Chika Kuroda
| Chika Kuroda | |
|---|---|
Kuroda di tahun 1948 | |
| Nama asal | 黒田チカ |
| Lahir | 24 Maret 1884 Matsubara, Saga Prefecture, Empire of Japan (sekarangSaga, Japan) |
| Meninggal | 8 November 1968 (umur 84) Fukuoka, Japan |
| Penghargaan | Majima Prize |
| Latar belakang akademis | |
| Alma mater |
|
| Dipengaruhi | |
| Karya akademis | |
| Lembaga |
|
| Minat utama | Organic chemistry |
| Pemikiran penting | Natural dye |
| Penghargaan | |
Chika Kuroda (黒田チカ; 24 Maret 1884 – 8 November 1968) adalah seorang ahli kimia asal Jepang yang dikenal atas penelitiannya mengenai pigmen alami. Ia menjadi perempuan pertama di Jepang yang memperoleh gelar Bachelor of Science.
la lahir di Saga, Kyushu, pada 24 Maret 1884 sebagai anak ketiga dari pasangan Kuroda Heihachi (1843–1924) dan Toku.[1]
Karier dan pendidikan
Chika Kuroda menempuh pendidikan di Women's Department of Saga Normal School dan lulus pada tahun 1901. Setelah mengajar selama satu tahun, ia melanjutkan pendidikan di Rika Women's Higher Normal School pada 1902 dan meraih kelulusan pada 1906. Kuroda kemudian mengajar di Fukui Normal School selama satu tahun sebelum melanjutkan studi pascasarjana di Kenkyuka Women's Higher Normal School pada 1907. Ia menyelesaikan program tersebut pada 1909 dan diangkat sebagai asisten profesor di Tokyo Women's Higher Normal School.
Pada tahun 1913, ketika Tohoku Imperial University menjadi universitas kekaisaran pertama di Jepang yang menerima mahasiswa perempuan, Kuroda termasuk dalam kelompok pertama yang diterima di Departemen Kimia bersama dua perempuan lainnya, Ume Tange dan Raku Makita.[2][3] Di bawah bimbingan Profesor Riko Majima, ia mulai mendalami kimia organik, khususnya pigmen alami, dan melakukan penelitian tentang pigmen ungu pada Lithospermum erythrorhizon. Ia menyelesaikan studi sarjananya pada 1916, menjadikannya perempuan pertama di Jepang yang memperoleh gelar Bachelor of Science.
Setelah lulus, Kuroda diangkat sebagai asisten profesor di Tohoku Imperial University pada 1916 dan kemudian menjadi profesor di Tokyo Women's Higher Normal School pada 1918. Pada tahun yang sama, ia menjadi perempuan pertama yang mempresentasikan penelitian di Chemical Society of Japan dengan kajian tentang pigmen L. erythrorhizon.[4] Pada 1921, ia melanjutkan penelitian di University of Oxford di bawah bimbingan William Henry Perkin, mempelajari turunan asam ftalonat. Ia kembali ke Jepang pada 1923 dan melanjutkan pekerjaannya sebagai profesor di Tokyo Women's Higher Normal School.
Pada tahun 1924, Kuroda ditugaskan oleh RIKEN untuk meneliti struktur karthamin, pigmen yang terdapat pada tanaman safflower. Penelitiannya menghasilkan disertasi berjudul The Constitution of Carthamin, yang membuatnya meraih gelar doktor dalam bidang sains pada 1929. Ia menjadi perempuan kedua di Jepang yang memperoleh gelar doktor setelah Kono Yasui.[5]
Sepanjang tahun 1930-an dan 1940-an, Kuroda meneliti berbagai pigmen alami, termasuk pigmen pada bunga Asiatic dayflower, kulit terong, kedelai hitam, daun red shiso, dan duri landak laut, serta turunan naftokuinon. Atas kontribusinya dalam bidang kimia, ia dianugerahi Majima Prize oleh Chemical Society of Japan pada 1936.
Pada 1949, Kuroda diangkat sebagai profesor di Ochanomizu University dan mulai meneliti pigmen pada kulit bawang. Ia berhasil mengekstraksi kristal kuersetin dari kulit bawang, yang menjadi dasar pengembangan obat antihipertensi Kerutin C. Setelah pensiun pada 1952, ia tetap mengajar sebagai profesor emeritus di universitas tersebut.
Atas kontribusinya di bidang sains, Kuroda dianugerahi Medal with Purple Ribbon pada 1959 dan Order of the Precious Crown of the Third Class pada 1965. Pada 1967, ia mengalami gangguan jantung dan wafat di Fukuoka pada 8 November 1968 dalam usia 84 tahun.
Referensi
- ^ Siderer, Yona (4 November 2022). "Kuroda Chika (1884–1968) – Pioneer Woman Chemist in Twentieth Century Japan". Substantia. 7. Firenze University Press: 93–112. doi:10.36253/Substantia-1792.
- ^ Kodate, Naonori; Kodate, Kashiko; Kodate, Takako (September 2010). "Mission Completed? Changing Visibility of Women's Colleges in England and Japan and Their Roles in Promoting Gender Equality in Science". Minerva. 48 (3): 309–330. doi:10.1007/s11024-010-9150-2. hdl:10197/4836. S2CID 55817182.
- ^ "The 110th Anniversary of Japan's First Female University Students". Tohoku University. Diakses tanggal 2 Oktober 2024.
- ^ "Chika Kuroda (1884~1968)". Ochanomizu University. Diarsipkan dari asli tanggal 23 November 2015. Diakses tanggal 8 November 2015.
- ^ Kodate, Naonori; Kodate, Kashiko (2015). Japanese Women in Science and Engineering: History and Policy Change. Routledge. hlm. 24. ISBN 978-1-317-59505-2.
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


