Bunuh diri Timothy Anugerah Saputra
Artikel ini sebatang kara, artinya tidak ada artikel lain yang memiliki pranala balik ke halaman ini. Bantulah menambah pranala ke artikel ini dari artikel yang berhubungan. (November 2025) |
| Timothy Anugerah Saputra | |
|---|---|
| Lahir | 25 Agustus 2003 Bandung, Jawa Barat, Indonesia |
| Meninggal | 15 Oktober 2025 Universitas Udayana, Bali, Indonesia (22 Tahun) |
| Kebangsaan | Indonesia |
| Pendidikan | Universitas Udayana |
| Pekerjaan | Mahasiswa |
| Dikenal atas | Kasus perundungan dan kematian yang memicu perhatian publik terhadap isu bullying di lingkungan kampus |
Timothy Anugerah Saputra (25 Agustus 2003 – 15 Oktober 2025) merupakan seorang mahasiswa Universitas Udayana asal Indonesia yang menjadi perhatian nasional pada Oktober 2025 setelah meninggal dunia bunuh diri. Ia diduga mengalami tindakan perundungan (bullying) di lingkungan kampus. Kasusnya memicu reaksi luas dari publik, media, dan pemerintah mengenai keamanan serta kesehatan mental mahasiswa di perguruan tinggi.[1][2]
Kehidupan awal
Tidak banyak informasi publik mengenai kehidupan pribadi dan latar belakang keluarga Timothy Anugerah Saputra. Ia diketahui merupakan mahasiswa aktif Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Udayana, Bali.[3]
Kronologi peristiwa
Pada 15 Oktober 2025, Timothy ditemukan meninggal dunia setelah diduga melompat dari lantai gedung kampus Universitas Udayana.[4] Kasus ini diduga terkait perundungan di grup percakapan daring di antara rekan-rekan kampusnya.[5]
Setelah kejadian, Kepolisian Daerah Bali bersama pihak Universitas Udayana melakukan penyelidikan dan memeriksa sejumlah saksi.[6] Beberapa media juga melaporkan bahwa rekaman CCTV di lokasi kejadian rusak pada saat peristiwa berlangsung.[7]
Reaksi publik
Kasus kematian Timothy memicu reaksi luas di masyarakat. Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia serta Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi menyatakan turut memantau dan akan menindaklanjuti kasus tersebut.[8]
Ibunda Timothy, yang juga seorang pengajar, mendapat perhatian publik karena sikapnya yang memaafkan para pelaku perundungan anaknya.[9][10]
Selain itu, sejumlah mahasiswa dan aktivis kampus menyerukan pentingnya kebijakan anti-bullying di lingkungan perguruan tinggi.[11]
Dampak
Kasus ini memperkuat desakan publik terhadap kampus-kampus di Indonesia untuk memperketat kebijakan perlindungan terhadap mahasiswa dari segala bentuk perundungan. Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi juga menyatakan perlunya sistem pelaporan dan perlindungan psikologis yang lebih kuat di lingkungan perguruan tinggi.[2]
Lihat pula
Referensi
- ^ "Bullying Berujung Kematian, Timothy Jadi Perhatian Serius Pemerintah". CNN Indonesia. 20 Oktober 2025. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2025-10-20. Diakses tanggal 2025-10-30.
- ^ a b "Perundungan Timothy Anugerah, Mendikti: Kampus Harus Aman dari Tindakan Kekerasan". Kompas.com. 20 Oktober 2025.
- ^ "Sosok Timothy Anugerah Saputra, Mahasiswa Udayana Korban Bullying". Tirto.id. 25 Oktober 2025.
- ^ "Kronologi Kematian Timothy Anugrah, Mahasiswa Universitas Udayana yang Diduga Lompat dari Gedung". Merdeka.com. 20 Oktober 2025. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2025-10-20. Diakses tanggal 2025-10-30.
- ^ "Sosok Timothy Anugrah Saputra: Bunuh Diri Tak Kuat dengan Bullying di Grup WhatsApp". Telisik.id. 20 Oktober 2025.
- ^ "Ayah Timothy Anugrah Minta Polisi Usut Tuntas Kematian Putranya". Metro TV News. 21 Oktober 2025.
- ^ "Kasus Tewasnya Timothy Anugrah, Polisi Ungkap CCTV Lantai 4 FISIP Unud Rusak". Metro TV News. 22 Oktober 2025. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2025-10-21. Diakses tanggal 2025-10-30.
- ^ "Kementerian HAM Turun Tangan Selidiki Kasus Tewasnya Timothy Anugrah Mahasiswa Unud". Antara Bengkulu. 22 Oktober 2025.
- ^ "Ibu Timothy Besar Hati, Maafkan Pembully Anaknya". Suara.com. 25 Oktober 2025.
- ^ "Reaksi Bijak Ibunda Timothy Anugrah Saat Bertemu Pembully: Tidak Marah dan Ucapkan Hal Ini". Haibunda. 24 Oktober 2025.
- ^ "Bullying di Kampus, Pemerintah Dorong Udayana Tegakkan Aturan". CNA Indonesia. 22 Oktober 2025.
Pranala luar
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


