Ateng Soerapradja
Ateng Soerapradja | |
|---|---|
| Bupati Karawang ke-20[a] | |
| Masa jabatan 18 Februari 1948 – 1949 | |
| Wali Negara | Wiranatakusumah |
| Informasi pribadi | |
| Lahir | 16 November 1901 Purwakarta, Hindia Belanda |
| Meninggal | 7 Mei 1968 (umur 66) |
| Partai politik | PARKI |
| Profesi | Politisi Birokrat |
Ateng Soerapradja (EYD: Ateng Surapraja; 16 November 1901 – 7 Mei 1968) adalah seorang birokrat dan politisi yang pernah menjabat sebagai Bupati Karawang ke-20 (1948-1949) dan wedana di berbagai daerah.
Kehidupan awal dan pendidikan
Ateng lahir di Purwakarta pada tanggal 16 November 1901. Dia menyelesaikan bangku pendidikan di HIS pada tahun 1914 dan OSVIA pada tahun 1921. Seusai lulus dari OSVIA, ia bekerja di kantor Wedana Jatinegara sebagai calon asisten demang dari tahun 1921 hingga 1924. Kemudian dari tahun 1924 hingga 1926, ia bekerja sebagai mantri polisi di Subang, Cempaka, dan Cikampek.[2]
Karier pada masa Hindia Belanda
Dari tahun 1926 hingga 1927, Ateng bekerja sebagai wakil jaksa di Jatinegara. Kemudian, ia diangkat sebagai asisten wedana Jatinegara selama dua tahun (1927-1929).[2] Setelah itu, ia menjabat sebagai sekretaris pemerintah regentschap Jatinegara pada tanggal 2 Oktober 1929 dan menjabat posisi tersebut hingga tahun 1933.[3][2] Selanjutnya, ia menjabat sebagai Asisten Wedana Pulo Gadung dari tahun 1933 hingga 1936.[2] Pada tanggal 20 Juli 1936, ia bekerja sebagai Wedana Boven Digul.[4] Dia bekerja di Boven Digul sebagai wedana hingga bulan April 1938 dan posisinya digantikan oleh Mohamed Singer.[5] Seusai mengundurkan diri sebagai Wedana Boven Digul, ia menjabat sebagai Asisten Wedana Pasar Minggu dari tahun 1938 hingga 1940.[2] Pada tanggal 16 Januari 1940, ia diangkat sebagai Wedana Jampang Tengah dan menjabat hingga tahun 1942.[6][2]
Karier pada masa pendudukan Jepang dan Bupati Karawang
Pada masa pendudukan Jepang, Ateng menjabat sebagai Wedana Cikarang.[2] Sewaktu menjabat sebagai Wedana Cikarang, ia mendapatkan pangkat Tihoo Yontoo Gyooseikan pada tahun 1943.[7] Recomba menunjuk Ateng sebagai Bupati Karawang dan memberikan gelar tumenggung kepadanya pada tanggal 13 Januari 1948. Ia dilantik sebagai Bupati Karawang di Purwakarta pada tanggal 18 Februari.[8] Selama menjabat sebagai bupati, ia pernah menjadi anggota Komisi untuk likuidasi Institut Perkebunan Swasta di Jawa.[9] Pada tahun 1949, ia meletakkan jabatannya sebagai Bupati Karawang dan dipindahtugaskan menjadi Kepala Departemen Pembentukan Desa Baru di Kementerian Dalam Negeri Pasundan.[10]
Karier pasca penyerahan kedaulatan dan meninggal dunia
Pada bulan November 1950, Bandung mengalami krisis perumahan dan untuk mengatasi masalah tersebut, Komite Pembangunan Rumah Baru di Bandung dibentuk. Di dalam komisi tersebut, ia diangkat sebagai ketua Komisi Ketiga yang bertugas untuk melakukan persiapan pembanguna rumah baru berskala besar.[11] Setahun kemudian, ia menjadi anggota Komite Bantuan Pekerja Sehubungan dengan Keadaan Darurat di Bidang Kelistrikan di Jawa Barat sebagai wakil dari Pemerintah Daerah Jawa Barat.[12] Pada bulan September 1953, Ateng diangkat sebagai pejabat residen Priangan.[13] Dia juga mencalonkan diri sebagai Calon Anggota Konstituante dari PARKI untuk dapil Jawa Barat pada Pemilu 1955.[14] Pada tanggal 1 Juli 1957, ia menjadi sebagai Residen Priangan.[15] Sebagai Residen Priangan, ia pernah ditugaskan untuk melantik Anggota DPRD Kabupaten Bandung pada 29 Oktober 1957 karena Ipik Gandamana tidak bisa hadir.[16]
Ateng meninggal dunia pada tanggal 7 Mei 1968 dan dimakamkan di makam yang terletak di Masjid Agung Baing Yusuf Purwakarta.[17]
Kehidupan pribadi

Ateng menikah dan memiliki anak.[18] Salah satu anaknya bernama Siti Soehaerna. Salah satu cicitnya adalah seorang pemain film yang bernama Edward Akbar.[17]
Galeri
-
Nisan Ateng Soerapradja tahun 2025 -
Makam Ateng Soerapradja di Kompleks Makam Syekh Baing Yusuf, Masjid Agung Baing Yusuf Purwakarta
Catatan
Referensi
- ^ Pemkab Karawang (September 2017). "BUPATI KARAWANG Dari Masa ke Masa" (PDF). Majalah Pemkab Karawang. Karawang: Pemerintah Kabupaten Karawang.
- ^ a b c d e f g Gunseikanbu (1943). Orang Indonesia jang terkemoeka di Djawa. Jakarta: Gunseikanbu. hlm. 92. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
- ^ Regeerings Almanak voor Nederlandsch-Indie 1930. Tweede gedeelte Kalender en personalia. Batavia: Landsdrukkerij. 1930. hlm. 330.
- ^ Regerings-almanak voor Nederlandsch-Indië, 1937.Tweede gedeelte Kalender en personalia. Batavia: Landsdrukkerij. 1937. hlm. 386.
- ^ "Personalia Wedana's". Het nieuws van den dag voor Nederlandsch-Indië. 27 April 1938. hlm. 2. Diakses tanggal 2025-12-17.
- ^ Regerings-almanak voor Nederlandsch-Indië, 1942.Tweede gedeelte Kalender en personalia. Batavia: Landsdrukkerij. 1942. hlm. 300.
- ^ "OEROESAN PEGAWAI NEGERI.PENGOEMOEMAN No. 1 .Tentang ganti pangkat pegawai negeri tinggi menoeroet atoeran tambahan dari „Peratoeran tentang pengangkatan dan gadji pegawai negeri di Djawa"". Kan Po. Jakarta: Gunseikanbu. September 1943.
- ^ "INSTALLATIE REGENT KRAWANG". Nieuwe courant. 23 Februari 1948. hlm. 1. Diakses tanggal 2025-12-17.
- ^ "De Particuliere Landerijen Commissie voor Liquidatie". Nieuwe courant. 14 April 1948. hlm. 1. Diakses tanggal 2025-12-17.
- ^ "Afkoop particuliere landen levert moeilijkheden op". Indische courant voor Nederland. 25 Juni 1949. hlm. 2. Diakses tanggal 2025-12-17.
- ^ "Bandoeng heeft tekort van veertig duizend woningen". Algemeen Indisch dagblad : de Preangerbode. 6 November 1950. hlm. 2. Diakses tanggal 2025-12-17.
- ^ "Commissie voor steunverlening". Algemeen Indisch dagblad: de Preangerbode. 23 November 1951. hlm. 2. Diakses tanggal 2025-12-17.
- ^ "Bopati Ateng : wndResident". Algemeen Indisch dagblad : de Preangerbode. 25 September 1953. hlm. 2. Diakses tanggal 2025-12-17.
- ^ Kumpulan peraturan-peraturan untuk pamilihan Konstituante. Jakarta: Kementerian Penerangan RI. 1956. hlm. 208.
- ^ "Gouverneur West-Java Geen bezwaren tegen Ipik Gandamana". Java-bode. 9 Juli 1957. hlm. 2. Diakses tanggal 2025-12-17.
- ^ Nugraha, Yogi Esa Sukma. "SEKELUMIT KISAH PEMILU DAERAH 1957 #6: Pelantikan Wakil Rakyat..." BandungBergerak.id. Diakses tanggal 2025-12-15.
- ^ a b @makamindo (8 Oktober 2025). "Rd. Tmg Ateng Soerapradja 16 November 1901-7 May 1968" – via Instagram.
- ^ "R Ateng Soerapradja dan Keluarga mengutjapkan selamat tahun baru". Algemeen Indisch dagblad: de Preangerbode. 31 Desember 1953. hlm. 3. Diakses tanggal 2025-12-17.
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.





