Bendungan Lalung

Bendungan Lalung atau Waduk Lalung adalah waduk di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah,[1] yang dibangun pada tahun 1940 oleh pemerintah kolonial Belanda dan selesai pada 1942 bertepatan dengan pendudukan Jepang di Indonesia. Waduk dibangun untuk melayani kebutuhan irigasi pertanian seluas 2000 ha di Karanganyar dan sekitarnya. Waduk berjenis urugan homogen ini telah mengalami tiga kali rehabilitasi. Rehabilitasi pertama pada 1967, kedua pada 1998, dan yang ketiga adalah upaya terakhir untuk meningkatkan stabilitas lereng dibagian hilirnya. Waduk yang bersumber dari aliran sungai Jetis tersebut memiliki luas 7.384 m2 (0,7384 ha) dengan kapasitas tampung air hingga 4,4 juta meter kubik.[2] Waduk Lalung dikelola oleh BKSDA Bengawan Solo [3]

Waduk Lalung telah menenggelamkan Kampung Kembangan di awal pembangunannya dan kini tinggal cerita di balik genangan air. Meski begitu, Waduk Lalung terus bertransformasi, dari yang awalnya dibangun untuk irigasi lahan pertanian, kini menjadi salah satu ruang publik dan objek wisata alternatif bagi warga Karanganyar dan sekitarnya. Pemandangan sunset dari tepi waduk menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung, terutama di akhir pekan. Juga, selain sebagai tempat rekreasi, kawasan sekitar Waduk Lalung dimanfaatkan warga sekitar untuk kegiatan ekonomi seperti pembuatan batu bata. Sedimen lumpur di waduk yang melimpah menjadi bahan baku utama produksi batu bata tersebut.[4]

Data teknis Bendungan Lalung[2]

Parameter Nilai
Tipe bendungan Urugan tanah homogen
Elevasi puncak +154,3 m
Lebar puncak 5 m
Lebar timbunan 74,8 m
Tinggi bendungan 12,4 m
Luas waduk 7384 m²
Tampungan waduk 4,4 Jt m³
Kemiringan lereng hulu 1:2,5
Kemiringan lereng hilir 1:3
Muka air maksimum +153 m
Muka air normal +152 m
Muka air minimum +149 m

Lihat pula

Referensi

  1. ^ "Waduk Lalung". Mapcarta (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-09-30.
  2. ^ a b Adzansyah, Rizky Putra; Drs. Didik Yudianto, M. Si; Ir. Faridha Aprilia, Ir Faridha Aprilia (2024-03-06). "Identifikasi Rembesan Pada Bendungan Lalung, Karanganyar, Jawa Tengah Menggunakan Metode Resistivity Dan Ground Penetrating Radar (Gpr)" (dalam bahasa Inggris). Universitas Brawijaya.
  3. ^ Borobudur, Badan Otorita (2023-04-10). "Waduk Lalung Karanganyar". Badan Otorita Borobudur. Diakses tanggal 2025-09-30.
  4. ^ Wardani, Indah Septiyaning (2025-09-26). "Jejak Kampung Kembangan yang Hilang di Waduk Lalung Karanganyar". Solo Pos. Diakses tanggal 2025-09-30.

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement