Perisai Syarikat Islam

Perisai Syarikat Islam
PERISAI
Logo Perisai Syarikat Islam
Tanggal pendirian23 Maret 2025
PendiriAnwar Tjokroaminoto (1966, organ taktis);
Resmi dikukuhkan kembali 2025
StatusOrganisasi serumpun Syarikat Islam
JenisOrganisasi pemuda
Kantor pusatJakarta, Indonesia
Wilayah layanan
Indonesia
Sekretaris Jenderal
Muhammad Nur
Ketua Umum
Aditya Yusma
Organisasi induk
Syarikat Islam

Perisai Syarikat Islam (disingkat PERISAI SI) adalah organisasi pemuda dan organ serumpun di bawah naungan Syarikat Islam, organisasi Islam tertua di Indonesia yang berakar dari Sarekat Dagang Islam (SDI, 1905) dan berubah menjadi Syarikat Islam (SI) pada 1912. PERISAI SI resmi dikukuhkan kembali pada 23 Maret 2025 di Jakarta melalui Surat Keputusan Pimpinan Pusat Syarikat Islam, dengan Aditya Yusma sebagai Ketua Umum pertama dan Muhammad Nur sebagai Sekretaris Jenderal.

PERISAI SI lahir dari semangat panjang perlawanan rakyat terhadap kolonialisme serta cita-cita kemerdekaan bangsa. Ia terinspirasi dari Mosi Pertahanan Sarekat Islam (1917) yang digagas Abdoel Moeis di hadapan Ratu Wilhelmina dan parlemen Belanda. Hingga kini, PERISAI SI bertransformasi menjadi organisasi modern, terbuka, dan inklusif yang berfokus pada pembinaan generasi muda, penguatan nilai kebangsaan, pemberdayaan ekonomi umat, serta keterlibatan aktif dalam kehidupan sosial-politik nasional.

Sejarah

Akar Sarekat Islam

Syarikat Islam adalah organisasi modern tertua di Indonesia. Bermula dari Sarekat Dagang Islam (SDI) yang didirikan oleh Haji Samanhudi pada 1905, organisasi ini berkembang pesat setelah dipimpin oleh H.O.S. Tjokroaminoto dan berganti nama menjadi Sarekat Islam pada 1912.

Pada Kongres Pertama Central Sarekat Islam (CSI) di Bandung (17–24 Juni 1916), SI memperkenalkan gagasan zelfbestuur (pemerintahan sendiri), yang menandai lahirnya kesadaran nasional modern di Indonesia.[1][2]

Mosi Pertahanan Sarekat Islam (1917)

Abdoel Moeis

Pada 1 April 1917, Sarekat Islam melalui Abdoel Moeis menyampaikan gagasan pertahanan nasional dalam forum Indië Weerbaar di Belanda. Ia menekankan bahwa pertahanan sejati bangsa tidak hanya bersifat militer, tetapi juga ekonomi, intelektual, dan spiritual. Moeis mengusulkan:

  1. Pendirian sekolah tinggi teknik (kelak menjadi Technische Hoogeschool te Bandoeng, kini Institut Teknologi Bandung).
  2. Pembentukan Volksraad sebagai badan legislatif pribumi (berdiri 1918).
  3. Partisipasi rakyat pribumi dalam pertahanan nasional.[3]

Mosi ini tidak sepenuhnya diterima, tetapi dua gagasan utama—pendirian ITB dan Volksraad—direalisasikan, yang menjadi fondasi intelektual lahirnya ide pertahanan bangsa Indonesia.[4]

Unit Pertahanan Pemuda

Sejarah Syarikat Islam mencatat lahirnya berbagai organ pertahanan:

  • Tentara Kanjeng Nabi Muhammad (TKNM, 1918), dibentuk oleh Tjokroaminoto.
  • Afdeling B (1917), organisasi rahasia yang kelak memunculkan Sarekat Rakyat.
  • Jamaah Islamiyyah (1967), gerakan pasca-G30S/PKI.
  • PERISAI (1966), dibentuk oleh Anwar Tjokroaminoto untuk menghadapi ancaman komunisme.[5][6]

PERISAI Modern (2025)

PERISAI modern resmi dikukuhkan pada 23 Maret 2025 di Sekretariat DPP Syarikat Islam, Jakarta. Pengukuhan dilakukan oleh Dr. Hamdan Zoelva, S.H., M.H. (Presiden Syarikat Islam) bersama Dr. Ferry J. Juliantono (Sekjen Syarikat Islam), melalui SK resmi bernomor 026/SKEP/LTSI/MTSI-41/III/2025.[7]

Kepemimpinan PERISAI SI dipercayakan kepada Aditya Yusma sebagai Ketua Umum dan Muhammad Nur sebagai Sekretaris Jenderal. Di bawah kepemimpinan ini, PERISAI menegaskan diri sebagai ormas pemuda modern yang inklusif, lintas agama, profesional, dan terbuka bagi generasi muda Indonesia.[8][9]

Filosofi dan Identitas

Logo Perisai Syarikat Islam

Lambang PERISAI Syarikat Islam merepresentasikan nilai tauhid, kearifan budaya Nusantara, serta komitmen mempertahankan NKRI.

  1. Tugu Tengah – Melambangkan semurni-murni tauhid, dihiasi motif batik kawung ciptaan Sultan Agung dari Mataram, yang bermakna kemurnian dan kesempurnaan iman.
  2. Tugu Kanan – Melambangkan setinggi-tinggi cita perjuangan, dengan motif batik parang barong, yang bermakna kebijaksanaan, pengendalian diri, dan kehati-hatian.
  3. Tugu Kiri – Bermakna siasah (pengaturan hidup) dengan motif batik sidomulyo, berisi doa agar penggunanya memperoleh kemuliaan, kebahagiaan, dan kemakmuran.
  4. Tulisan PERISAI Syarikat Islam – Mengandung makna ikrar suci mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dari segala bentuk ancaman.

Partisipasi Nasional

Pada HUT Bhayangkara ke-79 (1 Juli 2025) di Monas, tampil Batalyon Perisai Syarikat Islam dalam defile kehormatan. Pasukan muda ini meneriakkan yel-yel: “Ok Gas, Ok Gas, PERISAI siap bertugas!”.

Aksi tersebut mendapat apresiasi langsung dari Presiden Prabowo Subianto, Kapolri, dan Panglima TNI, serta menjadi simbol sinergi antara organisasi pemuda dengan aparat negara dalam menjaga NKRI.[10][11][12]

Lihat Pula

Referensi

  1. ^ Azmi, Abdul Muis. Direktorat Pendidikan dan Kebudayaan, 1984.
  2. ^ Mulawarman, Aji Dedi. Jang Oetama. Peneleh, 2022.
  3. ^ Husna, Ahda Syamila. Indië Weerbaar dan Sarekat Islam. UIN Jakarta, 2024.
  4. ^ “Abdoel Moeis, Penggagas ITB”. Serbasejarah, 2011.
  5. ^ Saefullah, Yayat. Generasi Muda Front Syarikat Islam. 1982.
  6. ^ Singka, Valina. Partai Syarikat Islam Indonesia. Yayasan Obor, 2014.
  7. ^ "Perisai Syarikat Islam Kukuhkan Diri Menjadi Ormas Modern dan Terbuka". tvOne News. 23 Maret 2025. Diakses tanggal 21 Agustus 2025.
  8. ^ "Dipimpin Aditya, Perisai Syarikat Islam Jadi Ormas Modern". RRI. 24 Maret 2025. Diakses tanggal 21 Agustus 2025.
  9. ^ "Resmi Dikukuhkan, Pimpinan Pusat Perisai Syarikat Islam Komitmen Dukung Asta Cita Presiden Prabowo". Viva. 25 Maret 2025. Diakses tanggal 21 Agustus 2025.
  10. ^ "Presiden Prabowo Apresiasi Batalyon Perisai Syarikat Islam di Momen HUT Bhayangkara ke-79". Indosatunews. 1 Juli 2025. Diakses tanggal 21 Agustus 2025.
  11. ^ "Kapolri Dinilai Mengukir Sejarah di HUT Bhayangkara". MetroTV News. 1 Juli 2025. Diakses tanggal 21 Agustus 2025.
  12. ^ "Presiden Prabowo Apresiasi Batalyon Perisai Syarikat Islam". Metrum.id. 1 Juli 2025. Diakses tanggal 21 Agustus 2025.

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement