Kampoeng Heritage Kajoetangan


Kampoeng Heritage Kajoetangan adalah kampung yang telah berdiri sejak abad ke-13 (diperkirakan pada tahun 1900an) yang menggabungkan gaya arsitektur kolonial dalam tradisional khas Indonesia. Kawasan kampung ini juga berasal dari berbagai versi diantaranya dari keberadaan pohon tanaman bernama patangtangan yang menyerupai tangan manusia, atau dari sebuah penunjuk arah berbentuk tangan yang terbuat dari kayu di masa lalu. Ada juga yang meyakini jika nama Kayutangan sendiri berasal dari letak geografis yang diapit oleh Sungai Sukun dan Sungai Brantas.[1]

Daya Tarik

Di Kampoeng Heritage Kajoetangan banyak sekali macam aneka kuliner dari makanan tradisional hingga modern diantaranya kedai Es Podjok. Pengunjung yang datang tidak hanya dari warga lokal melainkan warga mancanegara juga dapat menikmati kesegaran es serut dengan melihat lalu lalang kendaraan yang melintas. Banyak juga cafe-cafe modern dan tradisional yang ada disepanjang koridor Kayutangan. Di Kampoeng Heritage Kajoetangan juga terdapat banyak sekali mural yang sangat indah, salah satunya adalah mural Bank Indonesia.[2]

Transportasi umum

Trans Jatim

Kampoeng Heritage ini dapat dijangkau dengan mudah menggunakan bus Trans Jatim. Di kampung ini, terdapat Halte Kajoetangan yang melayani bus Koridor 1 dengan trayek BatuHamid Rusdi pp.


 Kajoetangan
Pemberhentian Trans Jatim 
Letak
Wilayah aglomerasiMalang Raya
KotaMalang
KecamatanKlojen
KelurahanKauman
Kode pos65119
Koordinat7°58′48″S 112°37′48″E / 7.979960°S 112.630058°E / -7.979960; 112.630058
Deskripsi pemberhentian
Jenis bangunan1 bangunan melayani 2 arah laju bus
Tipe pemberhentianShelter
Elevasi peronDek rendah
PosisiTepi jalan
Ruas jalanJalan Nasional Rute 21
Fasilitas
PIDSTidak ada
Informasi lain
StatusBeroperasi
Dibuka20 November 2025
Waktu operasionallihat di bawah.
Operasi layanan
Halte sebelumnya Trans Jatim Halte berikutnya
Kawi
(1)
Perjalanan satu arah
Koridor 1
dari Terminal Hamid Rusdi
05.00–21.00
Stasiun Malang Kota Baru
(1)
Stasiun Malang Kota Baru
(2)
Perjalanan satu arah
Koridor 1
dari Terminal Batu
05.00–21.00
Kawi
(2)

Galeri

Referensi

  1. ^ "Asal Usul Kayutangan: Wisata Heritage Malang, Jejak Peninggalan Kolonial Belanda". SINDOnews Daerah. Diakses tanggal 2025-09-10.
  2. ^ Dyah Mareta, Rieka (2025-02-17). "Kayutangan, Warisan Kota Malang: Ketika Tradisi Bertemu Kolonial". Ilkom UNESA. Diakses tanggal 2025-09-10.

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement