Kanor, Bojonegoro

Kanor
Jembatan Kanor-Rengel
Jembatan Kanor-Rengel
Negara Indonesia
ProvinsiJawa Timur
KabupatenBojonegoro
Pemerintahan
 • CamatFaisol Ahmadi, SH.
Populasi
 (2024)
 • Total62.626 jiwa
Kode pos
62193
Kode Kemendagri35.22.11 Suntingan nilai di Wikidata
Kode BPS3522110 Suntingan nilai di Wikidata
Luas59,78 km²
Desa/kelurahan25
Peta
PetaKoordinat: 7°6′41″S 112°2′8″E / 7.11139°S 112.03556°E / -7.11139; 112.03556

Kanor adalah salah satu kecamatan di Kabupaten Bojonegoro bagian timur. Kanor terletak di utara Sumberrejo dan barat Baureno. Selain itu, Kanor berada di selatan Sungai Bengawan Solo yang menjadi pembatas dengan Kabupaten Tuban di utara dan barat. Sejak tahun 2022, Kanor dengan Rengel di Tuban telah terhubung oleh jembatan besar yang dapat mempercepat akses dan pertumbuhan ekonomi kedua wilayah.[1] Kecamatan Kanor memiliki dua pasar besar, yang pertama berada di pusat kecamatan yaitu Pasar Kanor. Selain itu, juga terdapat Pasar Maju Raya di jalan nasional yang terletak di perbatasan Desa Sroyo (Kanor) dengan Desa Mejuwet (Sumberrejo).[2]

Geografi

Peta kecamatan di Bojonegoro

Kanor adalah kecamatan di Kabupaten Bojonegoro bagian timur. Geografinya berupa dataran rendah yang didominasi lahan persawahan yang ditanami padi. Kanor dibatasi oleh Sungai Bengawan Solo di sebelah utara dan barat yang menjadi pemisah dengan Kabupaten Tuban. Lokasinya juga membuat Kanor menjadi wilayah yang rawan banjir. Desa Sroyo di sebelah tenggara adalah satu-satunya desa di Kanor yang dilintasi jalan nasional.

Batas wilayah Kecamatan Kanor adalah sebagai berikut:[3]

Utara Kabupaten Tuban (Kecamatan Rengel) dan Bengawan Solo
Timur Kecamatan Baureno
Selatan Kecamatan Sumberrejo
Barat Kabupaten Tuban (Kecamatan Rengel dan Soko) dan Bengawan Solo

Daftar desa dan dusun

Kecamatan Kanor terdiri dari 25 desa yang dibagi menjadi beberapa dusun / dukuh / lingkungan, yakni sebagai berikut:

No. Nama Desa Nama Dusun atau Dukuh Ref
1 Bakung Bakung, Mejasem [3]
2 Bungur Bungur, Soko [3]
3 Cangakan Berek, Jetis, Juwet [3]
4 Caruban Bonturi, Geneng, Ngipik [3]
5 Gedongarum Dondong, Gebang [3]
6 Kabalan Kabalan, Bonagung, Bungkitan, Kendal, Pencol [3]
7 Kanor Kanor, Grape, Pinggiran [3]
8 Kedungprimpen Kedung, Blimbing, Grinting, Nduri, Peni [3]
9 Nglarangan Nglarangan, Beran, Candi [3]
10 Palembon Palembon, Garas, Leran [3]
11 Pesen Pesen [3]
12 Pilang Puncel, Tugu [3]
13 Piyak Piyak, Anting-Anting [3]
14 Prigi Prigi, Kemiri [3]
15 Samberan Samberan, Jumo Kulon, Jumo Wetan [3]
16 Sarangan Sarangan [3]
17 Sedeng Sedeng, Botoputih, Geneng, Tawang [3]
18 Semambung Mruwut, Slandeng [3]
19 Simbatan Batan, Bontos [3]
20 Simorejo Malebo, Patoman, Simo [3]
21 Sroyo Sroyo [3]
22 Sumberwangi Pohtangi, Turasan [3]
23 Tambahrejo Ager-Ager, Prijek [3]
24 Tejo Tejo, Menero [3]
25 Temu Temu, Dono, Manding, Singkil [3]

Tempat terkenal

Pasar Maju Raya (Mejuwet-Sroyo)
  • Pasar Kanor
  • Pasar Maju Raya di perbatasan Desa Sroyo (Kanor) dengan Mejuwet (Sumberrejo)
  • Jembatan Kare (Kanor-Rengel) yang dilengkapi taman
  • Bengawan Mati di Desa Pilang - danau yang terbentuk akibat perpindahan aliran Bengawan Solo[4]
  • Masjid Jami' Nurul Huda - masjid di Desa Cangaan yang konon merupakan salah satu masjid tertua di Bojonegoro yang dibangun tahun 1262 Hijriyah atau 1846 Masehi[5]
  • Puskesmas Kanor

Tokoh terkenal

  • KH Anwar Zahid - pendakwah populer dari Desa Simorejo yang dikenal dengan gaya ceramahnya yang penuh candaan[6]
  • Lisman - pahlawan lokal dari Desa Gedongarum yang diabadikan menjadi nama salah satu jalan terkenal di wilayah Kota Bojonegoro. Merupakan anggota Tentara Republik Indonesia Pelajar (TRIP) yang berjuang melawan penjajah Belanda.[7]

Referensi

  1. ^ Zaki Zubaidi (2022-01-12). "Jembatan Kare Penghubung Bojonegoro-Tuban Resmi Beroperasi untuk Umum". JATIMNOW.
  2. ^ Yuan Edo Ramadhana (2025-03-18). "Dolan Pasar: Empat Tahun Pasca Renovasi, 112 Kios Pasar Sroyo Kosong Tanpa Pedagang". RADAR BOJONEGORO.
  3. ^ a b c d e f g h i j k l m n o p q r s t u v w x y z Kabupaten Bojonegoro Dalam Angka 2025. BPS Kabupaten Bojonegoro. 2025-02-28.
  4. ^ Maulina Alfiyana (2019-02-03). "Bengawan Mati di Desa Pilang, Begini Sejarahnya..." BLOK BOJONEGORO.
  5. ^ Rizki Nur Diansyah (2023-03-24). "Menengok Masjid Tertua di Bojonegoro, Berusia 3 Abad". BLOK BOJONEGORO.
  6. ^ Suki Nurhalim (2023-05-13). "Mengenal KH Anwar Zahid yang Roasting Ustaz Hanan Attaki". DETIK JATIM.
  7. ^ Yogi Abdul Gofur (2023-11-10). "Misteri Jalan Lisman, Pahlawan yang Bukan Sekadar Nama Jalan". JURNABA.co.

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement