Zona Pendudukan Uni Soviet di Jerman

Zona pendudukan Soviet di Jerman
Sowjetische Besatzungszone (SBZ)
Zona pendudukan di Jerman yang diduduki Sekutu
1945–1949
Flag of Zona Soviet
Bendera Uni Soviet dan bendera sementara Jerman

Zona pendudukan Sekutu di Jerman (1947)
Zona Soviet ditandai warna merah
Ibu kotaBerlin (de jure)
Berlin-Karlshorst (pusat administrasi SMAD)
Sejarah
Pemerintahan
 • JenisPendudukan militer komunis
Kepala Administrasi Militer Soviet 
• 1945–1946
Georgy Zhukov
• 1946–1949
Vasily Sokolovsky
• 1949
Vasily Chuikov
Era sejarahPerang Dingin awal
• Pendudukan dimulai
Mei–Juli 1945 1945
• Pembentukan Jerman Timur
7 Oktober 1949 1949
Didahului oleh
Digantikan oleh
Jerman Nazi
Jerman Timur
Sekarang bagian dariTemplat:Jerman

Zona pendudukan Soviet di Jerman (bahasa Jerman: Sowjetische Besatzungszone, disingkat SBZ; juga dikenal sebagai Zona Timur atau Ostzone) merupakan salah satu dari empat zona pendudukan yang didirikan oleh Sekutu Perang Dunia II di Jerman bagian timur garis Oder–Neisse setelah penyerahan tanpa syarat Jerman pada Mei 1945 dan berakhirnya Perang Dunia II di Eropa.[1]

Zona ini dikelola oleh Administrasi Militer Soviet di Jerman (Sowjetische Militäradministration in Deutschland atau SMAD) dan secara resmi berakhir pada 7 Oktober 1949 dengan pembentukan Republik Demokratik Jerman (Jerman Timur atau RDJ).[2] Wilayah ini menjadi basis bagi negara komunis di bawah pengaruh Uni Soviet selama Perang Dingin.

Wilayah

Zona pendudukan Soviet mencakup wilayah timur dan tengah Jerman (sekitar 108.000 km²), meliputi:

Bagian timur Prusia (seperti Prusia Timur) dianeksasi langsung oleh Uni Soviet atau diserahkan ke Polandia, dan penduduk Jerman diusir secara massal.[3] Berlin secara keseluruhan berada di dalam zona Soviet, tetapi dibagi menjadi empat sektor pendudukan (sektor timur dikuasai Soviet sepenuhnya).

Pusat administrasi SMAD berada di Berlin-Karlshorst.

Sejarah

Pembentukan

Zona pendudukan disepakati pada Konferensi Yalta (Februari 1945) dan dirinci dalam Perjanjian Potsdam (Agustus 1945).[4] Pasukan Soviet menduduki wilayah timur Jerman sejak April–Mei 1945 selama serangan ke Berlin.

Administrasi

Dipimpin oleh:

Tujuan utama SMAD meliputi:

  • Denazifikasi (meskipun sering dikritik karena selektif)
  • Pembongkaran industri untuk reparasi ke Uni Soviet
  • Reformasi tanah radikal (pembagian lahan besar kepada petani)
  • Pembentukan struktur komunis melalui Partai Persatuan Sosialis Jerman (SED, merger paksa KPD dan SPD)[5]

Pada 1946 diadakan pemilu negara bagian yang relatif bebas (satu-satunya sebelum 1990 di wilayah ini), tetapi SED dimenangkan melalui manipulasi dan tekanan.[6]

Transisi ke negara berdaulat

Pada Oktober 1949, Republik Demokratik Jerman (Jerman Timur) didirikan di zona ini. SMAD digantikan oleh Komisi Kontrol Soviet hingga 1953, dan pasukan Soviet tetap berada di sana sebagai Grup Pasukan Soviet di Jerman hingga 1994.[7]

Dampak

  • Zona Soviet mengalami reparasi besar-besaran ke Uni Soviet, menyebabkan kelaparan dan kemiskinan awal pasca-perang
  • Reformasi tanah dan nasionalisasi industri membentuk ekonomi sosialis
  • Pendirian Jerman Timur memicu pembentukan Jerman Barat sebagai respons
  • Kehadiran militer Soviet berlanjut hingga reunifikasi Jerman 1990

Lihat pula

Referensi

  1. ^ "Soviet occupation zone in Germany". Wikipedia. Diakses tanggal 2026-03-12.
  2. ^ "Pendudukan Jerman oleh Sekutu". Wikipedia bahasa Indonesia. Diakses tanggal 2026-03-12.
  3. ^ "Soviet occupation zone in Germany". Wikipedia. Diakses tanggal 2026-03-12.
  4. ^ "Allied-occupied Germany". Wikipedia. Diakses tanggal 2026-03-12.
  5. ^ "Soviet Military Administration in Germany". Wikipedia. Diakses tanggal 2026-03-12.
  6. ^ "1946 Soviet occupation zone state elections". Wikipedia. Diakses tanggal 2026-03-12.
  7. ^ "Group of Soviet Forces in Germany". Wikipedia. Diakses tanggal 2026-03-12.

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement