Pasar Minggu, Jakarta Selatan
Pasar Minggu | |||||
|---|---|---|---|---|---|
![]() Peta lokasi Kecamatan Pasar Minggu | |||||
| Negara | |||||
| Provinsi | Jakarta | ||||
| Kota Administrasi | Jakarta Selatan | ||||
| Pemerintahan | |||||
| • Camat | Arief Wibowo[1] | ||||
| Populasi (2024)[2] | |||||
| • Total | 324.691 jiwa | ||||
| • Kepadatan | 15.018/km2 (38,900/sq mi) | ||||
| Kode Kemendagri | 31.74.04 | ||||
| Kode BPS | 3171020 | ||||
| Luas | 21,62 km² (2024) | ||||
| Desa/kelurahan | 6 | ||||
| |||||
Pasar Minggu adalah sebuah kecamatan yang terletak di Jakarta Selatan. Nama kecamatan ini diambil dari nama Pasar Minggu yang ternama tersebut. Daerah ini terkenal dengan pasar Minggu tradisionalnya yang terkenal dengan pasar buahnya.[3] Menurut sejarahnya, Pasar Minggu merupakan kawasan budidaya buah-buahan yang dikembangkan oleh pemerintah Belanda pada masa Hindia Belanda.
Titik pusat dari kawasan budidaya ini adalah pasar tradisional Pasar Minggu, yang terletak di daerah yang sekarang menjadi kecamatan Pasar Minggu. Hutan jati juga dapat ditemukan di kecamatan Pasar Minggu, terutama di sekitar kelurahan Jati Padang (Bahasa Jawa untuk "jati terang"). Sebagian besar daerah ini telah diubah menjadi daerah pemukiman seiring dengan perkembangan Jakarta ke arah selatan. ref name="ency">"Kecamatan Pasar Minggu". Ensiklopedi Jakarta. Dinas Komunikasi, Informatika dan Kehumasan Pemprov DKI Jakarta. 2010. Diakses tanggal January 14, 2017.
Batas wilayah Pasar Minggu adalah Jalan Kemang Selatan - Jalan Warung Jati Timur - Jalan Kalibata Timur di sebelah utara, Sungai Ciliwung di sebelah timur, dan Sungai Krukut di sebelah barat. Bagian selatan Jalan Tol Lingkar Luar Jakarta melewati kecamatan Pasar Minggu.
Sejarah
Kecamatan Pasar Minggu pada masa kolonial Hindia Belanda merupakan bagian dari wilayah Meester Cornelis.[4]
Hingga tahun 1949, berdasarkan Besluit Bestuurorganisatie Batavia en Ommelanden yang termuat di dalam Staatsblad tahun 1949 №64, Pasar Minggu termasuk bagian daripada Residensi Ommelanden van Batavia yang berpusat di Depok.[5] Pasar Minggu, bersama-sama dengan Mampang Prapatan, Pasar Rebo, dan Pondokgede diberi status onder-distrik yang berada di bawah Distrik Kramat Jati.[6][7]
Pada tanggal 18 Desember 1990, Pemerintah Republik Indonesia mengeluarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 60 Tahun 1990 yang mengatur pembentukan kecamatan baru di wilayah DKI Jakarta. Kecamatan Jagakarsa resmi dimekarkan dari Kecamatan Pasar Minggu. Wilayah Kecamatan Pasar Minggu yang dimekarkan menjadi Kecamatan Jagakarsa, antara lain:[8]
- Kelurahan Tanjung Barat
- Kelurahan Lenteng Agung
- Kelurahan Srengseng Sawah
- Kelurahan Jagakarsa
- Kelurahan Ciganjur
- Kelurahan Cipedak
Kelurahan
Kecamatan Pasar Minggu terdiri dari 7 kelurahan, yakni:
| Nama | Kode pos |
|---|---|
| Pejaten Barat | 12510 |
| Pejaten Timur | 12510 |
| Pasar Minggu | 12520 |
| Kebagusan | 12520 |
| Jati Padang | 12540 |
| Ragunan | 12550 |
| Cilandak Timur | 12560 |
Demografi
Jumlah penduduk kecamatan Pasar Minggu pada tahun 2024 sebanyak 324.691 jiwa, jumlah ini terbanyak kedua di Jakarta Selatan setelah kecamatan Jagakarsa. Sementara untuk agama yang dianut, mayoritas menganut agama Islam sebanyak 93,73%. Diikuti oleh penganut agama Kekristenan yakni sebanyak 5,89% (Protestan sebanyak 4,13% dan Katolik sebanyak 1,76%). Selebihnya beragama Buddha sebanyak 0,20% dan Hindu sebanyak 0,18%.[2] Rumah ibadah, masjid sebanyak 125 unit, mushoa 200 unit, gereja Protestan sebanyak 7 unit, gereja Katolik sebanyak 4 unit, dan pura sebanyak 1 unit.[2]
Landmark

- Kebun Binatang Ragunan
- Pasar Minggu, terminal bus, dan stasiun kereta api.
- Kompleks gedung Kementerian Pertanian
- Kebun Binatang Ragunan
- Gedung Republika
Rujukan
- ^ "Pejabat Pemerintahan". www.selatan.jakarta.go.id. Diakses tanggal 15 Oktober 2025.
- ^ a b c "Kota Jakarta Selatan Dalam Angka 2025" (pdf). jakselkota.bps.go.id. hlm. 6, 48, 115, 116. Diakses tanggal 15 Oktober 2025.
- ^ Erna (October 19, 2009). "Kembalikan Pasar Minggu Jadi Pasar Buah". BeritaJakarta.com. Diakses tanggal January 17, 2011.
- ^ Jo, Hendi (2022-02-03). "Sejarah Pasar Minggu: Sentra Buah Sepanjang Masa". merdeka.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2022-11-07.
- ^ Pemerintah Kotapraja Jakarta Raya 1958, hlm. 127-28.
- ^ Pemerintah Kotapraja Jakarta Raya 1958, hlm. 129.
- ^ "PASAR MINGGU". ebook3d.pddi.lipi.go.id. Diakses tanggal 2022-11-07.
- ^ "PP No. 60 Tahun 1990". peraturan.bpk.go.id. 1990-12-18. Diakses tanggal 2022-11-08.
Kepustakaan
- Pemerintah Kotapraja Jakarta Raya (Mei 1958), Sedjarah pemerintahan kota Djakarta, Jakarta: Pemerintah Kotapraja Jakarta Raya, diakses tanggal 24 Mei 2022
Pranala luar
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.




