We Will Not Fade Away
| We Will Not Fade Away | |
|---|---|
| Sutradara | Alisa Kovalenko |
| Produser |
|
| Skenario | Alisa Kovalenko |
| Penata musik | Wojciech Frycz |
| Sinematografer | Alisa Kovalenko Serhiy Stetsenko |
| Penyunting | Marina Maykovskaya |
Perusahaan produksi | ARTE G.E.I.E. Current Time TV East Roads Films HAKA Films |
Tanggal rilis |
|
| Durasi | 100 menit |
| Negara | Ukraina Polandia Prancis |
| Bahasa | Inggris Ukraina Rusia |
We Will Not Fade Away (Ukrainian: Ми не згаснемо, romanized: My ne zhasnemo) adalah sebuah film dokumenter Ukraina tahun 2023 yang ditulis dan disutradarai oleh Alisa Kovalenko. Film ini dibuat dengan tema yang berpusat pada anak-anak dan remaja karena menggambarkan kehidupan kaum muda yang bercita-cita mencapai tujuan hidup mereka di tengah keadaan kacau yang tidak menentu yang mengancam menghancurkan mimpi dan harapan mereka.[1]
Film ini tayang perdana dalam seksi Generation 14plus di Festival Film Internasional Berlin ke-73 pada 19 Februari 2023. Film ini juga tayang perdana dalam seksi dokumenter kreatif di Festival Film Internasional Jenewa dan Forum Hak Asasi Manusia 2023.[2][3]
Sinopsis
Dokumenter ini berfokus pada penderitaan rakyat Ukraina dan digambarkan melalui kehidupan lima remaja, yakni Andriy, Ruslan, Ilya, Lisa, dan Lera, yang tinggal di wilayah Donbas, Ukraina, yang dilanda konflik. Dokumenter ini berlatar pada 2019 ketika suara pengeboman terdengar di latar belakang. Namun, keadaan berubah dengan cepat ketika para remaja itu mendapat kesempatan emas untuk memulai perjalanan ke Nepal dalam sebuah ekspedisi Himalaya, yang pada akhirnya memberi mereka kelegaan sekaligus bentuk pengalihan positif untuk melarikan diri dari kenyataan pahit.[4]
Produksi
Fotografi utama film ini dimulai pada 2019 dan proses pengambilan gambar terutama berlangsung di Ukraina Timur, tempat sutradara film ini, Alisa Kovalenko, menghabiskan tiga tahun untuk syuting.[5] Film ini diambil dan berlatar di wilayah Luhansk, di Zolotyi dan Stanytsia Luhanska. Proses syuting selesai pada 2022, bertepatan dengan invasi skala penuh Rusia ke Ukraina yang dimulai pada Februari 2022.[6]
Film ini didanai oleh ARTE G.E.I.E., Current Time TV, East Roads Films, dan HAKA Films dalam kolaborasi bersama dengan dukungan dari Badan Film Negara Ukraina, Institut Film Polandia, dan Dana Bertha IDFA.[7]
Penghargaan
Film ini menerima sebutan kehormatan untuk Penghargaan Nigel Moore untuk Program Kepemudaan di Festival Film Dokumenter DOXA 2023.[8]
Referensi
- ^ Cunningham, Nick (2023-02-22). "Berlin Generation: We will Not Fade Away by Alisa Kovalenko". Business Doc Europe (dalam bahasa Inggris (Britania)). Diakses tanggal 2023-03-19.
- ^ We Will Not Fade Away · Fondation FIFDH (dalam bahasa Inggris), 2023, diakses tanggal 2023-03-19
- ^ "Marking 75th anniversary of UN Human Rights Declaration through film". euronews (dalam bahasa Inggris). 2023-03-14. Diakses tanggal 2023-03-19.
- ^ "We Will Not Fade Away (2023)". en.unifrance.org (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2023-03-19.
- ^ Vourlias, Christopher (2023-02-20). "How Ukrainian Docmaker Alisa Kovalenko Lost and Found Her Faith in Film After Fighting on the Frontline". Variety (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2023-03-19.
- ^ ""We Will Not Fade Away" by Alisa Kovalenko will be presented at the Berlinale". odessa-journal.com (dalam bahasa American English). 2023-01-19. Diakses tanggal 2023-03-19.
- ^ www.oberon.nl, Oberon Amsterdam, We Will Not Fade Away (2023) - Alisa Kovalenko | IDFA, diakses tanggal 2023-03-19
- ^ Gail Johnson, "DOXA Documentary Film Festival announces 2023 award winners". Stir, May 13, 2023.
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


