Adhitya Yusma Perdana

Adhitya Yusma Perdana
Ketum Perisai Syarikat Islam & Sekjen ABPEDNAS INDONESIA
Lahir29 Juni 1984 (umur 41)
Pekalongan, Indonesia
KebangsaanIndonesia
Pekerjaanpengusaha, produser film, aktivis
OrganisasiPerisai Syarikat Islam, ABPEDNAS INDONESIA, Relawan NDARU
Dikenal atasKetua Umum Perisai Syarikat Islam 2025–2030, Sekretaris Jenderal ABPEDNAS INDONESIA, Pendiri Relawan NDARU
GelarKetua Umum Perisai Syarikat Islam & Sekjen ABPEDNAS INDONESIA

Adhitya Yusma Perdana (lahir di Pekalongan, Jawa Tengah, 29 Juni 1984) yang akrab disapa dengan nama "ADIT" adalah seorang pengusaha, produser film, serta aktivis sosial dan budaya berkebangsaan Indonesia. Ia dikenal sebagai tokoh pemuda yang memegang peran strategis dalam berbagai organisasi nasional.

Sejak tahun 2025, Adit menjabat sebagai Ketua Umum Perisai Syarikat Islam untuk masa bakti 2025-2030 dan sebagai Sekretaris Jenderal ABPEDNAS INDONESIA (Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional).[1] Dalam kancah politik nasional, ia merupakan pendiri Relawan NDARU, salah satu simpul relawan utama pendukung pasangan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka pada Pemilu 2024.[2]

Pengaruhnya dalam mobilisasi dukungan politik mendapat pengakuan media. Pada tahun 2024, menurut Pinter Politik, ia termasuk dalam daftar "10 Relawan Prabowo-Gibran Paling Berpengaruh" karena peran signifikannya dalam menggalang basis massa melalui pendekatan kultural dan keagamaan.[3]

Pendidikan

Adit menempuh pendidikan menengah di SMA Negeri 1 Kota Pekalongan. Setelah itu, ia melanjutkan pendidikan tinggi di Jakarta dan meraih gelar Sarjana Manajemen Bisnis dari Universitas Mercu Buana.[4] Pendidikan ini menjadi landasan akademis bagi kariernya di sektor korporasi dan manajemen organisasi.

Karier Perfilman dan Pemerintahan

Adit memulai kariernya di dunia bisnis dan produksi film. Antara tahun 2016 hingga 2019, ia menjabat sebagai Chief Operating Officer (COO) dan produser pendamping di rumah produksi Mooryati Soedibyo Cinema. Ia terlibat dalam produksi film kolosal sejarah Sultan Agung: Tahta, Perjuangan, Cinta (2018), serta memimpin produksi untuk film Emak Ingin Naik Haji (2009) dan Ada Surga di Rumahmu (2015).[5]

Pada tahun 2025, ia menjadi Produser Eksekutif untuk film Rahasia Rasa.[6] Selain itu, Adit memadukan latar belakang perfilmannya dengan aktivisme hukum dengan menginisiasi perlombaan film pendek Jaksa Garda Desa, sebuah program sosialisasi peran Kejaksaan di tingkat desa.[7]

Di bidang pemerintahan, ia pernah menjabat sebagai Tenaga Ahli Hubungan Antar Lembaga di Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) RI periode 2022–2024.

Aktivisme dan Organisasi

Adhitya Yusma dalam kegiatan organisasi

ABPEDNAS INDONESIA

Adit menjabat sebagai Sekretaris Jenderal ABPEDNAS INDONESIA (Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional) untuk masa kepengurusan tahun 2025–2031. Dalam kapasitas ini, ia dikukuhkan secara langsung oleh Ketua Dewan Pakar, Tito Karnavian. Ia berperan dalam konsolidasi struktur organisasi di tingkat nasional dan daerah, serta merumuskan strategi komunikasi publik.

Dalam acara Pengukuhan DPP dan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) pada Desember 2025, ditegaskan struktur dewan strategis ABPEDNAS yang meliputi:[8]

Sinergi ini bertujuan memperkuat akuntabilitas pengelolaan dana desa.[1]

Perisai Syarikat Islam

Sejak 2025, ia menjabat sebagai Ketua Umum Perisai Syarikat Islam (PERISAI), sayap kepemudaan dari Syarikat Islam yang berdiri sejak 1905 dan dikenal sebagai organisasi massa tertua di Indonesia.[9] Di bawah kepemimpinannya, organisasi ini diarahkan menjadi lebih modern namun tetap memegang nilai perjuangan tokoh pendiri seperti H. Samanhudi, H.O.S. Tjokroaminoto, dan KH. Agus Salim.

Adit juga bekerja sama dengan tokoh penting Syarikat Islam saat ini, termasuk Ferry Juliantono (Sekretaris Jenderal SI sekaligus Menteri Koperasi) dan Hamdan Zoelva (Ketua Umum SI), untuk mendorong inklusivitas organisasi.

Relawan NDARU

Pada 2023, Adit mendirikan Relawan NDARU untuk mendukung kemenangan pasangan PrabowoGibran. Nama "NDARU" diambil dari budaya Jawa yang merepresentasikan simbol "cahaya keberkahan".

Organisasi ini dikenal melalui kegiatan swadaya yang meliputi peluncuran jingle kampanye Wayae, Senam Sehat, serta acara keagamaan "Ndaru Bersholawat". Salah satu kegiatan terbesarnya dilaksanakan pada Sabtu, 27 Januari 2024 di Stadion Maulana Yusuf, Serang, Banten, yang dihadiri ribuan massa dan Prabowo Subianto secara langsung.[2] Majalah Pinter Politik memasukkan namanya dalam daftar relawan paling berpengaruh pada Pilpres 2024.[3]

Seminar dan Pelatihan

Selain berkiprah di bidang film dan organisasi, Adit juga aktif dalam pelestarian seni budaya batik ke mancanegara. Ia telah memberikan pelatihan kepada peserta lebih dari 147 negara melalui berbagai kegiatan internasional, antara lain Jamboree Dunia ke-23 di Kirarahama, Yamaguchi, Jepang;[10] pelatihan membatik di Bunka Gakuen University, Tokyo, Jepang;[11] pelatihan membatik di Tashkent, Uzbekistan;[12] program Sahabat Budaya Indonesia di Jakarta; serta kegiatan di Kampung Batik BNI, Pekalongan.[13]

Pada tahun 2022, ia menjadi pembicara dalam Kuliah Umum Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) di Universitas Indonesia dengan tema Diplomasi Budaya Cegah Tumbuhnya Paham Radikalisme, Intoleransi, dan Terorisme. Acara ini dihadiri sekitar 9.800 mahasiswa di Balairung UI.[14]

Selanjutnya, pada tahun 2022, Adit mengikuti Seminar dan Pelatihan Intelligence Support System (ISS) World Asia di Singapura, sebagai bagian dari tugasnya di Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Republik Indonesia.[15]

Karya

Referensi

  1. ^ a b "Sinergi ABPEDNAS dengan Jaksa Agung, Mendagri, Kapolri, Mendes: Perkuat Fungsi Pengawasan Desa". Global Review. 14 Desember 2025. Diakses tanggal 10 Januari 2026.
  2. ^ a b "Relawan Nderek Guru deklarasi dukung Prabowo-Gibran". Antara News. 17 Desember 2023.
  3. ^ a b "Top 10 Relawan Prabowo-Gibran Paling Berpengaruh". Pinter Politik. Diakses tanggal 11 Januari 2026.
  4. ^ "Profil Adhitya Yusma". Partai Rakyat Indonesia.
  5. ^ a b "Filmography and Crew Records". Mooryati Soedibyo Cinema.
  6. ^ "Rahasia Rasa". Ensiklopedia Dunia. Diakses tanggal 10 Januari 2026.
  7. ^ "Adit Produser Film Inisiator Lomba Film Pendek Jaksa Garda Desa". Bisnis Jakarta. Diakses tanggal 11 Januari 2026.
  8. ^ "Mendagri, Jaksa Agung Dan Kapolri Perkuat Struktur Kepengurusan ABPEDNAS". Kabar Indo 24 Jam. 15 Desember 2025. Diakses tanggal 10 Januari 2026.
  9. ^ "Perisai Syarikat Islam Tegaskan Dukungan Asta Cita Prabowo". Pradana Media. 19 Desember 2025. Diakses tanggal 10 Januari 2026.
  10. ^ "Stand Budaya Indonesia di Jambore Jepang Padat Pengunjung". Detik News. 1 Agustus 2015. Diakses tanggal 22 Agustus 2025.
  11. ^ "Kampus Fesyen Ternama Jepang Pelajari Batik". Republika. 8 Mei 2017. Diakses tanggal 22 Agustus 2025.
  12. ^ "Masyarakat Uzbekistan Terpesona Batik Indonesia". Liputan6. 19 Mei 2017. Diakses tanggal 22 Agustus 2025.
  13. ^ "Workshop Batik Digelar di Universitas Fashion Jepang". Antara News. 8 Mei 2017. Diakses tanggal 22 Agustus 2025.
  14. ^ "PKKMB Universitas Indonesia 2022: Aditya Yusma Diplomasi Budaya Cegah Tumbuhnya Paham Radikalisme dan Terorisme". Jurnal News. 13 Agustus 2022. Diakses tanggal 22 Agustus 2025.
  15. ^ "Workshop Batik di Bunka Gakuen University Jepang". Inilah.com. 8 Mei 2017. Diakses tanggal 22 Agustus 2025.
  16. ^ "Aditya Yusma – IMDb". IMDb. Diakses tanggal 13 Agustus 2025.

Pranala luar

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement