Anjing laut bulu
| Anjing laut bulu | |
|---|---|
| Sekelompok anjing laut bulu cokelat (Arctocephalus pusillus) | |
| Klasifikasi ilmiah | |
| Kerajaan: | Animalia |
| Filum: | Chordata |
| Kelas: | Mammalia |
| Ordo: | Carnivora |
| Klad: | Pinnipedia |
| Famili: | Otariidae |
| Subfamili: | Arctocephalinae Scheffer & Rice 1963 |
| Genera | |
Anjing laut bulu adalah sembilan spesies pinnipedia yang termasuk kedalam subfamili Arctocephalinae dalam famili Otariidae. Hewan-hewan ini berkerabat lebih dekat ke singa laut daripada ke anjing laut sejati, dan memiliki telinga eksternal (pinnae), sirip depan yang relatif panjang dan berotot, dan kemampuan untuk berjalan dengan empat anggota gerak. Mereka dicirikan dengan bulu bawah mereka yang padat, menjadikan mereka sebagai sasaran perburuan komersial. Delapan spesies termasuk kedalam genus Arctocephalus dan sebagian besar ditemukan di belahan Bumi selatan, sementara satu spesies lagi, anjing laut bulu utara (Callorhinus ursinus) termasuk dalam genus yang berbeda dan hidup di Pasifik Utara. Anjing laut bulu dalam Arctocephalus berkerabat lebih dekat ke singa laut dari pada ke anjing laut bulu utara, tetapi ketiga kelompok tersebut lebih berkerabat dengan satu sama lain daripada ke semua anjing laut sejati.
Spesies
| Gambar | Nama | Sebaran |
|---|---|---|
| Arctocephalus É. Geoffroy Saint-Hilaire & F. Cuvier in F. Cuvier, 1826 |
| |
| Callorhinus Gray, 1859 |
|
Referensi
Bacaan lanjut
- Gentry, R. L (1998) Behavior and Ecology of the Northern Fur Seal. Princeton: Princeton University Press.
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


