Batalyon Infanteri 733

Batalyon Infanteri 733/Masariku
Dibentuk3 Juli 1961
NegaraIndonesia
CabangInfanteri Raider
Tipe unitSatuan Tempur
PeranPasukan Pemukul Reaksi Cepat Lintas Medan
Bagian dariKodam XV/Pattimura
MarkasKota Ambon, Maluku
JulukanYonif 733/MSR
MotoMasariku
BaretHijau Lumut
MaskotWalet Hitam
Ulang tahun3 Juli

Batalyon Infanteri 733/Masariku atau Yonif 733/Masariku merupakan pasukan elit Infanteri Raider yang berada di bawah komando Kodam XV/Pattimura.

Markas batalyon berkedudukan di Jl. Leo Wattimena, Waiheru, Teluk Ambon Baguala, Ambon.[1] Sebelum menjadi Batalyon Raider, batalyon ini dikenal sebagai Batalyon Infanteri Lintas Udara 733/Masariku. Peresmian Yonif 733/Raider serta Likuidasi Yonif 733/Masariku dilakukan di Pantai Teluk Penyu, 2 Oktober 2007 oleh Kasad Jendral TNI Djoko Santoso.[2]

Pembentukan Yonif 733/Raider merupakan bagian dari rencana pembangunan kekuatan TNI-AD tahun 2005 - 2024. Salah satunya adalah setiap Kodam menjadi kompartemen strategis darat yang harus mampu melakukan pertahanan mandiri di darat. Oleh karena itu, pada setiap Kodam diperlukan satu pasukan yang handal, yaitu dengan disiapkan pasukan raider.

Sejarah

Satuan ini terbentuk sejak terbitnya Surat Perintah Pangdam XV/Pattimura nomor Sprin/00304/C/1961 tentang penunjukan Kapten Inf R.Utoyo sebagai Formatur, dengan tugas membentuk Batalyon baru sebagai Batalyon organik ke-3 di Kodam XV/Pattimura dan Batalyon baru itu diberi nomor kode 15-3. Berdasarkan Surat Perintah Pangdam XV/Pattimura nomor Sprin/0404/C/1961 tanggal 3 Juli 1961 Mayor Inf Budhi Ismardi ditunjuk sebagai pejabat Komandan Batalyon yang baru menggantikan Kapten Inf R. Utoyo dan pada tanggal 3 Juli 1961 ditetapkan sebagai hari jadi Batalyon Infanteri 15-3.

Markas Komando Batalyon dan Kompi Markas berada di Benteng New Victoria Ambon, Kompi Senapan A di Lengkong Liang, Kompi Senapan B di Kesatrian “Muis Tuarita” Waiheru, Kompi Senapan C di Kesatrian “Paulus Titahena” Wayame, Kompi Senapan Bantuan di Kesatrian “Isak Manis” Waheru. Pada 11 Juni 1984 Kompi Senapan A dipindahkan ke Kesatrian “Panita Umar” Waiheru, menyusul kemudian pada 22 Desember 2002, Markas Komando Batalyon dan Kompi Markas dipindahkan ke Kesatrian “Muis Tuarita", Waiheru.

Berdasarkan Surat Perintah Pangdam XV/Pattimura nomor Sprin/0069/IV/1965 tanggal 28 April 1965 Batalyon Infanteri 15-3 diubah menjadi Batalyon Infanteri 733, terhitung mulai tanggal 1 Mei 1965. Batlyon ini kemudian menjadi Batalyon Para pada tahun 1977 dan menjadi Batalyon Lintas Udara pada 1986. Pada tahun 2007, Peraturan Kepala Staf Angkatan Darat nomor PerKasad/169/IX/2007 tanggal 24 September 2007, tentang Likuidasi Batalyon Infanteri Lintas Udara 733/Masariku menjadi Batalyon Infanteri Raider 733/Masariku sampai dengan sekarang.

Komandan

  1. Mayor Inf Budhi Ismardi (03 Juli 1961-Desember 1962)
  2. Mayor Inf Bambang Susilo (Desember 1962-Oktober 1965)
  3. Mayor Inf Benyamin Pandio (Oktober 1965-Juli 1968)
  4. Mayor Inf Sidik Hadi Kusuma (Juli 1968-Nopember 1968)
  5. Letkol Inf Z.Y. Efendi, (Nopember 1968 -Maret 1971)
  6. Mayor Inf Atmanto, (Maret 1971-September 1972)
  7. Mayor Inf H.E. Nanlohy, (September 1972 -Oktober 1973)
  8. Mayor Inf Totoi Sudjana, Wakil Komandan, (Oktober 1973-April 1974)
  9. Mayor Inf Kuntara, Wakil Komandan, (Oktober 1974 -April 1976)⭐⭐⭐
  10. Mayor Inf Subardi Suar, (April 1976-Agustus 1977)
  11. Letkol Inf Muzani Syukur, (Agustus 1977-Juli 1979)⭐⭐⭐
  12. Letkol Inf Yopie Winston Sakul, (Juli 1979-Agustus 1981)
  13. Letkol Inf Soetoyo Ramelan, (Juni 1981-Mei 1983)
  14. Letkol Inf Tutut Subari, (Juni 1983-Agustus 1985)
  15. Letkol Inf Ajun Supandi, (Agustus 1985-Juli 1988)
  16. Letkol Inf I Made Yasa, (Juli 1988-Juli 1991)⭐⭐
  17. Mayor Inf Edy Sunadi, (Juni 1991-Juni 1992)
  18. Letkol Inf Hendra Rizal, (Juni 1992-Nopember 1994)⭐⭐
  19. Mayor Inf Arief Rahman, (Nopember 1994-Juni 1995)
  20. Letkol Inf WP. Simanjuntak, (Juni 1995 -Juli 1997) ⭐⭐
  21. Letkol Inf Nurendi, (Juli 1997-Juli 1998)⭐⭐
  22. Letkol Inf Bambang Busono, (Juli 1998-April 2000)
  23. Letkol Inf Didi Sudiana, (April 2000-Pebruari 2001)⭐️
  24. Mayor Inf Mulyono, (Pebruari 2001-Maret 2002)
  25. Letkol Inf Joko Pujianto, (Maret 2002-April 2003)
  26. Letkol Inf Rudi Supriyanto, (April 2003-Juni 2004)⭐⭐
  27. Letkol Inf Untung Budiharto, (Juni 2004-September 2005)⭐⭐⭐
  28. Letkol Inf Imam Supardi, (September 2005-September 2006)
  29. Letkol Inf Gabriel Lema, (September 2006-Agustus 2007)⭐⭐⭐
  30. Letkol Inf Andi Chandra As’aduddin, (Agustus 2007-Juni 2010)⭐
  31. Mayor Inf Agus Sasmita (Juni 2010-Juni 2011)⭐
  32. Mayor Inf Jarot Edy Purwanto (Juni 2011-Juni 2012)
  33. Mayor Inf Jones Sasmita Muliawan (Juni 2012-Juli 2013)
  34. Mayor Inf Robianto Gadji (Juli 2013-2014)
  35. Letkol Inf M. Herry Subagyo (Mei 2014-2015)
  36. Mayor Inf Lukas Sadipun (2015-2017)
  37. Letkol Inf Amrul Huda (2017-2018)[3]
  38. Mayor Inf Nyarman (2018-2019)
  39. Letkol Inf Davit Sutrisno Sirait, S.E. (2019-2021)
  40. Letkol Inf Kadek Muliarsa (2021-2022)
  41. Letkol Inf Nugroho Notosusanto (2022-2023)
  42. Letkol Inf Julius Jongen Matakena, S.H. (2023-2026)
  43. Letkol Inf Dr. M. Aminullah, S.H., M.H., M.Han. (2026-sekarang)

Pengalaman Tempur

TUGAS OPERASI

1) Setelah dibentuk dan diresmikan berdirinya Batalyon Infanteri 15-3, pada tanggal 3 Juli 1961, tiga bulan kemudian Operasi Masohi di Pulau Seram, untuk menumpas gerombolan RMS dalam hal ini merupakan tugas pertama kali, pada pelaksanaannya Batalyon Infanteri 15-3 bersama-sama dengan Batalyon Infanteri 15-1 di BP kan ke Kodam Udayana.

2) Pada tanggal 3 Mei 1962 s.d. 20 April 1965 Batalyon Infanteri 15-3 melaksanakan tugas operasi tempur menumpas Permesta dan RMS di daerah Seram Barat.

3) Pada tanggal 29 Juli 1962 s.d. 21 Juli 1963 Batalyon Infanteri 15-3 melaksanakan tugas Trikora dengan kekuatan 1 Kompi di BP kan pada Komando Mandala ditempatkan di Bula dan Langgur Maluku Tenggara.

4) Pada tanggal 26 Juli 1965 s.d. 7 September 1966 Batalyon Infanteri 733, melaksanakan tugas operasi penghancuran DI/TII di daerah Sulawesi  Selatan dan Sulawesi Tenggara dalam rangka Operasi Tumpas dengan kekuatan 1 Kompi.

5) Pada Tanggal 11 Maret 2025 s.d. 15 Desember 2025 Batalyon Infanteri 733/Masariku melaksanakan Satgas Pamtas RI-PNG Mobile TA 2025 di wilayah Distrik Nduga, Papua Pegunungan.

TUGAS OPERASI MILITER SELAIN PERANG

1) Pada tanggal 24 Januari s.d. 29 Oktober 1965 melaksanakan tugas pengamanan tahanan Politik G.30.S/PKI di Maluku Tenggara dengan kekuatan 1 Peleton.

2) Pada tanggal 30 Februari 1967 s.d. 2 Oktober 1970 melaksanakan Operasi Sadar-1 dan Sadar-2 di daerah Irian Jaya dalam rangka pengamanan Papera.

3) Pada tanggal 9 Maret 1985 s.d. 26 April 1986 melaksanakan tugas Operasi Gagak  di  daerah Irian  Jaya,  dipimpin  oleh  Letnan  Kolonel  Inf    Ajum  Supandi dengan hasil 2 pucuk senjata

4) Pada tanggal 22 Februari 1988 s.d. 10  April 1989 melaksanakan tugas Operasi Kamdagri di daerah Irian Jaya, di bawah pimpinan Letnan Kolonel Inf    I Made Yasa selaku Komandan Operasi Sub Sektor  A-1/Berlian dengan hasil:

a) Menembak mati Kolonel TPN PH. Yerisetauw Kepala Staf TPN pada tanggal 27 Nopember 1988.

b) Menangkap  hidup  Mayor  TPN  Eliyeser Awom Komandan  Sonek pada tanggal 17 Pebruari 1989.

c) Merampas 9 Pucuk senjata.

5) Pada tanggal 21 Nopember 1996 s.d. 10 Oktober 1997 melaksanakan tugas Operasi Pengamanan Obyek Vital di Tembaga Pura Irian Jaya di bawah pimpinan Kapten Inf Hariyanta dengan kekuatan 1 Kompi.

6) Pada  tanggal  7  Januari  1995  s.d.  6  Januari  1996  melaksanakan  tugas Operasi  Teritorial Rajawali 06 di daerah Irian Jaya, di bawah pimpinan Mayor Inf Arif Rahman digantikan oleh Letnan Kolonel Inf WP. Simanjuntak selaku Dankoops Sektor-A.

7) Pada   tanggal   18   April   s.d.   5   Agustus   1996   melaksanakan   tugas pengamanan  Siaga Merah-01 di daerah Irian Jaya, di bawah pimpinan Lettu Inf Idang Ismail.

8) Pada tanggal 1 Agustus 1996 melaksanakan tugas Operasi Rajawali-08 di daerah Irian Jaya  di bawah pimpinan Kapten Inf Arie Subekti dengan kekuatan 1 Kompi.

9) Pada tanggal 11 Oktober 1997 melaksanakan tugas Operasi Pengamanan Obyek Vital di Tembaga Pura Irian Jaya di bawah pimpinan Lettu Inf Sahnun Hasibuan dengan kekuatan 1 Kompi.

10) Pada Januari 1999 s.d. November 2001 melaksanakan tugas Pengamanan Konflik Horizontal di wilayah Maluku.

11) Pada tanggal 14 November 2001 s.d Oktober 2002 melaksanakan tugas Operasi  Pengamanan  Perbatasan  di  Merauke    Irian  Jaya  di  bawah  pimpinan Mayor Inf Mulyono dan digantikan oleh Letkol Inf Joko Pujianto dengan hasil :

a) 6 Pucuk senjata ringan

b) 7 Munisi GLM, dan

c) Membina 153 orang anggota GPK OPM untuk kembali kepangkuan NKRI

12) Pada  tanggal  18  Februari  2003  s.d  April  2007  melaksanakan  tugas pengamanan wilayah Konflik Horisontal di Maluku khususnya Kota Ambon, Pulau Buru dan Maluku Tenggara serta pulau-pulau terluar Provinsi Maluku.

13) Melaksanakan tugas pengamanan Pemilu di wilayah Maluku dan pengawalan pajabat - pejabat penting termasuk Obyek Vital di wilayah Kodam XVI/Pattimura.

14) Pada tanggal 11 September 2011 s.d Juni 2012 melaksanakan tugas pengamanan Kerusuhan Masa di Maluku khususnya Kota Ambon di bawah pimpinan Letnan Kolonel Inf Jarot Edy Susanto.

15) Pada  bulan  April  2017  s.d.  Desember  2017 Melaksanakan Pam Ops Tinombala.

16) Pada tanggal 1 Juli 2017 s.d. 3 April 2018 melaksanakan BP Satgas Pam Puter Kodim 1507/Saumlaki di wilayah provinsi Maluku.

17) Pada kurun waktu Tahun 2017 s.d. 2021 melaksanakan BP tugas Operasi Pengamanan  Daerah  Rawan  wilayah  Maluku  dan  Maluku  Utara  dalam rangka mendukung terciptanya stablitas keamanan di wilayah Kodam XVI/Pattimura.

18) Pada tanggal 1 Maret 2019 s.d. 1 Desember 2020 Melaksanakan BP Satgas Pam Puter Kodim 1507/Saumlaki di wilayah provinsi Maluku.

TUGAS INTERNASIONAL

1) Pada tanggal 10 November 1977 s.d. 13 Nopember 1978 melaksanakan Operasi Tempur di daerah Timor-Timur di pimpin oleh Letkol Inf Muzani Syukur dengan hasil :

  1. Merampas 27 Pucuk senjata.
  2. Merebut pertahanan di Puncak Taroman.
  3. Merebut kedudukan pertahanan di daerah Boro dan Fatimehan.
  4. Menghancurkan pertahanan musuh  di  Ketinggian Letboby.

2) Pada  tanggal  4  Desember  2017  s.d.  10  Desember  2018  tergabung dilaksanakan misi PBB Satgas Yonmek 23 – L Unifil 2017-2018. Personil dari Yonif Raider 733/Masariku melibatkan 28 personel dalam penugasan tersebut.

Referensi

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement