Amir bin al-Akwa'

Amir bin al-Akwa’ (bahasa Arab : عامر بن الأكوع) adalah sahabat Nabi Muhammad. Ia berasal dari kabilah Aslam, salah satu kabilah Arab yang masuk Islam dan setia kepada Muhammad. Ia dikenal sebagai sosok pemberani dan memiliki semangat jihad yang tinggi.[1] Ia paman dari Salamah bin Al-Akwa'.

Ia termasuk sahabat yang ikut serta dalam beberapa peristiwa penting bersama Nabi, terutama dalam ekspedisi dan peperangan. Dalam Pertempuran Khaibar, Amir tampil maju dengan penuh semangat sambil melantunkan syair-syair perang. Ia berduel dengan salah satu musuh. Saat mengayunkan pedangnya, pedangnya memantul (karena mengenai perisai musuh atau karena posisi pukulan), lalu mengenai dirinya sendiri. Ia mengalami luka serius akibat hal tersebut. Beberapa sahabat sempat menyangka bahwa kematiannya seperti bunuh diri karena pedangnya mengenai dirinya sendiri. Namun Muhammmad menegaskan bahwa ia tetap mendapat pahala dan termasuk pejuang di jalan Allah.[1][2]

Referensi

  1. ^ a b Hisyam, Ibnu (205). Sirah Nabawiyah. Jakarta : Penerbit Qisthi Press. ISBN 978-979-1303-91-0
  2. ^ Al-Muafiri, Abu Muhammad Abdul Malik bin Hisyam (2020-12-18). Sirah Nabawiyah lbnu Hisyam: Jilid 2 (dalam bahasa Melayu). Darul Falah.

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement