CT1 T M1 M2 Tc1 Tc2 M1 M2 M1 CM2

Di jalur Fukutoshin di Jepang, beberapa rangkaian KRL ini dioperasikan dengan formasi 8 kereta sebagai berikut:

Nomor 8 7 6 5 4 3 2 1
Penomoran KuHa 7100 MoHa 7300 MoHa 7400 SaHa 7500 SaHa 7200 MoHa 7900 MoHa 7800 KuHa 7000
Kodifikasi CT1 M1 M2 Tc1 T M1 M2 CT2

Berbeda dengan formasi 8 kereta di Jepang, di Indonesia KRL ini dioperasikan dengan formasi 8 kereta sebagai berikut:

Nomor 8 7 6 5 4 3 2 1
Penomoran KuHa 7100 SaHa 7200 MoHa 7300 MoHa 7400 SaHa 7500 SaHa 7600 MoHa 7900 KuMoHa 7000
Kodifikasi CT1 T M1 M2 Tc1 Tc2 M1 CM2

Daftar rangkaian

Nomor 8 7 6 5 4 3 2 1
7017F* 7117 7217 7317 7417 7517 7617 7917 7017
7021F* 7121 7221 7321 7421 7521 7621 7921 7021
7022F* 7122 7222 7322 7422 7522 7622 7922 7022
7023F* 7123 7223 7323 7423 7523 7623 7923 7023

Keterangan:

  • Rangkaian yang diberi tanda bintang (*) menandakan bahwa rangkaian tersebut telah tidak beroperasi.
  • Rangkaian 7021F tidak dapat dioperasikan karena kecelakaan dan sudah dikirim ke Stasiun Cikaum.
  • Rangkaian 7017F juga sudah tidak dapat dioperasikan dan dirucat secara bertahap di Depo KRL Depok.
  • Rangkaian 7022F sudah kembali beroperasi lagi setelah rehabilitasi mesin.
  • Rangkaian 7022F sedang digunakan untuk uji ruang bebas Line Tangerang lintas Duri - Tanggerang dan disimpan di Depo KRL Depok.
  • Rangkaian 7023F dioperasikan sebagai kereta pelangsir di Depo KRL Depok.

Insiden

KRL Tokyo Metro Seri 7021F saat terbakar dan terguling akibat menabrak Truk Tangki BBM
  • Pada tanggal 9 Desember 2013, terjadi kecelakaan di pos jaga perlintasan KA Pondok Betung (PJL 57A), Bintaro, Pesanggrahan, Jakarta Selatan pada pukul 11.20 WIB. Rangkaian KRL tersebut menabrak truk tangki Pertamina dikarenakan sang sopir truk yang menerobos perlintasan kereta tersebut akibat palang pintu yang terlambat ditutup. Rangkaian yang terlibat adalah Tokyo Metro 7021F yang kereta depannya (KuHa 7121) anjlok, ringsek, dan meleleh di bagian depannya akibat ledakan dari truk tangki tersebut. Kejadian ini menewaskan tujuh orang termasuk masinis Darman Prasetyo, asisten masinis Agus Suroto, dan teknisi KA (TKA) Sofyan Hadi. Akibat kerusakan dari KRL ini yang sudah terlalu parah dan tidak dapat diperbaiki (meskipun hanya kereta pertama yang rusak parah), maka KRL ini berhenti beroperasi.[4]

Lihat pula

Referensi

  1. ^ [1]
  2. ^ "Arigato KRL, Mengenang Kereta Listrik Asal Jepang yang Resmi Pensiun". Tempo. 2025-11-11. Diakses tanggal 2025-11-14.
  3. ^ Majalah KA Edisi Juni 2014
  4. ^ Majalah KA Edisi Januari 2014

Pranala luar


Kesalahan pengutipan: Ditemukan tanda <ref> untuk kelompok bernama "lower-alpha", tapi tidak ditemukan tanda <references group="lower-alpha"/> yang berkaitan

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement