Bendung Cikoncang

Bendung Cikoncang
LokasiPandeglang
Koordinat6°42′59″S 105°53′46″E / 6.7164°S 105.8962°E / -6.7164; 105.8962
Mulai dibangun1980

Bendung Cikoncang[1][2] adalah sebuah bendungan multiguna yang terletak di perbatasan dua kabupaten, yaitu Kabupaten Lebak dan Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten.[3] Bendungan ini membendung aliran Cikoncang dan berfungsi sebagai pembatas alami antara Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak, dan Kecamatan Cikeusik, Kabupaten Pandeglang.[3]

Bendungan ini membendung aliran Ci Beureum yang juga merupakan bagian dari sistem Daerah Aliran Sungai Cibaliung bersama 2 bendung lain yaitu Bendung Cibaliung dan Bendung Cikeusik.[4] Bendung Cikoncang menerima air dari beberapa anak sungai lain yang bermuara ke dalamnya dengan luas daerah tangkapan air mencapai 45 km2 (17 sq mi).[5]

Sejarah dan Fungsi

Dibangun sekitar tahun 1980-an, Bendung Cikoncang pada awalnya berfungsi sebagai cadangan persediaan air untuk wilayah sekitarnya. Dengan luas sekitar 1.805 hektar, bendungan ini menjadi sumber daya air yang vital bagi masyarakat.[6] Seiring berjalannya waktu, fungsi bendungan meluas. Warga di sekitar lokasi, baik dari Kecamatan Wanasalam maupun Kecamatan Cikeusik, kini memanfaatkannya untuk kegiatan budidaya ikan air tawar dalam keramba.[3]

Pariwisata

Dalam perkembangannya, Bendung Cikoncang telah menjadi salah satu destinasi wisata populer di Kabupaten Lebak. Bendungan ini menawarkan daya tarik berupa keindahan waduk yang luas. Pengelola menyediakan berbagai permainan air dan perahu tradisional, yang memungkinkan pengunjung untuk menikmati pemandangan danau serta melihat aneka ikan air tawar secara langsung. Sebagai objek wisata, bendungan ini diperkirakan mampu menampung antara 5.000 hingga 10.000 wisatawan. Salah satu spot wisata utamanya berada di Kampung Pasir Nangka, Desa Ketapang, Kecamatan Wanasalam.[3][7]

Geografi

Secara geografis, Bendung Cikoncang berada di wilayah administratif yang mencakup:[3]

  • Kabupaten Lebak: Desa Katapang, Kecamatan Wanasalam.
  • Kabupaten Pandeglang: Desa Curug Ciung dan Desa Cikadongdong, Kecamatan Cikeusik.

Luas wilayah bendungan yang tercatat bervariasi. Berdasarkan informasi di papan nama, luasnya adalah 2.252 hektar,[7] sementara sumber lain menyebutkan luasnya sekitar 1.805 hektar.[6]

Lihat pula

Referensi

  1. ^ "GeoNames.org". www.geonames.org. Diakses tanggal 2025-08-07.
  2. ^ "Bendung Cikoncang". Mapcarta (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-08-07.
  3. ^ a b c d e "Lebak Unique - Website Dinas Pariwisata Kabupaten Lebak". lebakunique.co.id. Diakses tanggal 2025-08-06.
  4. ^ "Peta Interaktif SIGAP Kementerian LHK". geoportal.menlhk.go.id. Diakses tanggal 2025-08-06.
  5. ^ Heberger, Matthew. "https://mghydro.com/watersheds/shared/3B4347.html". mghydro.com. Diakses tanggal 2025-08-06.
  6. ^ a b "Bendungan Cikoncang | PDF | Griya & Taman". Scribd. Diakses tanggal 2025-08-07.
  7. ^ a b "Jadi Destinasi Wisata, Bendungan Cikoncang Akan Disulap Jadi Wahana Wisata Air". Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu. 2024-04-28. Diakses tanggal 2025-08-07.

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement